
🌻🌻🌻🌻🌻
Jika Air di toko buku.. lalu yang sedari tadi bersamaku siapa?
Bumi berhenti di depan kahyangan yang sudah bangun dari duduknya, mereka kini saling berhadapan dengan sorot mata berbeda, Bumi dengan tatapan sendunya sedangkan Yayang dengan sorot mata Kebingungan.
"Kamu siapa?" Tanya Kahyangan.
"Aku?" Bumi menunjuk dirinya sendiri
"Iya, kamu siapa!" sentak Yayang kesal, ia kesal pada dirinya sendiri yang begitu mudahnya bisa ikut dengan orang yang tak dikenal.
"Aku Bumi"
"Bumi siapa?, kenapa mirip Air?"
Pemuda itu mengernyitkan dahinya, ia rasa gadis di hadapannya itu baru tersadar dari kesalahan paham nya sendiri.
"Aku bukan Air, aku adiknya Air. Bumi!"
Kahyangan duduk kembali saat dirasa tubuhnya lemas tak bertulang, pandangannya mulai kabur saat matanya mulai berkaca-kaca.
"Aku salah orang" gumamnya lirih.
Bumi berjongkok di hadapan Kahyangan yang menunduk, jika saja mata gadis itu terpejam sudah bisa di pastikan bulir air mata akan jatuh ke ke pipinya.
"Kenapa nangis?, apa aku berbuat salah padamu?"
Yayang menggelengkan kepalanya, ia hanya sedang bingung antara Air dan Bumi.
"Maaf, mungkin yang kamu kenal selama ini hanya Kak Ay, kamu belum mengenalku" ucap Bumi lagi, tangannya kini meraih tangan Yayang yang berada diatas pahanya sendiri.
"Apa kalian kembar?, wajah kalian begitu mirip!" tanya Yayang yang penasaran.
Bumi mengangguk pelan sambil tersenyum tipis.
"Aku adiknya, kami hanya selisih tiga menit" jelas Bumi, Kahyangan mendongakkan wajahnya namun ia terkejut saat sosok pria yang sama sedang berdiri dihadapannya.
"Air..."
Bumi menoleh, ada sang kakak disana sedang menatap mereka secara bergantian.
"Kalian ngapain?" Tanya Air.
Bumi bangun dari jongkoknya, begitu pun dengan Kahyangan. Ketiga berdiri saling berhadapan.
"Kamu, Ay?" tanya Yayang.
"Iya, Aku Ay. Ini adik kembar aku namanya Bumi" ucap Ay memperkenalkan sang adik pada gadis di hadapannya itu.
Bumi mengulurkan tangannya pada Kahyangan.
"Aku akan memperkenalkan diriku secara resmi"
Air menyenggol bahu sang adik sambil mencebikkan bibirnya.
"Bumi" Ucapnya saat tangan halus Kahyangan mulai ia genggam.
"Kahyangan, panggil aku Yayang"
DEG...
Tanpa melepas genggamannya Bumi langsung menarik tangan Yayang menuju mobil, memasukan gadis itu kedalamnya tanpa ada kata pamit ia pergi meninggalkan Air.
"Woy, Kalian mau kemana?" teriak Air saat Bumi sudah menjalankan mobil sportnya.
"Kenapa gue di tinggal?, Bumi kenapa sih!" sungutnya kesal.
Air yang hendak menyusul Adik dan temannya itu harus menghentikan langkahnya saat namanya di panggil.
"Kakak!"
"Eh iya, kamu kenapa?" tanya Ay.
"Ya, ampun!"
Air memanggil supir mobil box yang bias menguris kotak makan dan bingkisan untuk anak-anak.
"Ada apa, Bos?"
"Om, urusin ini dulu ya, kakak ada perlu sebentar"
Air menyerah kan dua lembar uang pecahan merah pada si supir, memintanya untuk membelikan obat.
Setelah itu Air menyusul Bumi dengan motor besarnya yang ia sendiri belum tahu kemana arah adiknya itu pergi.
*****
"Kamu mau bawa aku kemana?" tanya Yayang yang takut, karna pria disebelahnya itu tak berkata apapun padanya.
"Hei, kita mau kemana?"
Kahyangan begitu panik saat mobil mewah yang ia tumpangi masuk kedalam area parkiran gedung tinggi yang terlihat begitu mewah.
Lagi-lagi tanpa bicara Bumi keluar lalu memutari mobilnya untuk membuka pintu bagian Yayang.
"Ikut aku" Ia mengulurkan tangannya.
Meski ragu, Yayang akhirnya menerima uluran tangan Bumi.
Keduanya masuk kedalam gedung tersebut, melangkah menuju sebuah lift.
Didalam kotak besi itu mereka hanya diam dengan tangan saling menggenggam, Bumi benar benar tak melepasnya sama sekali sampai mereka ada di depan sebuah pintu apartemen.
CEKLEK...
"Kak.... udah pu--lang?" tanya Melisa memotong ucapannya saat melihat anak keduanya membawa seorang gadis.
"Aku pulang, mah" Sahut Bumi mencium pipi kanan sang mama sekilas.
"Kamu tunggu disini!" titah Bumi pada Yayang.
Dengan sedikit berlari pemuda itu bergegas kearah tangga, naik keatas lantai dua kamarnya untuk mengambil sesuatu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Apa ini milikmu?"
💕💕💕💕💕💕💕💕💕
Apa sih kak Bu 🙄🙄🙄🙄
Kepo ah 😂
Like komen nya yuk ramai kan ❤️❤️❤️