
🌻🌻🌻
"Bukanya pelan-pelan, Mas" oceh Melisa pada suaminya yang terlihat tak sabaran.
"Ini juga pelan banget, Ra"
"Awas ya kalo sampe sobek!" ancam ibu tiga anak itu dengan mata tajamnya.
"Sobek beli lagi, ribet banget!" jawab Reza tak mau kalah.
"Buka yang ini dulu, Mas, cepetan!"
"Satu satu dong, Ra. kenapa jadi kamu yang gak sabaran gini sih , ckckck" goda Reza
"Biar cepet selesai, aku ngantuk"
"Awas ya kalo kamu sampe tidur" kini Reza yang balik mengancam istrinya.
"Ya udah cepetan dibuka, terus masukin ke dalem"
"Masukin mah semua juga ke dalem, haha"
"Ini kalo gak selesai selesai, aku tinggal tidur ya beneran"
"Ampun kanjeng Ratu" kekeh Reza sambil mengacak pucuk kepala Melisa.
"Aaaaa, mas Reza salah masukin nya" jerit Melisa.
"Berisik, ngagetin aja!" sahut Reza yang terkejut mendengar teriakkan istrinya.
"Bukan kesitu masukin nya" rengek Melisa menahan kesal, rasa kantuk dan lelah membuat sedikit emosi
"Ini udah bener, Ra"
"Bukan, kesini masukinnya" ocehnya kesal.
"Asin, Ra.. cobain deh" Reza menyodorkan ujung telunjuknya ke mulut sang istri.
"Jorok ih" sahut Melisa sambil mendorong tangan Reza dari hadapan wajahnya.
***
Reza tersenyum puas dengan hasil karyanya sendiri membuat kue Pie isi buah, meski harus kena omel dari sang istri saat harus membuka bungkus susu yang takut berantakan jika Reza tak hati hati menyobek bungkusnya, belum lagi perintah Melisa untuk segera membuka bungkus tepung, dan saat yang paling mengejutkan adalah dimana KHUMAIRAHnya berteriak saat Reza salah memasukkan adonan kedalam wadah yang sudah di sediakan, jeritannya sungguh membuat jantung pria tampan itu hampir copot, belum lagi ia harus membersihkan lumeran keju yang asin yang ia sodorkan terus menerus pada Melisa untuk menggodanya.
"Huft, jadi juga" Reza menghela nafas lega ketika melihat jejeran kue buatannya tersusun rapih di atas meja depan TV
"Wangi banget ya, Ra"
"Hem, iya" sahut Melisa yang juga ikut meletakkan jus mangga kesukaan suaminya.
"Harus dong, dapur aku udah kaya kapal pecah gara gara mas Reza ikutan bikin kue kalo sampe hasilnya gak enak mas Reza tidur di luar sana" oceh Melisa.
"Uhuk..Uhuk.. Tega banget, Ra" sahut Reza tercekat karna batuk.
"Mas, apa kita gak balik kesini lagi?" tanya Melisa.
"Kenapa?, kamu mau tinggal disini?" Reza balik bertanya.
"Aku lagi bayangin aja gitu, kita disini sama anak-anak, denger suara mereka semuanya disini"
"Meskipun harus pindah, kita cari apartment yang lebih luas ya, disini kan cuma dua kamar gak terlalu besar juga,kasian mereka gak ada buat main"
"Kamu mau rumah atau apartemen?" tanya Reza sambil menyuapi kue pie buatannya Ke mulut istrinya yang sedang berfikir.
"Apa aja, terserah mas Reza, asal jangan terlalu besar kaya rumah mama, biar kalo nyari mereka aku gak harus muter muter" kekeh Melisa.
"Tapi nanti ya, sekarang mereka masih kecil kamu masih butuh yang bantuin jaga anak-anak, aku gak mau kamu cape dan inget--"
"Aku harus punya waktu untukku sendiri" sambung Melisa.
"Nah, itu pinter, haha"
Reza langsung memeluk istrinya, di ciuminya pucuk kepala Melisa berkali-kali.
"Aku cuma mau kalian bahagia, terutama kamu, Ra. kalian segalanya buat aku" lirih Reza.
"Aku bahagia, Mas. sangat bahagia" balas Melisa sambil usel usel hidung di dada bidang suaminya.
"Perut udah kenyang, mata udah ngantuk badan juga capek banget, tidur yuk, Mas?" ajak Melisa sembari mendongakkan wajahnya, Reza bukan menjawab justru langsung menyerang bibir ranum Melisa yang menggoda karna ada sedikit selai strawberry di ujung bibirnya.
Melisa yang tak siap mendapat serangan mendadak langsung memukul dan mencubit dada suaminya.
"Apa sih?"
"Mas Reza tuh suka dadakan, kan aku kaget" sungut Melisa.
"Ya udah nih, aku bilang dulu ya biar gak kaget" kata Reza yang sudah gemas dengan sang istri.
"KHUMAIRAH.. istriku yang paling cantik, suamimu ini mau silaturahmi bibir, boleh?"
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Oh, si Abang mau sekalian open house😂. pake silaturahmi segala..
Like komennya yuk ramaikan ♥️♥️..
Riview lama 😭😭