Suami Dadakan

Suami Dadakan
bab 224


🌻🌻🌻


"Kamu tempat aku pulang, Ra!"


"Ingatkan aku jika aku salah, jangan diam atau menghindar, ngerti?" ucapnya lagi.


Melisa mengangguk paham, rumah tangganya bukan bagai jalan tol yang lurus dan panjang ada saatnya ia pun menemukan kerikil kecil yang mengguncang hatinya, bahkan sering kali ia harus menanjak tinggi untuk menguji kesabarannya.


"Makan dulu, mas" Melisa dengan cekatan melayani suaminya, mulai dari menyendok kan nasi dan lauk sampai menuang air putih kedalam gelas di lakukan nya seperti biasa, kini keduanya makan malam bersama tanpa ketiga buah hatinya.


"Lagi, Ra" pinta Reza saat makanannya habis tak bersisa.


"Kalo laper harusnya makan aja, gak usah nunggu pulang" kata Melisa sambil menyendok kembali nasi untuk suaminya.


"Kan aku tau, kamu pasti nunggu aku, Ra"


"Aku tadi bikin pisang nugget buat cemilan anak anak"


"Aku di sisain gak?" tanya Reza.


"Enggak, hahaha"


"Jahatnya kamu wahai istriku" ucapnya yang membuat Melisa semakin tergelak.


"Maaf, mas!"


" Siap-siap aku hukum ya pokoknya" ancam Reza dengan senyum menggoda.


"Apa tuh?" tanya Melisa, lirikan suaminya seakan menyiratkan malam ini tak ada ampun baginya.


"Makan pisang aku, Ok!" bisiknya yang langsung bangun dari duduk karna makanannya sudah kembali tandas tak tersisa.


*****


Sambil menunggu suaminya selesai mandi Melisa sudah duduk di tepi tempat sambil bertukar pesan dengan Langit yang masih tinggal di panti asuhan.


"Gak usah pake baju" ucap Reza saat istrinya menyodorkan satu stel piyama tidur.


"Kenapa?"


"Lumayan kan buat mempersingkat waktu"


Melisa langsung mencebikkan bibirnya saat Reza lagi lagi tertawa dengan renyahnya.


"Gimana tadi?, di terima gak?" tanya Melisa, duduk berdampingan sambil bersandar di punggung ranjang sambil bertukar cerita selalu mereka lakukan sebelum tidur.


"Gak tau, tadi cuma ngobrol biasa" jawabnya yang kini meraih bahu istrinya.


"Ko gitu?, gak nanya yang lainnnya atau mau langsung di terima?"


"Itu urusan Viana besok, aku taunya terima beres dan siap kerja!" tambah Reza lagi, menciumi pucuk kepala Melisa dengan lembut.


"Cantik ya kemarin di foto, apa aslinya juga cantik?" tanya Melisa sambil menatap wajah suaminya yang tersenyum.


"Sama aja begitu, gak beda. Namanya Tania dia single parent anak dua, seumuran sama aku" jelas Reza tanpa menunggu sang istri bertanya.


"Oh, dewasa dong!" sahutnya pelan.


"Hem, lumayan"


"Mas Reza suka?" pertanyaan konyol yang begitu saja keluar dari mulutnya.


"Aku?, suka dia?" Reza balik bertanya.


Melisa mengangguk, ia sedang mempersiapkan hatinya untuk mendengar hal buruk sekalipun.


"Tapi dia lebih cantik, Mas, aku aja jadi perempuan suka!"


"Itu kan kamu, gak sama aku!" sahutnya dengan yakin.


"Cintaku udah luber luber, Ra buat kamu"


"Hem, Ok, aku percaya, tapi ada syaratnya!" pinta Melisa.


"Apa, kamu mau apa dariku nyonya Reza Rahadian Wijaya?" kekeh Reza mencubit hidung istrinya.


"Aku ikut besok ke kantor ya!" jawabnya malu-malu.


"Hahahaha, siap nyonya laksanakan!


"Eh, tapi aku juga ada syaratnya kalo mau ikut"


"Apa?"


"Nih, udah siap tempur, gak lupa kan sama janjinya tadi kalo mau nyicip pisang, haha"


"Siap bos!!"


**** Esok pagi *****



.


.


DOOORRRRR...


Ay yang tiba-tiba datang mengangetkan papanya di ujung tangga.


"Loh, kakak udah bangun?" tanya Reza.


"Udah dong, ini lagi nunggu gajah" sahutnya asal.


"Ngapain nunggu gajah?"


"Mau kakak masukin botol, terus mau kakak kasih ke Mak othor, Pah!" jawabnya lagi dengan berdecak pinggang.


( wih, anak kasep mau kasih Mak othor gajah,


di tampung dengan senang hati kak, haha)


"Gak bakal muat lah, botol di masukin gajah"


"Ya udah berarti gajahnya mau kakak potong potong kecil" Ujarnya sambil memperaktekkan gaya memotong.


"Huh, dasar.. tidak ber prikeGAJAHan" kekeh Reza yang kemudian berlalu ke arah dapur menyusul istrinya yang sedang menyiapkan sarapan.


"Padahal dia jadi ganteng gitu juga karna semburan Belalai gajah gue , hahaha" Reza tertawa, mengingat betapa lucu dan polosnya si sulung yang masih mempermasalahkan soal GAJAH.


💦💦💦💦💦💦💦💦💦


ada Gajah di balik celana..


celananya hilang gajahnya nongol 😂😂


Like komen nya yuk ramai kan