Suami Dadakan

Suami Dadakan
bab 62


🌻🌻🌻


Reza menghela nafas panjang saat melihat apa yang di tunjuk istrinya di sebrang sana, dengan sigap Reza kembali merangkul Melisa agar tak tersentuh siapa pun.


"Bu, saya mau dua ya" ucap Melisa pada seorang wanita yang melayaninya.


"Iya, mbak" jawabnya sambil membungkus apa yang sudah Melisa pilihkan.


"Kamu kesini cuma beli itu?" bisik Reza, yang hanya dibalas anggukan oleh Melisa.


"Aku yang ganteng begini mana wangi banget masuk pasar dan kamu cuma beli dua, Ra?" tanya Reza sembari mendengus kesal.


"Iya, dua cukup! aku satu mas Reza satu"


"Gak, aku gak mau, bayanginnya aja aku gak tega berasa makan punya sendiri" sahutnya.


"Haha, dasar mesum!"


Setelah mendapat apa yang dicari kini keduanya kembali masuk kedalam mobil, Reza membuang nafasnya sambil Terengah-engah karna selama didalam pasar ia mencoba menahan nafas karna bau.


"Aku jadi bau , Ra?" Reza menyodorkan tubuhnya kearah Melisa yang sudah duduk manis di sebelahnya.


"Hem, engga ko' malah tambah wangi, wanginya khas suami siaga banget" goda Melisa sembari mencium pipi Suaminya..


"Hem, udah ada kemajuan ya sekarang istriku, udah bukan pinter Piknik tapi pinter ngerayu aku juga kalo gini aku bisa tinggal menikmati, ha-ha-ha" kekeh Reza.


PLAK..


"Aw.." jeritnya langsung yang membuat tawanya terhenti.


********


Kini mobil sudah berhenti di lobby bangunan tinggi pencakar langit, seperti yang sudah di katakan Reza bahwa hari ini mereka akan kembali apartemen.


Melisa melenggang santai sambil membawa bungkusan kecil yang dibelinya tadi.


"Aku mandi dulu" ucap Reza saat memasuki kamar.


"Iya, aku mau masak"


"Nanti aja masaknya, tunggu aku selesai mandi"


"Kenapa?" tanya Melisa Bingung.


"Aku mau liat kamu masak," jawabnya sembari berlalu masuk kedalam kamar mandi


"Hadeuh, kirain mau bantuin masak" gumam Melisa.


Ia memilih bermain ponsel di tepi tempat tidur sambil menunggu suaminya selesai membersihkan diri.


"Baju, Ra"


"Hem, iya ini udah aku siapin"


Melisa bangkit dari duduknya lalu menyerahkan kaos dan celana pendek untuk Reza, tak lupa dengan dalaman yang ia selipkan di tengah tengah.


"Udah ganteng, yuk sekarang temenin aku masak" ajak Melisa setelah menyisir rapih rambut Reza.


"Mau dibikin apa itu?" tanya Reza memperhatikan gerakan cekatan istrinya.


"Mau aku bakar" jawabnya sambil mencuci semua bahan masakan..


"Itu enak?" tanyanya lagi.


"Hem, enak. Mas Reza belum pernah nyobain ya?" Melisa balik bertanya dan Reza hanya menggelengkan kepalanya.


"Aku geli, Haha" kekeh Reza, lalu ia menghampiri istrinya meraba pipi dan menjatuhkan kepalanya di ceruk leher Melisa memberinya sedikit jejak merah.


"Mas Reza duduk aja sana jangan gangguin aku masak" Melisa mendorong tubuh Reza agar menjauh..


" Jangan lama lama masaknya"


"Kenapa? udah laper ya?" tanya Melisa setelah Reza mengurai pelukannya.


"Gak, aku mau kamu akrobat lagi kaya tadi" Reza tertawa menjauh dari istrinya yang sudah memasang wajah malu dan kesal.


Melisa yang tak mau meladeni keisengan Reza memilih terus melanjutkan aktivitas memasaknya, tak perduli dengan Reza yang mulai mencari perhatiannya.


"Udah nih cepetan makan." titah Melisa setelah menyiapkan semuanya.


"Ini apa?" Reza menatap sebuah piring yang istrinya letakan di hadapannya.


"Terong,🍆" jawabnya santai sambil menyendokkan nasi.


"Kamu suruh aku makan ini?" tanya Reza masih tak percaya.


"Iya, cobain dulu sama mas Reza" titah Melisa.


"Ada juga aku yang akan suruh kamu cobain duluan"


"Aku udah sering makan, rasanya enak"


"Yakin?" Kata Reza dengan ekspresi serius.


"Iya, enak. ini terong bakar yang aku kasih sambel di cobek" sahut Melisa.


"Coba kamu liat terongnya yang panjang itu terus keriput gitu bentuknya


, coba tebak mirip apa?" bisik Reza langsung di telinganya istrinya


"Ooooooeeeeeekkkk" Melisa membulatkan kedua matanya karna menahan mual..


❣️❣️❣️❣️❣️❣️


Emang kamu bayangin apa, Ra?


😂😂😂😂😂😂😂


Like komennya ya jangan lupa 👍👍..


sehat terus buat kalian ❤️