Suami Dadakan

Suami Dadakan
extra part 64


🌻🌻🌻🌻🌻


Usai makan siang ketiganya kembali ke area parkiran, kini Langit lah yang membawa kunci mobil setelah Reza melemparnya saat masih di dalam.


Melisa yang duduk di kursi penumpang mencoba menghubungi si kembar yang masih berada di sekolah nya.


"Hallo.. mamah Kakak" teriak Ay saat wajah cantik Melisa terpampang di layar ponselnya.


"Hallo, kak" sahutnya sambil tersenyum.


"Adek mu pada kemana?" tanya Melisa yang bingung, biasanya si kembar menyapa secara berbarengan


"Ada, nih Bumi lagi makan" ucap Ay yang memperlihatkan adiknya.


"Hallo, mah.. aku baru makan, tadi makanan aku tumpah di tabrak Kaka" Adu si tengah pada mamanya yang langsung mendapat Cibiran dari Air.


"Ngadu Mulu" protes si sulung.


"Kakak kalo jalan hati-hati dong" ucap Reza, Pria yang bersandar di bahu istrinya itu ikut bersuara.


"Ih ada papa, Kalian di mobil mau kemana?" tanya Air.


"Mau ke kantor papa sayang" jawab Melisa.


"Adek kamu satu lagi mana kak?" Tanya Reza saat tak melihat anak bungsunya bahkan suaranya pun tak terdengar.


"Lagi tidur, pah" kekeh Air sembari menunjuk kan wajah adiknya yang terlelap.


"Mirip kamu banget, Ra kalo tidur" Reza tergelak, dan suara tawanya itu ternyata membangunkan Cahaya.


"Papa"


"Iya sayang, ini papa" sahut Reza, selalu ada senyum lebih setiap ia menatap anak perempuan satu-satunya itu.


"Papa sama Mama dimana?" tanya Cahaya sambil mengucek kedua matanya membuat Reza gemas pada si bungsu.


"Di mobil, mau ke kantor papa sebentar"


"Nanti kita pulang mama gak ada dong" teriak Ay.


"Cantik banget sih anak Papa, tapi sayang udah jadi calon istri orang" goda Reza yang membuat wajah Cahaya memerah, Ay teriak dan Bumi tersedak.


NGIIIIKKKK...


"Hey, bisa bawa mobil gak sih?" sentak Reza yang kaget saat mobil berhenti mendadak.


"Pecat aja pah, pecat!" kekeh Ay sambil tertawa.


"Iya pecat jadi calon mantu!"


*******


Melisa hanya duduk diam, memperhatikan suami dan anaknya yang entah membahas apa di meja kerja Reza saat mereka sudah sampai di gedung pencakar langit milik Rahardian grup.


Ada rasa bangga dan terharu padahal delapan belas tahun lalu keduanya masih sering bertengkar tak jelas jika sedang bersama, tapi akhir-akhir ini justru terlihat begitu kompak membahas masa depan.


"Yuk, pulang" ajak Reza setelah menutup laptopnya .


"Udah?"


"Udah sayang" sahut Reza sambil mengulurkan tangannya.


"Mau langsung pulang, om?" tanya Langit.


"Hem, iya. anak-anak udah pada pulang, kamu beneran gak bilang sama mereka kalau pulang hari ini?" Reza menanyakan ulang


"Bener, om. aku bilang nya lusa pulangnya" sahut Langit dengan senyum kecil, ia sedang membayangkan ketiga adiknya pasti sangat terkejut nanti.


"Belom apa-apa udah bohongin Chaca" Dengus Reza kesal


Melisa mencubit kecil perut suaminya sampai Reza harus meringis kemudian malah menciuminya bertubi tubi.


"Mas, Ih"


.


.


.


Sampai di apartemen, Reza dan Melisa berjalan lebih dulu sedangkan Langit di belakang, hatinya kini berdebar tak karuan, rasa rindu selama dua bulan tak bertemu justru membuat ia benar-benar salah tingkah apalagi pujaan hatinya itu tak tahu jika ia akan pulang.


"Kak, kakak...kaaaaaak" teriak Reza dari ruang tengah yang nampak sepi.


"Dek... papa bawa calon mantu nih" teriaknya lagi, dan dalam hitungan tiga detik terdengar suara keributan di lantai atas, apalagi kalau bukan tingkah si kembar yang pasti berebut turun.


Itulah alasan Reza dan Melisa begitu betah di apartemen, ruangan yang tak begitu luas membuat mereka lebih mudah jika sedang mencari atau pun memanggil anak-anaknya.


"Abang....." Jerit Ay dan Bumi sambil menuruni anak tangga sambil berlari, keduanya berpelukan saling melepas rindu.


"Kok gak bilang?" tanya Bumi merasa heran dengan kedatangan Langit di luar kebiasaannya.


"Kangen kalian!" ucap Langit, tapi matanya tegas menatap seorang gadis yang diam berdiri di ujung tangga.


.


.


.


.


.


.


Apalagi Sama yang disana...


❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️


Hayu bang halalin 😝😝


nanti keburu dirimu di comot sama.......


hayo??


ada yang bisa jawab 🙄🙄🙄


Like komen nya yuk ramai kan