
~Emerald Tower
Rony tengah menemui Ryuzen di ruangannya dengan ekspresi tidak biasa, atau lebih tepat jika dibilang marah. Sedangkan Ryuzen yang kini duduk di singgasana miliknya nampak dingin seperti biasanya melihat kedatangan Rony ke kantornya.
"Aku sudah mengira, pasti kau akan datang menemuiku. Tapi aku tidak menyangka, ternyata kau datang lebih cepat dari dugaanku," ujar Ryuzen melihat Rony yang sudah ada di hadapannya saat ini.
"Paman! Bisakah kau melepaskannya?" ucap Rony langsung ke dalam inti permasalahannya.
Ryuzen menyeringai dan kemudian bangkit dari duduknya, "Beri aku alasan, kenapa aku harus melepaskan wanita itu?"
Mendengar ucapan Ryuzen, Rony mengepalkan kedua telapak tangannya guna menahan amarahnya.
"Paman! Kau tahu kan ada banyak wanita di luar sana yang bisa kau dapatkan, kenapa harus Sara?!" ujar Rony di selimuti rasa kecewa dan marah pada Ryuzen yang ia kagumi.
Ryuzen tidak berekspresi apapun, dia hanya berdiri di sebelah Rony memasukan satu tangannya ke saku celana, dan satu tangan lainnya menyentuh pundak Rony.
"Dengar, aku memang bisa mendapatkan semua wanita yang aku mau, tapi Arvin hanya mau satu wanita di dunia ini untuk jadi ibunya, dan wanita itu adalah Sara Chen," ujar Ryuzen pada Rony.
"Ja, jadi... ayah kandungnya Arvin adalah?" ujar Rony yang kini telihat kaget setelah mendengar apa yang barusan di ucapkan Ryuzen.
"Paman asal kau tau, Sara bukanlah seperti kebanyakan wanita yang sering kau kencani selama ini, jadi aku mohon padamu lepaskan dia."
"Jika aku tidak mau, bagaimana?" ucap Ryuzen santai.
"Maka aku akan memaksamu!"
Rony menyingkirkan tangan Ryuzen dari pundaknya, kemudian menatap tajam ke arah Ryuzen. "Dengar Paman, mungkin kau memang ayah kandung Arvin, tapi aku tahu kau tidak mencintai Sara. Oleh karena itu, aku tidak akan biarkan Sara terikat olehmu apalagi sampai disakiti olehmu, dan aku pastikan, aku sendiri yang akan melepaskan Sara dari jeratanmu itu!"
Rony pun melangkah pergi melewati Ryuzen, namun ia terhenti sejenak untuk mengatakan satu hal lagi pada Ryuzen,
"Satu lagi, sekalipun kau adalah pamanku sendiri dan meskipun aku sangat mengagumimu, tapi soal Sara aku tidak akan pernah mundur ataupun mengalah padamu, tidak akan pernah! Aku permisi, selamat siang!"
Dan kali ini Rony benar-benar pergi meninggalkan ruangan Ryuzen.
"Jadi, Rony kecil benar-benar sudah jatuh cinta pada istri pamannya sendiri? Menarik! Benar-benar Menarik!" ujar Ryuzen diikuti seringai khas miliknya.
~Restoran Paman dan Bibi Huang
"Ini pesanan kalian," ucap bibi Huang menghidangkan makanan yang telah di pesan oleh Sara dan Gina.
"Wah, terima kasih banyak Bibi," balas Sara yang kemudian tersenyum ramah.
"Sama-sama sayang, Bibi kembali bekerja dulu ya."
"Tentu, terima kasih Bibi," ucap Gina pada bibi Huang yang kini tengah kembali melayani pelanggan.
"Ya, begitulah...," jawab Sara sambil memainkan alat makannya.
"Kau ini lucu sekali ya Sara, sudah menikah dengan Ryuzen selama 6 bulan lebih tapi tidak tahu sama sekali soal hal itu, sebenarnya ini tidak terlalu mengherankan sih, mengingat alasan mu menikah dengan CEO Emerald itu karena apa."
"Sstt... Gina, jangan terlalu keras bicaranya," sahut Sara mengingatkan Gina soal merahasiakan pernikahannya dengan Ryuzen.
"Hehe.. maaf, aku keceplosan tadi."
Tiba-tiba 3 orang wanita yang duduk di sebelah meja makan Sara dan Gina, terdengar tengah bergosip tentang Ryuzen.
[Obrolan 3 Wanita A,B,C]
A : Hei, kalian sudah baca berita terbaru belum soal Tuan muda Ryuzen Han?
B : Pasti soal rumor itu, aku juga baru dapat infonya di grup pertenaman!
C : Eh, tentang apa? Aku ketinggalan berita sepertinya nih!
B : Jadi tadi aku dapat info dari grup, katanya Ryuzen Han diam-diam punya wanita simpanan dari kalangan biasa lho!
C : Masa sih?
A : iya rumor yang aku dengar sih begitu.
C : Tapi apa iya, CEO Emerald yang tampan dan kaya raya seperti itu, mau dengan wanita yang biasa saja? Kalau begitu, aku ada kesempatan juga dong, cuma jadi selingkuhannya juga aku rela.
B : Hei berkacalah sebelum berkhayal, memang kau itu secantik apa beraninya berharap jadi wanitanya Tuan muda Han.
C : Biar saja!
A : Tapi kurasa, wanita itu sama halnya seperti wanita lain, yang paling juga hanya bertahan seminggu, dua minggu atau paling lama satu bulan. Iyakan? Secara kita tahu ada berapa banyak wanita yang terlibat skandal dengan Tuan muda Han. Belum lagi yang tidak terekspos media.
B : Betul! Mengingat Tuan Ryuzen katanya masih belum move on dari cinta pertamanya dulu.
C : Benarkah begitu?
A : Hahaha... aku juga tidak tahu pastinya sih!
B : Huh, dasar ratu gosip!
Gina yang mendengar obrolan para wanita yang sedang bergosip itu pun, hanya bisa menahan tawanya.
Jangan lupa vote, like, comment ya zheyeng...🌷