Love Petal Falls

Love Petal Falls
Chap 71: Terkejut part.1


Beberapa saat setelah Sara membalas pesan Ryuzen. Orin salah eorang pegawai Sara memberitahunya jika, Rony datang dan mencari dirinya. Mengetahui hal itu, Sara pun langsung bergegas dan menemuinya.


"Rony, ada apa?" tanya Sara. Rony pun menoleh dan berjalan ke arah Sara untuk menghapirinya.


"Apa kau sedang sibuk?" tanya Rony.


"Tidak juga, ada apa memangnya?" tanya Sara balik.


Rony pun mengatakan maksud kedatangannya menemui Sara saat ini.


"Begini, sebenarnya maksud kedatanganku kemari adalah, mau mengajakmu pergi bertemu keluarga besarku malam ini. sekaligus aku ingin mengenalkanmu pada pamanku yang pernah aku ceritakan padamu waktu itu, kau bisa tidak?"


"Bagaima ini? Malam ini aku kan, sudah ada janji pergi dengan Ryuzen."


"Rony maaf..., sayangnya malam ini aku sudah ada janji dengan orang lain," ungkap Sara dengan perasaan menyesal.


"Begitu ya... sayang sekali padahal aku ingin sekali mengenalkanmu pada orang tua, dan pamanku."


"Aku turut menyesal, tapi lain kali pasti akan aku usahakan untuk bertemu mereka," ucap Sara mencoba menghibur Rony yang terlihat agak kecewa.


"Sudahlah mau bagaimana lagi, tapi sebagai gantinya, karena ini sudah jam makan siang. Bagaimana kalau kita pergi makan siang bersama?Aku yang traktir deh..."


Sara tidak langsung menjawab ajakan Rony, ia sejenak teringat akan Ryuzen yang marah kemarin padanya.


"Sekali lagi saja, anggap ini sebagai permintaan maafku pada Rony, karena menolak ajakannya tadi."


"Baiklah aku mau makan siang denganmu, kalau begitu, tunggu aku sebentar ya, aku siap-siap ambil tas dulu." Sara bergegas dan mengambil tasnya yang ada dalam, dan bersiap-siap pergi dengan Rony.


"Ayo...," ajak Sara dengan senang hati.


Rony pun tersenyum senang, dan mereka pun pergi menggunakan mobil Rony. Sementara itu, Ryuzen yang memperhatikan mereka sejak tadi dari dalam mobil, terlihat tidak senang akan hal itu,


"Benar dugaanku, istri dan keponakanku ternyata sudah saling kenal, dan sekarang ingin pergi makan siang bersama."


"Sara, sepertinya kau terlihat bahagia sekali, bisa makan siang dengan keponakan suamimu sendiri," ucap Ryuzen dengan nada mengejek.


"Tuan, kita ikuti mereka atau tidak?" ujar Kenzo.


"Tidak perlu, kita kembali ke kantor saja!"


"Baik bos!" Kenzo pun langsung tancap gas.


Ryuzen yang merasa dibodohi oleh Sara pun berniat memberikan kejutan untuk Sara dan Rony.


~ Pertemuan Keluarga Han


Semua keluarga Han tengah berkumpul kecuali, Ryuzen dan Sara yang hingga kini, belum juga datang.


"Nenek buyut, apa yang kau katakan barusan itu sungguhan?" ujar Rony yang kaget setelah mengetahui, jika Ryuzen kini telah menikah.


"Mana mungkin aku bohong soal hal seperti ini, kenyataannya Ryu pamanmu, sekarang memang sudah punya istri," kata nenek dengan senyum bahagia di wajahnya.


"Jadi cuma aku yang baru tahu, curang sekali... dia sama tidak memberitahuku!" gerutu Rony merasa kesal pada Ryuzen.


"Sudahlah, nanti kau juga akan lihat sendiri istri dari pamanmu itu," ucap Henri Ang ayah Rony.


"Jujur saja, aku masih belum percaya kalau belum melihat istri paman secara langsung," gumam Rony.


"Oh iya, apa istri paman sangat cantik?" tanya Rony.


"Tentu saja, dia wanita yang sangat cantik dan juga anggun. Hanya saja agak terlalu sederhana, tapi sejauh ini dia wanita yang baik," sahut Miya pada putranya.


"Miya benar, istri Ryuzen cantik dan masih muda," imbuh nenek membenarkan pernyataan Miya.


"Aku jadi semakin tidak sabar untuk melihat paman dan istrinya, secantik apa sih dia? Tapi mau secantik apapun perempuan itu, tetap saja bagiku Sara Chen wanita paling cantik yang pernah ada. Sayangnya, hari ini dia tidak bisa hadir bersamaku disini," ungkap Rony diikuti senyum sedikit kecewanya karena, tidak bisa mengajak Sara.


Beberapa saat kemudian, datanglah Ryuzen dengan wanita cantik bergaun merah jambu, yang kini berjalan bersamanya sambil mengaitkan tangannya di lengan Ryuzen.


"Itu mereka datang!" ujar Nenek Ivy begitu sumringah atas kehadiran cucu kesayangannya dan istrinya yang baru saja tiba.


Mendengar ujaran sang nenek buyut, Rony pun langsung menoleh ke arah pintu masuk. Dan nyatanya Rony benar-benar dibuat terkejut saat itu juga. Bagaimana tidak, sosok wanita disamping Ryuzen berhasil membuat mata Rony sampai terbelalak.


"Sara?!" ujar Rony kelu saat itu juga, melihat wanita disamping Ryuzen yang ternyata adalah Sara Chen.


"Ro, Rony?" ujar batin Sara yang tidak kalah kaget dibuatnya.


"Ja... jadi istri Paman yang dimaksud adalah..."


Rony bahkan tidak sanggung mengucapkan kata-kata itu hingga selesai.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Like, vote, comment thanks ๐ŸŒท