Love Petal Falls

Love Petal Falls
Love petals bloom 143


"Ini tuan! Mereka memberikan amplop berisi gambar-gambar penyamaran yang dilakukan oleh Biyan Dao untuk menyembunyikan identitasnya. Disana juga tertera lokasi-lokasi dimana gambar itu telah diambil." Kenzo menyerahkan amplop tersebut pada Ryu untuk dilihat.


Tak lama, Ryu pun langsung saja membuka amplop tersebut dan mengamati gambar-gambar, yang sudah diambil oleh Meilin dan Edgar. "Cih! Pria tua itu... dia pikir dengan merubah penampilanmu kau bisa lari dariku! Kenapa dia tidak sekalian saja operasi wajah!" Cibir Ryu melihat gambar-gambar penyamaran Biyan Dao yang ada ditangannya.


"Oh iya Tuan, Edgar juga bilang padaku... supaya kau jangan lupa untuk mentransfer uangnya segera. Karena dia bilang, mereka berdua ingin rehat dari pekerjaan ini dan pergi keliling dunia."


Ryuzen mendengus dan tertawa kecil, Jadi duo amatir itu mau hiatus juga? "Kalau soal uang, semua sudah aku urus, sepuluh juta dollar aku pastikan sudah masuk ke rekeningnya."


Kenzo melongo, "Apa! Se- sepuluh juta dollar hanya untuk sekali tugas?" Itu sama dengan gajiku setahun...! Kenzo tiba-tiba jadi merasa kasian pada dirinya sendiri.


"Kenapa? Sepuluh juta dollar amerika memang masih terlalu kecil ya?" Tukas Ryuzen.


"Eh tunggu? Ka- kau bilang apa! Se- puluh juta dollar amerika? Bukan dollar negara kita?"


"Memang bukan! Aku membayar mereka selalu dengan dollar amerika. Ada masalah Kenzo?"


Satu dollar amerika hampir sama dengan sepuluh dollar negara ini. Jadi upah mereka sama dengan sepuluh tahun gajiku...? Oh Tuhan aku ini jadi merasa miskin sekali rasanya.


"Tidak perlu memasang tampang iri, bonusmu kan jauh lebih besar dari mereka!" Ujar Ryuzen.


"Eh! Um... aku tidak berpikir apa-apa kok Tuan!" Kenzo berusaha mengelak. Huft bagaimana dia bisa tahu isi kepalaku.


"Selain ini gambar ini, apa lagi yang diberikan oleh Edgar dan Meilin?"


Kenzo baru ingat soal flashdisk. "Oh iya Tuan! Selain itu... Edgar juga meberikan flashdisk ini." Kenzo menyerahkan sebuah flashdisk yang semalam diberikan oleh Edgar pada bosnya. "Aku tidak tahu apa isinya. Tapi dia bilang suruh Tuan melihatnya sendiri."


Ryuzen tidak terlalu nampak penasaran melihat flashdisk itu. Tanpa basa basi, Ryu langsung menancapkan flashdisk itu ke laptopnya. Ryuzen awalnya menyipitkan matanya seketika melihat apa yang tertera di layar laptopnya saat ini. Tapi beberapa saat setelahnya, ia berubah jadi tersenyum puas. Kenzo pun jadi ikut dibuat penasaran melihat ekspresi Ryuzen yang begitu. "Ada apa tuan?" Tanya Kenzo yang penasaran dengan isi flashdisk tersebut.


"Kau lihat ini!" Ryu membalikan layar laptopnya ke arah Kenzo, agar dirinya bisa melihat sendiri. "Huh? Apa ini?" Kenzo merasa aneh, kenapa Edgar memberikan laporan keuangan atas nama Biyan Dao pada Ryuzen.


"Tuan... apa maksudnya Edgar memberikan data itu padamu?"


"Jadi kau belum paham? Sebenarnya data itu adalah catatan kekayaan milik Biyan Dao yang tidak atau belum tercatat oleh negara."


Kenzo tesentak, ia baru paham maksud data tersebut. "Ja- jadi maksudnya. Meskipun aset Biyan yang tercatat negara ini sudah disita karena itu hasil pencucian uang. Dirinya masih memiliki aset lain di luar negeri yang tidak tercatat di sini? Itu berarti selama ini, meski saham Emerald miliknya telah jatuh ditanganmu dia tetap tidak akan kesulitan keuangan?" Pantas saja, Orizel mau bekerja untuknya, ternyata tidak jauh-jauh dari uang toh.


"Lalu tuan, apa yang akan kau lakukan?" Tanya Kenzo.


"Kau tenang saja, aku sudah menghubungi rekanku yang berada di Swiss. Aku sudah memintanya untuk menyelidiki aset milik Biyan yang ada di sana. Dan aku berani jamin, aset milik Biyan adalah ilegal dan tidak dilindungi badan hukum, yang mana itu artinya asetnya bukan sah miliknya. Kalau pun iya, kenapa aku harus kembalikan padanya, lebih baik dijadikan aset negara bukan?" Senyum licik Ryuzen kembali disunggingkan.


"Ta- tapi bagaimana bisa kita nelakukannya? Itu kan bukan ranah kita tuan?"


Ryuzen kembali menyeringai licik, "Kau pikir kau sedang bicara dengan siapa Ken? Bertahun-tahun aku bekerja di Black sepents dan pekerjaanku adalah membuat yang tidak mungkin seolah mungkin. Oh ayolah... semua manusia itu pada dasaranya licik dan egois, terutama mereka yang hidup di lingkaran dunia hitam tidak akan peduli dengan yang bukan urusannya. Apapun itu siapapun itu jika dia menghalangi kami harus disingkirkan! Hanya itu aturan di dunia hitam yang sesungguhnya!" Ujar Ryuzen tampak percaya diri.


Tuan benar! Aku sampai lupa kalau dirinya dulu juga kan anggota Black serpents. Pasti sudah familiar dengan hal-hal macam itu.


"Ken, aku ada tugas untukmu..." Ujar Ryuzen tiba-tiba dengan nada serius.


"Huh? Tugas apa itu Tuan...?"


"Aku minta tolong padamu untukー"




Di sebuah paviliun tua yang letaknya agak jauh dari perkotaan. Terlihat sosok Renji yang tengah duduk bersandar, sambil ditemani sebotol anggur kualitas premium disampingnya. Pria itu tampak kesepian, hal itu terpancar jelas dari sorot matanya yang tajam dan sayu. Renji menyandarkan tubuhnya pada sebuah tembok kayu yang meski terlihat tua namun tetap kokoh menahan tubuh gagahnya.



*Malam selalu terasa dingin*



Tangan Renji terlihat merogoh saku jasnya, ia mengambil sebuah foto dari sakunya itu. Renji langsung meratapi foto itu, foto sosok laki-laki yang agak mirip dengan wajahnya, hanya saja terlihat lebih muda darinya. "Hei, kau lihat kakakmu ini? Aku disini seperti orang \*\*\*\*\* sendirian. Tidakah kau mau menemuiku Alex?" Ungkap Renji dalam balutan rasa getir yang menggerayangi perasaannya saat ini.



Di teguknya anggur itu langsung dari botol, Ryu meletakan pangkal tangannya itu di atas keningnya. Ia mendongak, kini dirinya bisa melihat langit-langit di ruangan itu, seakan mengejek kesendiriannya saat ini. Dipejamkannya mata tersebut, berharap saat terbuka nanti, ada seseorang yang berada di dekatnya menemaninya hingga tidak merasa sepi lagi.



*Sungguh angan-angan bodoh! Tapi tiap kali kupejamkan mata, senyum manis itu selalu tergambar jelas dimataku. Andai kau bersamaku saat ini Sara, mungkin kita akan bersama-sama duduk di perapian terbungkus dalam satu selimut hangat, bercerita tetang hari yang kita alami seharian dan bersenda gurau. Betapa bayangan itu laksana rembulan yang berharap bertemu matahari, terasa luar biasa namun mustahil*. *Ah... bodohnya aku*.



Tapi siapa sangka raut wajahnya yang sendu itu, tiba-tiba berubah seratus delapan puluh derajat, saat dirinya mengingat satu nama. Gerahamnya terdengar gemertak bagai kerikil yang saling beradu.



"Tekutuklah kau Ryuzen!" Pekiknya diikuti lemparan botol anggur disampingnya itu ke arah dinding. Renji tampak emosional, emosinya meluap-luap bagai air dalam bejana yang mendidih.



*Kenapa kau ambil semua yang aku harusnya aku miliki! Tidak semua harus jadi milik baji\*gan itu! Tidak semua kan...! Argh*! Renji tampak menjambak rambutnya dengan kasar!



*Aku bersumpah! Akan kubuat kau merasakan apa yang aku rasakan Ryu! Kau tunggu saja saatnya*...!Mata itu sungguh memancarkan kebencian yang mendalam.



*Akankah dendam ini berakhir? Ataukah semua ini akan berakhir dengan melahirkan dendam-dendam baru*?



🌹🌹🌹



Halo my beloved readers. Semoga kalian sehat selalu ya...


Author secara personal ingin berterima kasih kepada kalian, yang masih setia dan selalu sabar menunggu update-an kisah Sara dan Ryuzen. Sekali lagi author mohon maaf, karena tidak bisa update harian dikarenakan author punya prioritas yang harus dikerjakan duluan. Jadi mohon dimaklumi ya kakak-kakak dan teman-teman sekalian🙏



Oh iya, meski sering kali novelnya slow update, tapi kalian jangan khawatir, karena aku pasti akan selesaikan cerita ini sampai ending kok. Jadi mohon bersabar ya... kakak-kakak yang cantik dan tampan sekalian.



Dan buat yang sudah baca novel ini, jangan lupa ya untuk selalu tinggalkan jejak berupa **LIKE, COMMENT**, serta **VOTE** dan jangan lupa juga untuk bantu di **SHARE** komik ini, karena yang kalian lakukan itu sangat berarti sekali buat aku.



Satu lagi temen-temen sekalian, jangan lupa juga ya... buat follow instagram aku @**chrysalisha98**, karena aku bakal info karya baruku mungkin disana 😊



FYI : Dalam waktu dekat ini aku mau keluarin novel baru, semoga kalian juga suka ya... dan doakan biar lancar semuanya, aamiin..🙏