
"Ternyata kau sudah paham maksud kedatanganku, baguslah!" ucap Ryuzen dengan nada datar.
Ryuzen melangkah mendekati Sara, hal itu membuat Sara jadi agak grogi. "Eh dia mau apa?" batin Sara, saat Ryuzen mendekatinya sambil mengeluarkan secarik kertas dan memberikannya pada Sara.
Sara pun menerima selembar kertas yang ternyata adalah struck tagihan laundry.
"Apa! 20 ribu dollar hanya untuk laundry satu setel jas dan kemeja?" Sara syok melihat besar tagihan yang tertera di struck yang dipegangnya tersebut.
"Tuan kau sedang tidak bercanda kan?!" tanya Sara yang masih belum percaya, jika dirinya harus membayar semahal itu hany untuk satu kali laundry.
"Apa aku kelihatan bercanda Nona Sara Chen?" balas Ryuzen dengan begitu tenang.
"Dia tahu namaku?" batin Sara saat mendengar Ryuzen memanggil namanya.
"Tuan maaf sekali, sayangnya jika kau memintaku untuk mengganti uang sebanyak itu saat ini, jujur aku tidak punya," kata Sara dengan ekspresi pasrah dan bingung yang jelas sekali terlukis pada wajahnya yang mulus dan putih merona.
"Kalau begitu kau ikut denganku!" kata Ryuzen.
"Ikut kemana?" tanya Sara terheran-heran dengan apa yang ingin dilakukan Ryuzen.
"Kau ingin masalah diantara kita segera selesai bukan? Oleh karena itu ikut aku sekarang!" ucap Ryuzen dengan suaranya yang berat dan dalam.
"Tapi aku tidak bisa, aku harus pergi sekarang...!" jelas Sara, mengingat dirinya memang sudah berjanji akan makan siang bersama Rony hari ini.
"Oke, kalau kau tidak mau ikut, bayar ganti ruginya sekarang dan masalah diantara kita selesai," balas Ryuzen dengan entengnya.
Karena Ryuzen tidak suka menunggu jawaban terlalu lama, ia pun akhirnya menyuruh Sara memutuskan dalam waktu 1 menit.
"Nona Sara waktuku hanya 1 menit untuk menunggu keputusanmu. Kau bayar 20 ribu sekarang juga, atau ikut aku dan kita bicarakan baik-baik. Jadi silakan tentukan pilihanmu segera, karena aku paling benci menunggu!"
Kata-kata Ryuzen membuat Sara menjadi bingung.
"Bagaimana ini, aku jadi bingung!"
Di satu sisi sara harus bertanggung jawab atas kesalahannya, tapi di sisi lain ada Rony yang kini tengah menunggunya untuk makan siang bersama.
"Aku harus bagaimana ini? Ikut pria ini, atau tetap menemui Rony dan merelakan uang tabunganku terkuras untuk membayar ganti rugi," ujar batin Sara yang kini dilanda kebimbangan.
"Lima, empat, tiga, dua, satu, dan waktuku habis! Jadi..., apa keputusanmu?" desak Ryuzen pada Sara.
"Rony tolong maafkan Aku!" teriak Sara di dalam hati, merasa bersalah pada Rony yang kini pasti tengah menunggu dirinya di restoran
Pada akhirnya Sara pun mengikuti Ryuzen dari belakang menuju ke tempat dimana ia memarkirkan mobil porsche panamera hitam miliknya.
"Masuklah...!" ujar Ryuzen meminta Sara untuk masuk ke dalam mobilnya. Sara pun menurutinya, dan kemudian membuka pintu mobil itu. Sara duduk di kursi sebelah kursi pengemudi, yang mana artinya Sara duduk disebelah Ryuzen yang akan memegang kemudi.
Bagi Sara ini adalah pertama kalinya dirinya naik mobil semewah ini, agak canggung? pastinya.
"Kau mau bawa kita kemana?" tanya Sara sambil memasang sabuk pengamannya.
"Makan siang," jawab Ryuzen singkat yang kemudian menyalakan mobilnya.
~Orleon Restaurant
Rony yang kini tengah berada di restoran orleon sejak satu jam yang lalu, masih menunggu Sara yang tak kunjung datang.
"Sara, kenapa belum datang juga? Apa dia baik-baik saja?" Rony bertanya-tanya kenapa Sara belum juga tiba.
Hingga akhirnya Rony pun mencoba menghubungi Sara namun ternyata ponselnya tidak aktif. Rony kini jadi sedikit merasa cemas.
~Restoran Oracle
Ryuzen dan Sara kini berada di restoran oracle yang terletak di distrik 13 kota Montegi. Ryuzen dan Sara duduk sambil menikmati minuman yang telah mereka pesan, dan mulai membicarakan soal ganti rugi.
"Tuan, jadi sebenarnya apa solusi yang akan kau tawarkan padaku? Bisakah kita selesaikan urusan di antara kita secepat mungkin," Pinta Sara yang tidak mau belama-lama terjebak masalah dengan Ryuzen.
Ryuzen hanya menyeringai lalu berkata,
"Aku pikir kau gadis yang begitu sabar, ternyata tidak juga."
Ryuzen pun kemudian mengeluarkan secarik kertas dan pulpen, lalu meletakannya diatas meja.
Jangan lupa like, comment dan di vote ya.. :)
Note : Kalo ada banyak kesalahan penulisan, typo dan tanda baca, mohon maaf....ðŸ˜