Love Petal Falls

Love Petal Falls
Chap 51 : Mulai terungkap pt. 2


"Tuan coba kau lihat ini."


Kenzo menyerahkan print out riwayat lengkap daftar pegawai Hotel Sansiren lima tahun lalu. Disana tertera nama Sara Chen sebagai pekerja paruh waktu saat itu. Ryuzen mengerjapkan singkat matanya, merasakan rasa bersalah sekaligus bahagia saat ini.


"Kenzo, entah benar atau tidak tapi perasaanku meyakini jika Sara adalah wanita yang menyelamatkan hidupku lima tahu lalu."


"Ngomong-ngomong sejak kapan, kau mulai curiga soal nona Sara?" tanya kenzo penasaran.


"Sejak aku tidak sengaja menyelidiki tentang Sara yang ternyata baru 4 tahun di kota ini, dan berasal dari Cardia. Ditambah saat aku melihat keanehan pada diriny yang selalu merasa takut, dan was was akan ruangan gelap," jelas Ryuzen menggenggam jari jarinya dan meletakannya diatas meja.


"Tuan, kau sudah lama mencurigainya, tapi kenapa kau diam saja?"


"Saat itu aku tidak memiliki bukti untuk membuktikan kecurigaanku, dan hal itu membuatku tersiksa hingga aku pikir sekarang saatnya semua harus di ungkap sejelas-jelasnya."


"Serta ini." Ryuzen menyerahkan dua buah katung yang masing-masing berisi helai rambut, satu milik Ryuzen dan satu lagi milik Arvin.


"Apa ini?" Kenzo bingung.


"Aku mau kau lakukan tes DNA antara aku dan Arvin diam-diam," perintah Ryuzen.


"Jadi kau selama ini juga sudah curiga kalau Arvin itu, anakmu dan nona Sara?" Ujar Kenzo agak terkejut.


"Sejak pertama kali aku bertemu dengan Arvin aku sudah menyukai anak itu, dan dia juga mengingatkanku dengan diriku saat masih kecil. Ditambah pertemuanku dengan Sara, entah takdir atau memang berjodoh, yang jelas aku mau semuanya segera terungkap," terang Ryuzen.


"Waktu pertama lihat Tuan Muda dengan Tuan kecil memang mereka terlihat mirip dari segi sifat dan fisik, tapi saat itu aku malah berpikir itu hanya kebetulan, dan mengabaikannya," ucap Kenzo di pikirannya.


"Tuan aku hanya ingin bilang, Tuan kecil sangat menyukaimu. Jika dia tahu kau benar-benar adalah Ayah yang ia rindukan selama ini. Pasti dia akan sangat bahagia."


~


Di villa Sara yang hari ini mengambil cuti, berniat membereskan ruang kerja milik Ryuzen, dan ketika tengah bersih-bersih tdak sengaja ia menemukan sebuah kotak yang berdebu di atas meja kerja Ryuzen.


*Kotak yang semalam yang tadinya mau di buka Ryuzen, tapi Ryuzen lupa menaruhnya kembali karena ada telepon dari Kenzo.


"Apa ini? Sepertinya lama tidak disentuh." Sara kemudian spontan langsung membuka kotak tersebut, yang ternyata isinya adalah sebuah jam tangan. Sara tiba-tiba tertegun kaget, dan yang berhasil membuat Sara tertegun dan mendadak kaget melihat jam tangan tersebut, ialah bukan tanpa alasan.


Sara menyentuh jam tangan tersebut dan mengangkatnya


"Jam tangan ini...?"


Pikiran sara seketika dihantui oleh peristiwa di hotel Sansiren lima tahun lalu. Dimana dirinya dipaksa memberikan mahkotanya oleh seorang pria yang tidak ia kenal sama sekali malam itu.


"Tidak mungkin, pasti ini hanya kebetulan, pasti jam tangan seperti ini ada banyak bukan?" Sara dengan naifnya, menepis semua kecurigaan di dalam pikirannya. Jantung Sara mulai berdegup kencang, air matanya tak terbendung dan keluar dengan sendirinya.


"Tapi jam tangan ini sama persis dengan yang digunakan pria di malam itu. Aku ingat sekali, jelas ini jam tangan yang di desain khusus dan tidak semua orang memilikinya, tapi... walau tidak semua pasti ini hanya kebetulan kan! "


Sara terus mencoba menepis kecurigaan yang ada di dalam hati, dan pikiranya. Sayangnya, semakin ia menepisnya, semakin Sara meyakini hal itu. Sara pun berdiri dan menangis, ia berlari ke luar villa yang saat itu di luar tengah hujan. Sara berlari menembus derasnya hujan, berlari... dan berlari sejauh yang ia bisa.


"Kenapa Ryuzen? Di saat aku mulai berpikir kau bukanlah pria yang mengerikan, di saat aku berpikir ada setitik kehagatan di matamu saat kau menatapku, dan disaat aku takut tidak bisa lari darimu. Tapi kenapa! Justru disaat itu juga aku harus mengetahui kaulah pria yang menghancurkanku dimasa lalu."


Jangan lupa, like, comment dan vote juga 😘🌷