Love Petal Falls

Love Petal Falls
Love petals bloom 1 (Season 2)


โฃ๏ธHai fellas, bisa dibilang mulai part ini adalah sebagai season 2 dari novel ini. Karena season satu udah aku putuskan untuk tamat dengan bersatunya Ryuzen dan Sara yang udah saling mengetahui perasaan masing-masing. So I hope you like the new Season "Love petals bloom" ๐Ÿ˜Š Happy reading


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Cinta yang ditakdirkan oleh Tuhan melalui tiap untaian kejadian, pada akhirnya akan bersatu dalam satu ikatan yang kuat. Dan kau tak bisa memilih pada siapa hatimu akan berlabuh pada akhirnya. Bunga-bunga yang mulai mekar pun mulai menghiasi taman yang telah lama gersang.


"Awal pertemuanku denganmu mungkin sebuah tragedi menyedihkan, tapi kisah cintaku denganmu pasti akan menjadi memori indah yang tak akan pernah aku lupakan." ~Sara


"Bahkan seribu matahari dan lautan belum cukup untuk menggambarkan betapa besarnya rasa cintaku pada dirimu Sara...." ~Ryuzen


~


Hari ini Sara dan Ryuzen sepakat untuk membawa Arvin ke kediaman utama kelurga Han. Karena selama ini nenek Ivy dan kakak Ryuzen sendiri memang belum mengetahui soal Arvin.


"Sayang, kau yakin akan beritahu nenek dan kakak sekarang?" tanya Ryuzen yang kini tengah dirapikan dasi dan kemejanya oleh sang istri.


"Aku yakin, lagipula nenek bilang dia sudah mau cicit kan!" kelakar Sara.


"Nah sudah selesai...." Sara yang baru saja selesai membantu sang suami berapi-rapi pun langsung memandanginya seraya menilai kerapihannya.


"Kalau begitu ayo berangkat, Arvin pasti sudah mau pulang."


"Oke, aku ambil tas dulu ya..." Sara pun bergegas pergi mengambil tasnya yang ada di atas meja riasnya, dan sedikit ber-touch up wajah sebelum berangkat


"Baik, ayo berangkat...." ajak Sara yang kemudian menggandeng lengan suaminya, mereka pun segera turun dan untuk berangkat ke sekolah Arvin di antar Kenzo.


"Selamat pagi Tuan muda dan Nona Sara...," sapa Kenzo dengan senyum sumringahnya.


"Selamat pagi...!" balas Sara di ikuti senyum diwajahnya.


"Kenzo nanti setelah menjemput Arvin dari sekolah, kita langsung ke kediaman Han, mengerti?!"


"Mengerti Tuan!" balas Kenzo yang kemudian masuk ke dalam mobil. Sedangkan Ryuzen terlebih dulu membukakan pintu untuk sang istri tercintanya, barulah dirinya mengikuti masuk ke dalam mobil.


~


Setelah sekitar 30 menit berjalan menuju sekolah Arvin, akhirnya mereka tiba juga di depan sekolah Arvin.


"Ryu... kau mau tunggu disini apa ikut ke dalam bersamaku?" tanya Sara yang akan masuk untuk menjemput Arvin.


"Oke, kalau begitu aku masuk dulu ya menjemput Arvin..."


"Ehh...!" Sara kaget karena tiba-tiba Ryuzen menahan Sara, dan kemudian langsung mengecup singkat bibir merona istrinya tersebut.


"Jangan lama-lama," ucap Ryuzen.


Mmuahh...! Sara mencium pipi suaminya dengan mesra.


"Aku tidak akan lama kok! " ucap Sara sambil mengerlingkan matanya, lalu segera keluar dari mobil.


Kenzo yang sejak tadi melihat kelakuan pasangan suami istri itu dari kaca spionnya, hanya bisa gigit jari sambil membatin "Setelah Tuan dan nona Sara saling menyatakan cinta, mereka jadi semakin sering mesra-mesraan dimana saja. Sepertinya aku yang tidak punya pacar ini harus terbiasa untuk pura-pura tidak lihat, demi kesehatan jiwaku ini...."


"Kenzo!" ujar Ryuzen tiba-tiba.


"Oh iya tuan, ada apa?"


"Aku sudah berhasil mengetahui dimana Biyan Dao berada, dan sedikit informasi dari Jiro yang aku dapatkan saat kita mengirim Lizo ke Naraku juga cukup membantu," terang Ryuzen dengan ekspresi seriusnya.


"Jadi, ada dimana Biyan Dao sekarang?"


"Saat ini dia ada di Budapest di Hongaria."


"Apa?! Ja... jadi selama ini dia bersembunyi disana?"


"Ya! Masalahnya sekarang, aku harus cari cara menyeret Biyan untuk kembali ke negara ini, mengingat Budapest sendiri bukan salah satu wilayahku. Disanak aku tidak bisa leluasa dan dengan mudah menangkapnya, kecuali..., jika aku tahu dimana si gila itu berada saat ini!" ucap Ryuzen sambil menyipitkan matanya yang kini jadi semakin terlihat tajam.


"Aku mengerti Tuan," balas Kenzo.


"Pamanku tersayang, permainan kita baru dimulai sekarang!" Ryuzen tersenyum miring.


Iblis yang telah lama tidur nampaknya sudah harus bangkit kembali dari istirahat panjangnya.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


LIKE, COMMENT, VOTE JANGAN LUPA YA GUYS