
Kini sudah menunjukkan pukul 18:30, Kenan dan Diva baru saja menyelesaikan sholat magrib berjama'ah nya, Diva segera merapikan perlengkapan sholat mereka lalu menyimpannya pada tempatnya, setelah itu Diva masuk ke walk in closed untuk menyiapkan pakaiannya juga pakain Kenan yang akan mereka kenakan untuk menghadiri acara penghargaan tahunan dikalangan pebisnis.
"By, buruan siap-siap ! Itu pakaiannya sudah aku siapkan di sofa walk in closed." Ujar Diva yang sudah duduk di depan meja riasnya, untuk merias diri, Diva sudah menyiapkan gaun untuk malam ini, ia harus tampil cantik dan anggun, ia ingin menunjukkan kepada wanita-wanita di luaran sana yang selalu mendambakan suaminya, bahwa istri seorang Kenan Al Fariziq ternyata sangat cantik dan anggun.
"Yank baby Khay enggak ikutan ?" Tanya Kenan sambil membuka pakaian yang ia gunakan tadi lalu menggantinya dengan pakaian yang sudah di siapkan Diva.
"Tidak by', kasian kalau harus ikut, tidak baik buat kesehatannya kalau harus keluar malam, apalagi acaranya mungkin sampai larut malam." Terang Diva tanpa beralih pada Kenan, ia sibuk merias dirinya.
Kenan tak lagi berkata apa-apa, karena hal yang di katakan memanglah benar. Tak butuh waktu lama merias wajahnya, kemudian Diva masuk ke walk in closed untuk mengenakan gaunnya.
"Yank, dasi aku belum nih, tolong dong !" Ujar Kenan tanpa menunggu Diva memintanya Kenan membantu Diva menaikkan resleting gaunnya yang berada di bagian belakang.
"Sini ! Diva membalikkan badannya setelah resletingnya naik, lalu mengambil alih untuk memasangkan dasi untuk suaminya. Kenan terus memandangi wajah cantik alami istrinya, yang sedang serius memasangkannya dasi. Malam ini Diva tampil sangat cantik dengan riasannya yang ia buat senatural mungkin.
"Beruntungnya aku mendapat istri yang benar-benar cantik wajahnya juga hatinya, Apakah istriku jelmaan malaikat berwujud manusia ?" Oceh Kenan.
"Gombal !!" Sahut Diva geleng-geleng Kepala mendengar perkataan suaminya.
"Serius yank ! Bagaimana kalau kita batalkan saja ke acara itu, kita habiskan malam kita di kamar, aku sepertinya tidak rela yank, kamu di tatap oleh pria lain." Oceh Kenan.
"Jangan aneh-aneh ! Buruan yang lain sudah pada siap !" Ujar Diva beralih pada sebuah lemari, khusus tempat penyimpanan tasnya.
Diva tampak begitu cantik dan anggun, begitupun dengan Kenan yang tampak sangat keren dan tampan dengan balutan jasnya. Benar-benar pasangan yang sangat serasih. Jika melihat Diva dengan balutan gaun abu-abu berenda banyak yang mengira kalau Diva bukanlah ibu-ibu beranak satu.
Keduanya keluar dari kamar sambil bergandengan tangan, Bi Siti yang berpapasan dengan kedua majikannya itu, sangat mengagumi keserasian mereka.
"Apa sudah siap semuanya" Tanya Arka saat Kenan dan Diva sudah berada di hadapannya.
"Sudah Ayo ! Sahut Kenan.
Tanpa menunggu lagi, ke empat pasangan tersebut berangkat ke salah satu hotel berbintang di kota Z dengan mengendarai mobil masing-masing. Ray menggunakan mobilnya sendiri, sedangkan Arka dan Rafa mengendarai mobil koleksi Kenan. Sedangkan Kenan juga mengendarai mobilnya yang biasa ia gunakan sehari-hari.
🍀🍀🍀
Di hotel tempat di adakannya acara penghargaan tersebut, terlihat sudah banyak tamu undangan yang mulai berdatangan, melewati red karpet. Berbagai kalangan pebisnis mulai dari dalam negeri juga ada beberapa kalangan dari luar negeri juga hadir. tanpa terkecuali Calista yang mewakili papanya karena saat ini Pak Arfan masih berada di luar negeri.
Tampak Calista masih berada di luar ruangan berbincang dengan para undangan lainnya.
Mobil mewah yang di kendarai Kenan sudah tiba di depan hotel, Ke empat mobil tersebut masuk beriringan. Kali ini Kenan sengaja memakai sopir.
Kenan Turun terlebih dahulu, lalu mengulurkan tangannya untuk membantu Diva untuk ikut turun dari mobil. Di saat keduanya sudah berdiri di samping mobil kilatan kamera dari berbagai arah langsung tertuju pada keduanya yang kini jadi pusat perhatian. Kenan mulai melangkahkan kakinya di ikuti Diva, keduanya tampak sangat serasi dengan Kenan merangkul pinggang Diva, begitupun Diva merangkul lengan suaminya, berjalan di atas red karpet dengan sangat elegan, kemudian di ikuti Arka, Vara, Ray Lani, dan juga Rafa dan Hera.
Saat tiba di sebuah ruangan yang disediakan untuk menikmati berbagai hidangan, Kenan langsung di sambut oleh beberapa pebisnis lainnya. Ke empat pasangan tersebut berkumpul di sebuah meja yang melingkar untuk menikmati beberapa hidangan sebelum acara inti di mulai.
Beberapa saat kemudian acara akan segera di mulai, para tamu undangan di persilahkan untuk memasuki sebuah ruangan yang sudah di desain semenarik mungkin dengan beberapa kursi berjejer, dan sebuah panggung sangat megah. Kenan, Diva dan yang lainnya duduk pada kursi yang sudah tertera nama mereka masing-masing, dan sangat kebetulan kursi mereka berdekatan. Sedangkan Calista duduk dua kursi dari belakang Kenan dan Diva duduk.
Calista terus memperhatikan Kenan dengan tatapan mengagumi, tapi saat melihat perlakuan Kenan kepada Diva yang sedang merapikan anak rambut Diva membuat hati Calista terasa panas, dan mengepalkan tangannya.
"Tunggu sebentar lagi Adiva, kamu akan menerima semuanya, dan aku akan menggantikan posisi kamu di sisi Kenan." Calista membatin dengan tatapan membunuhnya menatap Diva.
Kini tiba saatnya acara yang di tunggu-tunggu, yaitu acara penghargaan tahunan di kalangan pebisnis di Indonesia. Acara pembukaan di meriahkan oleh penyanyi papan atas. Bahkan MCnya pun adalah artis papan atas juga yang biasanya ngemMC di stasiun televisi.
Setelah persembahan beberapa nyanyian, kini tiba saatnya acara pembacaan kategori penghargaan pertama, yaitu kategori pengusaha sukses termuda.
"Assalamualaikum wr.wb, Selamat malam semuanya, para hadirin." Ucap salah satu penyanyi yang membacakan nominasi di depan panggung.
"Kami akan membacakan kategori pengusaha sukses termuda tahun ini." Lanjut penyanyi satunya lagi, kemudian menyampingkan nominasinya, dan ternyata Kenan masuk dalam nominasi tersebut.
"Pengusaha sukses termuda tahun ini adalah.....KENAN AL FARIZIQ CEO dari D&KA Group." Ucap Kedua penyanyi tersebut dan langsung mendapat tepukan tangan yang sangat meriah.
"Selamat by'." Ucap Diva terharu langsung memeluk suaminya itu.
"Iya sayang." Kenan balik memeluk istrinya lalu mencium kening istrinya, kemudian beranjak dari duduknya lalu berjalan ke arah panggung setelah ia di persilahkan untuk menerima penghargaannya.
Kenan pun menerima piala penghargaan yang menobatkan dirinya sebagai pengusaha sukses termuda dan menyampaikan sepata dua kata.
"Assalamualaikum we.wb Selamat malam semuanya, saya tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan tersebut, saya sangat berterimakasih kepada Allah SWT, orangtua saya juga tak lupa pula wanita yang selalu berada di samping saya yaitu istri saya tercinta, Penghargaan ini saya persembahkan untuk kedua orangtua saya khususnya pada Ayah saya yang telah mempercayakan saya untuk memimpin perusahaan yang telah beliau kembangkan, saya tak dapat berdiri di depan sini jika bukan karena kerja keras beliau membangun pondasi kuat untuk perusahaan kami." Terimakasih." Ucap Kenan sedikit merasa terharu. Suara tepuk tangan kembali bergemuruh saat Kenan menyelesaikan ucapannya. Setelah itu Kenan kembali ketempat duduknya, dan langsung mendapat senyuman hangat dari istrinya.
Penghargaan demi penghargaan telah kembali di umumkan, dan mendengar beberapa ucapan terimakasih kepada pengusaha penerima penghargaan. Ray pun mendapatkan penghargaan sebagai pengusa paling bekompetitif di bidangnya. Kini tiba saatnya mendengar kategori penghargaan yang sangat di nantikan para pengusaha, yaitu penghargaan sebagai pengusaha tersukses di negara tersebut. Dan kali ini Kenan kembali masuk nominasi bersaing dengan para pengusa senior terutama Pak Arfan, papa Calista.
"Silahkan Pak Kenan yang terhormat untuk menyampaikan kembali sepata kata pun, dan sedikit bercerita pengalaman hingga Anda bisa seperti ini di usia yang belum cukup 20tahun." Seru MC juga sedikit merasa takjub dengan Kenan yang ternyata masih sangat belia.
"Assalamualaikum wr.wb. Selamat malam. Kenan sedikit menarik nafas lalu kembali berucap.
"Lagi-lagi saya tidak menyangka akan hal ini, rasanya saya berasa mimpi, tapi hal ini membuat saya bangga pada diri saya sendiri, dan untuk anak muda di luaran sana, kalian jangan terlalu bergantung dengan orangtua, walaupun orangtua kalian mampu untuk kalian, tapi untuk saya pribadi, saya lebih merasa sangat puas jika apa yang saya inginkan, saya bisa penuhi dari hasil jerih payah sendiri. Dulu Ayah saya menentang say untuk membuka toko distro, sampai saya harus menjual mobil saya untuk menambah modal dari selama saya tabung, dari uang saku dari orangtuku. Dari situ saya sangat bersemangat dan menekuni pekerjaan saya itu, saya ingin membuktikan pada beliau bahwa saya yang masih muda bisa sukses, tanpa harus dari latar belakang keluarga saya. Hingga sampai berjalan hampir dua tahun saya berhasil membuka office untuk beberapa cabang distro saya yang tesebar di berbagai kota besar di seluruh Indonesia. Ini pengalaman kesuksesan saya sekarang ini. Tapi saya tidak akan bisa seperti sekarang ini tanpa dukungan dan doa dari orang-orang yang sangat saya sayangi, yaitu orangtua juga istri saya, Istri saya dialah yang selalu membeiku semangat dan kekuatan agar saya bisa melewati semuanya, saya sudah banyak melalui jatuh bangun, dari saya di fonis sakit parah hingga saya di rawat sampai hampir setahun, dan setelah itu keluarga kami kembali mendapatkan cobaan yaitu jatuhnya perusahaan kami, tapi Istri saya selalu mensupport saya, untuk bangkit kembali, sekali lagi terimakasih Istriku ibu dari anakku ADIVA SAFINA ILYAS, I LOVE YOU SO MUCH sayang, penghargaan ini saya dedikasikan untukmu." Ucap Kenan memeluk istrinya.
Diva tak dapat lagi menahan air mata harunya, ia terisak di pelukan sang suami, saking bahagianya ia tak dapat lagi mengucapkan apa-apa untuk Kenan.
Suara tepuk tangan kembali bergemuruh, melihat pemandangan manis di atas panggung sana. Namun di tengah-tengah orang yang bertepuk tangan ada seseorang yang menahan amarahnya, dan mengepalkan tangannya, menatap penuh benci terhadap Diva.
"Awass aja !" Gumam Calista.
Bersambung....
bonus Visual
Kenan
Diva
Diva
Arka
Arka
Vara
Ray
Rafa
Kenan, Arka, Rafa, dan Ray
Untuk Visual Lani juga Hera sengaja saya tidak saya tampilkan kan ya readers soalnya Ceritanya lagi hamil.
Jangan lupa Like, Koment, dan juga Vote.
Episode kali ini menghampiri 2000 kata.
Jangan lupa mampir ke karya aku lainnya atau klik langsung profil aku.
-PERMATA HATI
-CINTA YANG KUNANTIKAN
-CLBK CINTA LAMA BELUM KELAR
Semuanya di jamin bapeerrrrrrr tak kalah seru dari PERNIKAHAN YANG TAK KUDUGA.
TERIMAKASIH 🙏🙏🙏🤗🤗🤗❤️❤️❤️