
Trending topik yang tadinya berisikan video tentang seorang wanita tak yang dikenal tiba-tiba muncul mengaku sedang hamil anak Elvano kini telah berubah menjadi Tuan Muda Elvano yang sangat romantis.
Dan sekarang satu dunia sedang membicarakan hal ini. Seluruh stasiun televisi di seluruh negara sedang menayangkan siaran ulang dari siaran live yang baru selesai digelar di salah satu stasiun televisi di kota XX itu.
Semua orang membicarakan hal ini. Mereka yang belum pernah melihat Cheril juga mengagumi kecantikan Cheril. Selain itu, mereka juga mengapresiasi perbuatan Elvano yang sangat romantis.
Tak sedikit dari mereka juga memiliki penilaian yang sama, yaitu kedua orang ini adalah pasangan yang sangat sempurna.
Selain di televisi, tentu saja topik yang satu ini juga segera beredar luas di dunia maya. Para sahabat Cheril dan Elvano pun sudah menyaksikan semua itu. Membuat mereka kaget bukan main. Mereka sungguh tak menyangka, Elvano bisa melakukan hal seromantis itu di depan dunia secara tak langsung. Namun pastinya mereka juga mengagumi keberanian Elvano, dan turut merasa bahagia untuk Cheril.
_
_
Saat ini pasangan yang sedang dibicarakan oleh banyak orang di seluruh dunia itu sedang bermesraan di dalam mobil. Seperti biasanya, Niko yang membawa mobil, dan pasangan ini berada di barisan belakang.
Obralan ringan terdengar sayup di telinga Niko, karena di dalam ruangan mobil tersebut lebih didominan dengan suara musik yang sedang diputar dengan volume kecil.
"Cheril, apa kamu senang dengan semua kejutan ulang tahun yang kamu dapatkan hari ini?" Tanya Elvano.
"Iya, aku sangat senang sayang. Terimakasih banyak ya." Tanggap Cheril dan setelahnya langsung mendaratkan sebuah kecupan lembut di pipi Elvano. Membuat Elvano kaget seketika. Tapi pastinya juga sangat senang. Wajahnya saja sudah memerah.
Rasanya jiwa nakal Elvano malah menggebu-gebu setelah mendapat kecupan dari Cheril tersebut.
Cheril yang akan kembali ke posisinya setelah kecupan tadi sudah langsung ditahan oleh Elvano.
"Kamu mau kabur kemana? Tetaplah seperti ini. Aku sudah sangat kangen denganmu." Ucap Elvano sambil mendekap Cheril yang membuat tubuh mereka saling bertemu.
Sedangkan wajah Cheril malah ikut memerah karena merasa malu pada orang yang ada di kursi bagian depan. Yang dimana laki-laki tersebut sedang menatap pasangan ini dari spion.
Elvano yang menyadari itu segera bersuara.
"Heh! Mau menonton kamu bermesraan? Nanti kamu malah kepengin loh. Makanya, kamu jadian saja sama Nikita." Ejek Elvano dengan suara yang sengaja ia perkuat.
Cheril tertawa kecil mendengar itu.
Sementara Niko wajahnya langsung berubah masam. Namun juga tidak memberikan tanggapan apapun, selain hanya mengalihkan pandangannya dari spion.
Merasa kondisi sudah aman, Elvano kembali melancarkan aksinya. Hem .... Bayangkan sendiri ya apa yang sudah terjadi setelah itu. Hahaha.
Yang pastinya tangan nakal Elvano sudah mulai beraksi. Serta pastinya lagi kedua b*b*r mereka juga sudah kembali terlibat pertempuran panas yang berlangsung cukup lama, semakin dalam dan hingga mobil itu berhenti di depan rumah kediaman orangtua Cheril. Elvano yang tersadar mobil itu berhenti melirik ke luar jendela sekilas.
"Heh Nik, putar setirnya, kita ke hotel Belle. Kami tidak jadi menginap di sini." Perintah Elvano yang membuat kedua orang itu melototkan mata mereka.
Ah .... Yang benar saja Tuan Muda ... Kenapa tidak bilang dari tadi sih.
Gumam Niko kesal.
Sementara Cheril lebih memilih melempar pertanyaan secara langsung.
"Loh, kenapa kita tidak menginap disini saja?" Tanya Cheril.
"Tidak sayang, aku sedang ingin berduaan denganmu malam ini. Kita akan tidur di hotel saja." Tanggap Elvano datar.
Jadi itu Alasannya .... Memangnya di rumah Nona mereka tidur sekamar dengan Tuan Dedy dan Nyonya Berliana apa ...."
Hahahaha
Niko berkata-kata di dalam hatinya, dan juga tertawa kecil setelah itu. Ia sedang membayangkan hasil dari spekulasinya sendiri.
Sementara Cheril malah merasa merinding mendengar perkataan Elvano yang terdengar sangat seram baginya itu.
"Bukannya tidur dimanapun sama saja sayang?" Ucap Cheril.
Ia sedang mencoba membujuk Elvano supaya membatalkan kegilaannya itu.
"Jelas bedalah. Sudahlah. Jangan membuat mood q berubah. Nanti kamu akan membayar lebih dari ini." Tanggap Elvano sambil memperlihatkan wajah konyolnya.
Ok, sekarang Cheril sudah terdiam seribu bahasa. Niko yang masih belum menghidupkan kembali mesin dari mobil itu sudah mendapat teguran dari Elvano.
"Nik. Kamu tunggu apalagi? Ayo kita pergi dari sini sekarang." Ujar Elvano kemudian.
Akhirnya mau tidak mau, Niko terpaksa harus menghidupkan kembali mesin mobil mewah itu dan berlalu meninggalkan halaman rumah keluarga Cheril.
Tentu saja hal ini membuat Pak Satpam yang bertugas di rumah itu merasa sangat heran.
Tak hanya Pak Satpam, Kak Adriel yang kebetulan sedang duduk di balkon lantai atas juga ikut merasa heran melihat mobil yang ditumpangi oleh Elvano dan Cheril yang sudah memasuki halaman rumah malah keluar lagi.
Saat ini, Niko sudah memutar setirnya menuju ke arah hotel Belle. Atas permintaan Elvano. Sedangkan Elvano sudah kembali bermain-main dengan istrinya itu.
Beberapa saat kemudian, mereka pun sudah tiba di depan hotel Belle. Niko sudah mematikan kembali mesin mobil itu.
Cheril dan Niko sudah kembali dikejutkan dengan aksi Elvano yang tak pernah terduga. tiba-tiba dirinya menggendong Cheril ala bridal dari mobil menuju kamar hotel khusus.
Tentu saja Cheril berusaha memberontak.
"Apa yang kamu lakukan sayang? Turunkan aku! Aku bisa berjalan sendiri."
Namun Elvano sama sekali tidak menghiraukan ucapan Cheril itu. Ia tetap menggendong tubuh istrinya itu memasuki hotel. Niko yang melihatnya saja sudah menggeleng-gelengkan kepalanya. Tentu aksi Elvano ini juga mengundang perhatian dari orang-orang yang ada di sekeliling mereka.
Membuat Cheril semakin malu. Hingga ia memilih menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
Elvano terus melangkah kakinya menuju lift khusus yang langsung terhubung dengan beberapa kamar khusus yang diperuntukkan untuk keluarga Setiono dan Manager Astra Investama Group. Sedangkan Niko lebih memilih memutar melewati lift konsumen. Ia tidak ingin mengganggu majikannya itu yang memang sedang bersenang-senang sejak di dalam lift.
Yup. Seperti yang Niko pikirkan. Elvano sudah melancarkan kembali serangannya ke b*b*r Cheril ketika mereka berada di dalam lift hingga nafasnya ngos-ngosan.
Ya iyalah, menggendong Cheril saja pasti sudah sangat kelelahan, apalagi sambil berci***n seperti itu. Tuan Muda, dirimu sungguh tak sabaran.
Ting tong!
Pintu lift terbuka kembali. Dan kini mereka sudah tiba di lantai paling atas, dimana kamar khusus berada.