Ternyata Suamiku Adalah Seorang Pangeran

Ternyata Suamiku Adalah Seorang Pangeran
Pernyataan cinta dan kejutan ulang tahun susulan.


Memasuki sesi yang paling ditunggu-tunggu. Selain Ayah William dan Ibu Winda, Keluarga Cheril juga sudah berkumpul di depan televisi sejak tadi. Sementara Flo dan Valen, mereka yang mengetahui tentang kakak mereka yang akan melakukan konferensi pers juga menonton acara tersebut, namun memilih menontonnya lewat streaming.


"Ok, Tuan Muda, sekarang kita akan mengobrol santai.


Semua orang pasti sudah tau tentang anda yang sudah menikah dengan Nona Cheril. Namun, belum banyak yang tau, seperti apa Nona Cheril sesungguhnya. Malam ini saya merasa sangat beruntung, karena bisa bertemu langsung dengan wanita cantik yang mendampingi anda saat ini. Apa ada yang ingin anda sampaikan tentang hubungan kalian ini Tuan Muda?" Ujar pembawa acara panjang lebar, sekaligus diakhiri dengan pertanyaan.


Elvano kemudian beranjak dari tempat duduknya, pembawa acara dan Cheril merasa heran melihat itu.


Lalu ia juga menarik tangan Cheril supaya berdiri bersama dengannya. Dan mendekap istrinya itu erat.


"Iya, terimakasih untuk kesempatan yang sudah diberikan ini. Malam ini saya memang ingin memperkenalkan wanita cantik yang ada di sampingku ini sebagai satu-satunya wanita yang aku cintai kepada dunia. Dia adalah cinta pertamaku, dan juga cinta terakhirku. Aku mencintai dia lebih dari apapun yang ada di dunia ini. Dan ketahuilah untuk kalian semua, TIDAK AKAN ADA SATU WANITA MANAPUN YANG DAPAT MENGGANTIKAN CHERIL DI DALAM HATI AKU. "


Kalimat terakhir memang sengaja Elvano pertegas, supaya semua orang dapat meyakini apa yang dikatakan Elvano adalah dari hatinya yang paling dalam.


Sementara Cheril yang sedari tadi didekap Elvano dengan sangat erat merasa sangat terharu atas apa yang sudah dilakukan oleh Elvano terhadap dirinya malam ini.


Tidak hanya sampai disitu saja, pembawa acara yang baru saja akan bersuara sudah terdiam kembali ketika tiba-tiba Tuan muda itu menekuk satu kaki dilantai dan berlutut menghadap Cheril. Tak hanya pembawa acara itu yang kaget dengan aksi Elvano kali ini, Cheril beserta seluruh penonton yang menyaksikan acara itu juga merasa sangat kaget.


Elvano kemudian memberikan kode pada Niko dengan mengangguk pelan ke arah Niko.


Setelah itu Niko pun maju dengan membawakan 1 bucket bunga mawar merah yang sangat indah, juga satu buah bingkisan kecil berbentuk persegi empat.


Semua orang kini sedang bertanya-tanya, apa yang ingin dilakukan oleh Elvano sesungguhnya.


Hem ....


"Selamat ulang tahun sayang." Ucap Elvano kemudian. Yang membuat Cheril mengangkat kedua tangannya untuk menutup mulutnya yang terbuka.


Sekarang, pembawa acara itu pun mengerti, ternyata Cheril sedang berulang tahun hari ini. Begitupun dengan para penonton yang ada di rumah. Juga termasuk para wartawan di kejauhan yang langsung heboh.


Setelah lebih tenang, Cheril kemudian meraih bunga yang disodorkan Elvano dihadapannya. Dan Elvano pun membuka bingkisan kotak persegi kecil itu.


Sekali lagi, semua orang menjadi sangat heboh melihat isi dari kotak berwarna merah tersebut. Yaitu sebuah kalung berlian yang sangat menawan. Dengan liontin berbentuk hati penuh kilau. Sungguh sangat indah.


Aksi Elvano kali ini sungguh membuat iri semua mata yang melihat.


"Aku juga mau diperlakukan seperti itu."


"Ah .... So sweet banget Tuan Muda Elvano ... "


"Jika aku adalah wanita itu, aku pasti akan sangat berbahagia."


"Beruntungnya Nona Cheril bisa mendapatkan lelaki sesempurna ini. Sudah tampan, tajir, romantis pula."


Begitulah komentar dari orang-orang yang sedang menyaksikan acara live itu.


Jika semua orang ikut merasa bahagia untuk Cheril, apalagi dirinya. Cheril merasa jauh lebih bahagia. Kini wanita itu sudah mulai meneteskan air matanya karena terharu.


Sedangkan Elvano, ia sudah beranjak dan sedang melingkarkan kalung berlian itu di leher Cheril. Setelah selesai melakukan itu, Elvano juga mengecup kening istrinya lembut. Tidak hanya itu, Elvano yang tidak bisa menahan diri malah membuat semua mata melotot, karena ia tidak hanya mengecup kening Cheril, lebih daripada itu. Elvano malah menempel b*b*rnya pada b*b*r Cheril. Dan memberi sedikit lu****n pada b*b*r mungil yang sangat disukainya itu.


Jelas perbuatan Elvano kali ini membuat wajah Cheril memerah seketika. Begitupun dengan para penonton, juga termasuk keluarga mereka yang sudah berteriak histeris menyaksikan aksi heroik yang ditampilkan oleh Elvano itu. Pembawa acara saja sampai melototkan mata dengan kedua tangannya yang terangkat menutup mulutnya yang menganga.


Sesaat kemudian, terdengar suara tepuk tangan yang meriah yang ditujukan untuk Elvano. Mereka semua mengapresiasi perbuatan Elvano yang sangat romantis itu.


Saat ini, Cheril dan Elvano sudah duduk kembali di kursi yang tersedia untuk mereka.


"Tuan Muda, saya sungguh tidak menyangka, ternyata anda seromantis ini. Aksi anda ini sungguh membuat iri semua mata yang melihat.


Anda sangat beruntung Nona." Ucap pembawa acara itu, yang berhasil membuat Cheril masuk kembali ke dalam suasana haru.


"Eh, kenapa menangis?"


Elvano terlihat mengeratkan dekapannya sambil menghapus air mata Cheril yang sudah mulai mengalir di pipinya.


"Apa ada yang ingin anda sampaikan Nona?" Lanjut pembawa acara itu dengan melempa pertanyaan pada Cheril.


Dan Cheril pun segera menanggapi itu.


"Iya, tentu saja." Jawab Cheril singkat sebelum melanjutkan kalimat berikutnya.


Cheril menarik napas panjang, lalu membuangnya pelan. Mencoba menenangkan diri sebelum melanjutkan pembicaraannya.


"Pertama-tama saya ingin berterimakasih untuk kesempatan yang sudah diberikan.


Dan di kesempatan kali ini, saya ingin memberikan jawaban pada pernyataan cinta dari suami saya. Saya merasa bahagia, sangat bahagia. Aku memang wanita yang sangat beruntung, benar yang anda katakan ( anda disini ditujukan pada pembawa acara )."


Cheril kemudian memutar badannya menghadap Elvano.


"Terimakasih Tuan Muda, anda sudah melakukan semua ini terlalu berlebihan. Terimakasih untuk cinta yang sudah anda berikan. Terimakasih juga untuk kejutan yang bertubi-tubi di hari ulang tahunku kali ini. Dan satu lagi, terimakasih untuk pernyataan cinta yang sudah anda lakukan tadi."


Cheril memutar kembali wajahnya menghadap kamera. Lalu kembali melanjutkan pembicaraannya.


"Seperti yang sudah dikatakan oleh suami saya, saya juga akan mencintai dirinya lebih dari apapun. Memberikan hidup saya, seluruhnya hanya untuk dia. Dan juga berjanji untuk hidup bersama, memberikan keturunan untuknya dan saya juga akan memberikan seluruh sisa hidup saya hanya untuk mendampingi dirinya hingga tua." Sambung Cheril yang sekaligus mengakhiri pembicaraannya.


Sekarang giliran Elvano yang merasa bahagia, tapi tentu tidak sampai meneteskan air mata. seorang laki-laki tidak akan secengeng itu. Hehe.


Namun entah kenapa, Elvano malah lebih fokus pada kalimat Cheril yang berbunyi akan memberikan keturunan untuknya. Haha. Dasar otak mesum. Lihat saja dirinya, Sudah senyum-senyum tidak jelas seperti itu.


Ok, setelah proses konferensi pers yang sangat panjang ini, yang juga disertai dengan pernyataan cinta, juga kejutan ulangtahun, sudah saatnya untuk pembawa acara itu menutup acara live tersebut.


Namun sebelum itu, satu pertanyaan terakhir juga ia lontarkan yang masih berhubungan dengan trending topik tadi.


"Tuan Muda, satu pertanyaan terakhir dari saya, apa yang akan anda lakukan terhadap laki-laki yang sudah menjebak anda itu?" Tanya pembawa acara dengan wajah serius.


"Kita lihat saja nanti." Jawab Elvano dengan ekspresinya yang tidak bisa diartikan.


"Hem .... Baiklah, saya ucapkan terimakasih pada Tuan Muda dan juga Nona Muda sudah mau hadir disini. Tak hanya memberikan konfirmasi dari masalah yang terjadi, malah melakukan lebih dari pada itu. Sekali lagi terimakasih banyak." Ucap pembawa acara itu akhirnya. Yang sekaligus menutup acara konferensi pers tersebut. Tak lupa juga ia ucapkan selamat ulang tahun pada Cheril.


Dan setelahnya, Elvano serta Cheril sudah langsung beranjak dari tempat duduk mereka. Niko juga ikut beranjak, lalu ketiga orang ini segera berlalu dari studio tersebut.


Sementara Elvano, ia masih terus memikirkan ucapan Cheril yang tadi. Ucapan Cheril yang berbunyi memberinya keturunan.


Wah .... Sepertinya Cheril akan mendapatkan masalah besar setelah ini. Hahaha