
Aruni bangun lebih awal pagi ini karena ia harus memuntahkan semua isi perut nya.Dia merasa sangat mual,cukup lama Aruni dikamar mandi,dengan Reno disamping nya.
Keluar dari dalam kamar mandi Aruni dipapah oleh Reno.Reno membatu istri nya itu untuk naik keatas ranjang mereka.
"Minum dulu." ucap Reno sambil menyodorkan segelas air hangat untuk istri nya.
Aruni pun menerima gelas berisikan air hangat itu dan meminum air nya hanya dua tegukan.
"Mas,aku mau makan rujak yang diserut gelas berisi air hangat pada Reno.
"Rujak?" tanya Reno kaget,dan Aruni hanya mengganggukan kepala nya. "Ya udah nanti siang kita beli ya.Sekarang kamu istirahat dulu,saya mau kebawah untuk buat sarapan kamu."
"Ga mau nanti siang mas,Aku mau nya sekarang!"
"Sayang ini baru jam setengah lima pagi,dimana ada tukang rujak jam segini?"
"Tapi aku mau nya sekarang!" ucap Aruni sambil meneteskan air mata nya.
"Ya udah-ya udah.Nanti kita cari tukang rujak nya?Kita shalat subuh dulu,baru habis itu kita cari tukang rujak nya ya?"ucap Reno sambil memegang kedua pipi istri nya itu.
"Iya mas."jawab Aruni sambil tersenyum senang.
Pagi itu Reno membawa istri nya berkeliling mencari rujak serut keinginan istri nya. Pagi itu waktu baru menunjukan pukul enam pagi.
Suasanan jalanan pun terasa sangat lengang,karen hari itu juga merupakan hari minggu.Jadi tidak banyak mobilitas warga yang tampak.
"Mas,nanti kita jadi kan ngundang keluarga ku sama keluarg kamu makan malam bersama?" tanya Aruni di tengah-tengah perjalanan.
"Iya jadi.Kamu sudah kabarin Ayah kan?"
"Iya,aku sudah hubungin keluarga ku mas.Kalau kamu bagai mana,sudah hubungin mama atau papa?"
"Sudah,semua sudah beres pokok nya."
"Alhamdulillah,mudah-mudahan semua nya berjalan lancar ya mas."
"Aamiin.Oh iya,ngomong-ngomong kita kemana ini ya cari rujak nya?"
"Mas,coba ke taman kota aja siapa tau ada."
"Oke,kita kesana ya."Ucap Reno sambil mengemudikan mobil nya dengan kecepatan sedang.Dan Aruni hanya tersenyum menanggapi nya.
Reno mengendarai mobil nya menuju taman kota dengan kecepatan sedang.Aruni yang memang sedang ngidam ingin memakan rujak serut,sudah merasakan rasa pedas,manis dan asam nya rujak serut.
Reno hanya fokus mengendarai mobil nya sambil terus melihat-lihat sekitar siapa tahu ada penjual rujak serut dipinggir jalan.
Tak lama kemudian mereka telah sampai ditaman kota,Reno segera mencari tempat parkir.
"Yuk,turun." Ajak Reno
"Iya mas."jawab Aruni semangat.
Reno dan Aruni berjalan bergandengan tangan memasuki taman kota.Disana banyak orang-orang yang sedang berolahraga atau sekedar berjalan-jalan ditaman kota itu.
Disudut taman kota ada tempat kuliner yang diisi oleh para pedagang kaki lima.
Reno mengajak istri nya untuk menuju tempat kuliner tersebut.Mereka berdua memngelilingi tempat kuliner tersebut,untuk mencari penjual rujak serut.
Reno dan Aruni hampir sampai di ujung jalan pusat kuliner tersebut.Namun mereka berdua belum juga menemukan penjual rujak serut yang diingin kan Aruni.
"Sayang kamu ga capek?Kita istirahat dulu yuk,sambil sarapan." ajak Reno sambil menggandeng istri nya.
"Tapi mas,aku takut muntah kalau makan."jawab Aruni pelan.
"Insyaallah engga sayang,bismillah ya." ucap Reno lembut.
Aruni masih nampak ragu,dia takut kalau nanti dia akan mengalami mual dan muntah.Itu pasti akan menjadi pusat perhatian orang-orang.Dan dia pasti akan menjadi bahan omongan orang-orang, begitulah yang ada di pikiran Aruni.
"Sayang,gini aja deh,kita makan nya dimobil aja ya,biar kalau kamu mual ga usah repot cari toilet." ucap Reno yang seakan mengerti apa yang dipikirkan istri nya.
"Ya udah deh mas,tapi aku ga mau makan bubur ya."
"Oke,terus kamu mau makan apa?"
"Emm,apa ya?Ah,itu aja tuh mas.Aku mau makan ketupat sayur padang."
"Yakin mau makan itu?Itu pake santan lho?"
"Lho memang nya kenapa kalau pakai santan?"
"Ini masih terlalu pagi untuk makan santan,takut nya nanti kita mules.Hahahahah."
"Ah,tapi aku mau nya makan itu."
"Iya-iya,ya sudah kita beli itu ya."ucap Reno lembut sambil membawa istri nya ketempat penjual ketupat sayur padang.Dan Aruni hanya menjawab dengan senyum manis nya.
Reno memsan satu bungkus ketupat sayur padang lengkap dengan telur bulat nya.Dia sengaja hanya memsan satu bungkus,karena dia yakin Aruni tidak akan menghabiskan makanan nya.
Selesai membeli ketupat sayur padang,Aruni meminta di belikan sebuah jajanan tradisional yaitu kue Ape(Kue yang berbentuk bulat dengan tonjolan ditengah-tengah nya,dengan rasa manis dan biasa nya berwarna hijau). Reno menuruti setiap keinginan istri nya itu,selain kue ape.Aruni juga meminta kue pukis, kue dadar gulung dan juga beberapa jajanan pasara lain nya.
Akhir nya setelah membeli berbagai macam makanan Reno dan Aruni kembali kemobil.
"Reno,bola bekel." ucap seseorang yang mereka temui di taman kota.
"Hi,dokter Vero." ucap Aruni dengan senyum manis nya.
"Vero." jawab Reno datar.
"Kalian lagi olahraga?" tanya Vero ramah.
"Engga dok,kita lagi cari penjual rujak serut.Tapi ternyata ga ada." jawab Aruni lemas.
"Cari rujak?jam segini,jangan-jangan kamu lagi ngidam ya?" tanya Vero antusias.
"Alhamdulillah,ia dok." ucap Aruni senang.
"Yaampun,selamat ya,aku ikut bahagia denger nya."ucap Vero sambil memeluk Aruni.
"Iya,terimakasih ya dok.Oh ia,dokter sama siapa kesini nya?" tanya Aruni
"Oh,itu sama teman,dia lagi beli minum." jawab Vero ragu.
"Hah,ada apa ini kok kaya nya seru?" tanya Aruni sambil tersenyum.
"Jangan dengerin suami mu Run,dia tuh sok tahu." ucap Vero dengan pipi yang sudah merah merona.
"Saya gak sok tahu.Sebab yang datang sama Vero ini teman saya juga.Dia semalam ngajak saya buat kesini,karena dia sama pacar nya mau kesini juga." jawab Reno sambil melihat kearah lain.
"Hi,ada kalian ternyata disini."ucap seseorang yang baru tiba dengan dua botol air mineral di tangan nya.
"Wah,ternyata ada dokter Dennis juga."ucap Aruni riang.
"Hi,run.Bagai mana keadaan kamu?" tanya Dennis canggung.
"Baik dok." jawab Aruni pelan. "Mas,jangan-jangan yang kamu maksud tadi ini ya?" Bisik Aruni pada suami nya.Dan hanya dijawab Anggukan oleh Reno.
"Dokter Dennis,sudah jadian ya sama Dokter Vero?" ucap Aruni lantang.
Dan membuat suasana seketika menjadi hening.
"Iya sayang,mereka udah jadian.Tapi masih malu-malu ngepublish nya."jawab Reno datar.
"Lah kenapa?kan kalian berdua sama-sama single?" tanya Aruni penuh selidik.
"Engga gitu kok,jangan dengerin si beringin tua ini. Dia kalau ngomong asal,kita udah publikasiin kok hubungan kita.Bukti nya dia aja tahu." ucap Dennis sambil melirik Reno.
"Oh,berarti kamu yang salah mas.Kamu kok ga kasih tahu aku sih mas?!"ucap Aruni kesal.
"Lho,kok kenapa jadi saya yang salah.Kan yang pacaran mereka?"jawab Reno bingung.
"Ya pokok nya kamu yang salah,kenapa ga cerita sama aku dari kemarin." ucap Aruni yang masih kesal.
"Tapi sayang,kan yang pacaran mereka.Saya juga tahu mereka pacaran baru semalam,waktu dennis telepon saya."
"Ah,tahu akh.Pokok nya kamu yang salah." ucap Aruni sambil berjalan menuju parkiran.
"Lho,kenapa jadi gue yang salah sih?"tanya Reno pada sahabat-sahabat nya.
"Sabar bro,wanita kalau sedang hamil emang gitu,emosi nya ga stabil.Lebih sensitif." ucap Dennis sambil menepuk pundak Reno.
"Hehhehe,lucu ya Aruni kalau marah.Gemesin banget." ucap Vero sambil tertawa.
"Aish,sudah ya.Gue ngejar dia dulu ya,kalian jangan lupa mampir kerumah." ucap Reno sambil berlalu mengejar istri nya yang sedang ngambek.
"Oke." ucap Vero dan Dennis bersamaan.
"Mereka berdua pasangan yang serasi ya?" tanya Vero sambil terus memerhatikan Reno dan Aruni.
"Iya,Aruni bawa perubahan besar dalam hidup Reno.Reno yang angkuh,dingin,sombong,sekarang sudah ga ada lagi.Reno lebih santai pembawaan nya sekarang." ucap Dennis sambil merangkul bahu Vero.
"Iya,Aruni adalah tipe wanita idaman bagi Reno,cantik,pintar dan juga manja."jawab Vero sambil tersenyum.
"Bener,Reno tidak pernah tertarik dengan wanita mandiri.Bagi dia wanita mandiri itu tidak baik,karena pasti tidak akan pernah menghargai pasangan nya."jawab Dennis pelan.
"Hemm.."jawab Vero sambil tersenyum.
Sementara itu Aruni yang masih ngambek sedang berdiri disamping mobil.Reno yang melihat tingkah istri nya itu merasa sangat gemas.Reno mendekati istri nya dengan perlahan.
"Kok nunggu nya diuar,panas tau.Masuk yu kemobil." ucap Reno sambil merangkul pinggang istri nya.
"Males." Jawab Aruni ketus.
"Sayang,jangan marah lagi ya.Saya janji ga akan ngulangin hal seperti itu lagi."
"Bener ya?!Awas kalau bohong.Aku ga akan maafin kamu,pokok nya mulai sekarang kalau ada berita apa-apa kabarin aku ya."
"Iya tuan putri."
Reno pun mengajak istrinya masuk kedalam mobil,untuk memakan makanan yang mereka beli. Aruni yang sedang memakan ketupat sayur tiba-tiba merasa mual pada suapan ketiga.Reno yang melihat istri nya sedang merasakan mual dengan sigap mengambil tempat sampah yang ada didalam mobil nya dan memberikan nya pada Aruni.Reno sudah memperhitungkan semua nya,jadi dia bisa mengatasi mual istri nya.
Reno memijit tengkuk istri nya,kemudian memberikan air mineral untuk istri nya.Reno sangat telaten merawat istri nya.
Aruni yang baru saja memuntahkan semua isi perut nya,terkulai lemas.Ia bersandar di jok mobil sambil menangis.
"Mas Reno,maafin aku ya." ucap Aruni sambil menangis.
"Suttt...sayang sudah ya jangan nangis." jawab Reno lembut sambil mengusap air mata istri nya.
"Maafin aku ya mas,gara-gara aku kamu jadi ga makan makanan nya."ucap Aruni lagi masih sambil menangis
"Sayang,jangan ngomong seperti itu ya.Ini semua bukan kesalahan kamu,ini juga kan bukan kemauan kamu.Tapi ini kemauan si kecil kita yang manja." jawab Reno sambil mengusap perut istri nya yang masih rata.
"Terimakasih ya mas,kamu sudah baik banget sama aku."jawab Aruni sambil memeluk suami nya.
"Iya sayang.Yang penting kamu nurut ya."
"Iya mas."
"Ya sudah,sekang mau pulang atau mau kemana lagi?"
"Pulang aja mas,kepala ku pusing banget.Tapi nanti kamu cari rujak serut nya sampai dapet ya?"
"Siap baginda ratu."
"Ish mas,kamu apaan sih."
"Lho kenapa?kamu kan memang ratu nya saya,ratu dalam kehidupan saya."
"Ah,gombal."
"Lho kok gombal."
"Emang gombal."
"Ga apa-apalah gombal sama istri sendiri."
Aruni yang memang masih lemah,hanya tersenyum menanggapi ucapan suami nya.Reno pun kemudian memacu mobil nya dengan kecepatan sedang.Dan mereka pun memutuskan untuk kembali kerumah.
Next bab ya..