Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
RENOVASI


Hari ini Aruni terpaksa harus tidur dikamar tamu.Karena kamar utama milik nya dan sang suami sudah mulai dalam tahap renovasi.


Aruni sengaja tak menberitahu suami tentang merenovasi kamar mereka.Karena ia ingin memberi kejutan untuk suami tercinta nya.


...


Sementara ditempat lain Reno yang sedang melakukan perjalanan bisnis terlihat begitu sibuk.


Seperti pagi ini dia sudah rapih untuk berangkat meeting.Namun sebelum itu dia selalu menyempatkan diri untuk menghubungi istri tercinta nya melalu sambungan telepon.


"Assalamualaikum sayang."sapa Reno saat sambungan telepon nya sudah terhubung dengan sang istri.


"Waalaikumsalam mas." jawab Aruni dari sebrang sambungan telepon.


"Kamu lagi apa sayang?sudah bangun?"


"Ya sudah lah mas,ini kan lagi teleponan."


"Engga maksud nya.Kamu kebangun karena telepon dari saya atau memang sudah bangun sedari tadi.Karena kan saya disini sudah jam 7 pagi,itu arti nya disana baru sekitar jam 2 dini hari."


"Iya mas,aku kebangun karena telepon dari kamu." jawab Aruni berbohong,karena sebenar nya ia memang sudah bangun untuk menjalankan shalat tahajud.


"Maaf ya saya sudah ganggu tidur kamu." ucap Reno penuh penyesalan.


"Iya mas gak apa-apa,oh iya mas kamu sedang apa?"


"Saya baru akan memulai sarapan dengan Ali. Karena setelah ini saya akan menghadiri meeting dengan clien.Jadi maafkan saya kalau hari ini saya tidak bisa menghubungi kamu. Karena jadwal saya padat."


"Iya mas,yang penting kamu hati-hati ya. Jangan macem-macem,terus jaga makan nya. Jangan makan sembarangan."


"Iya sayang,kamu baik-baik ya dirumah.Siang nanti rencana nya kamu mau kemana?"


"Rencana nya nanti aku mau pergi ke mall sama kak Rini."


"Oh gitu,yasudah kamu dianter pak Yus ya. Tapi inget jangan capek-capek ya."


"Iya mas."


"Ya sudah,saya sudah mau berangkat.Kamu baik-baik ya disana.Selalu memberi saya kabar ya."


"Iya mas ku."


"Pinter,i love you."


"I love you too mas."


"Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam." jawab Aruni yang langsung memutuskan sambungan telepon nya dengan suami nya.


Reno pun langsung meletakan ponsel nya disaku jas nya.Dia dan Ali langsung menuju ketempat diadakan nya meeting.


Selama di luar negri Reno selalu di dampingi oleh Ali.


...


Dan hari ini Aruni sudah berada di mall dengan kakak nya untuk membeli barang-barang yang dia butuhkan untuk mengisi kamar mereka.Aruni ingun mengganti karpet,tirai,dan juga menambah beberapa furniture lain nya.


Aruni tanpak sangat antusias ingin memilih barang-barang yang akan ia beli nanti.


"Kak,bagai mana ini bagus ga?" tanya Aruni saat melihat sebuah lampu tidur yang cukup unik.


"Emm..bagus juga tapi sayang nya warna nya gak cocok sama warna kamar kamu." jawab Arini mengomentari.


Hari ini Arini tak membawa serta sang buah hati. Karena takut kalau buah hati nya akan kelelahan.


"Kak,ini bagus ya." ucap Aruni yang memperlihatkan sebuah bingkai foto yang cukup besar.


"Iya bagus Run,lagi pula seperti nya di kamar kalian belum ada foto pernikahan kalian ya.Beli aja Run,nanti biar sekalian dipasang sama mbak Sisca." ucap Kak Arini memberi ide.


Aruni pun menyetujui nya.


Dan mereka pun sibuk dengan berburu barang-barang apa lagi yang akan dibutuhkan untuk mengisi kamar Aruni dan Reno.


Dua kakak beradik itu asik memilih barang dan mencoba berapa barang untuk mereka tes kenyamanan nya.Seperti duduk diatas sofa atau kasur yang sedang didisplay.


...


Sementara ditempat berberda,Reno yang baru saja keluar dari sebuah gedung perusahaan rekanan yang bekerja sama dengan dia,dikejutkan oleh sosok yang tidak asing bagi nya yang menyapa nya.


"Hai Ren." sapa orang itu yang tak lain adalah Jessica.


"Jessica!" seru Reno yang kaget karena bertemu dengan Jessica,begitu pula dengan Ali yang berdiri di samping Reno.


"Apa kabar Ren?"tanya Jessica sambil tersenyum.


"Baik." jawab Reno singkat.


"Kamu sedang apa disini?" tanya Jessica penasaran.


"Hanya melakukan pekerjaan,maaf saya buru-buru.Ayo Al." Ucap Reno sambil berlalu didepan Jessica.


"Reno!" Panggil Jessica sedikit berteriak,dan berhasil membuat Reno menghentikan langkah nya. "Aku sudah menikah." ucap Jessica lagi.


"Ooh bagus lah,semoga kau bahagia." ucap Reno yang langsung melangkahkan kaki nya lagi.


"Tapi aku masih tetap mencintai kamu."ucap Jessica setengah berteriak.


Namun tak membuat Reno menghentikan langkah nya kali ini.Reno masih tetap berjalan dan kemudian masuk kedalam mobil yang sudah disiapkan untuk nya.


Jessica yang melihat itu merasa sangat emosi hingga menghentakkan kedua kaki nya.Jika saja dulu dia tidak meninggalkan Reno mungkin kini dia sudah bahagia bersama Reno.


"Ini semua karena Alan.Sampai mati aku tak akan melepaskan mu Alan." ucap Jessica sambil melangkah pergi.


Sementara didalam mobil Reno tampak sangat lelah,dia menyandarkan kepala nya pada kursi mobil.Dia terlihat memijit-mijit kening nya dan sambil memejamkan mata.


"Tuan apakah kita mau langsung kehotel atau mau makan terlebih dahulu?"tanya Ali sambil melirik kearah tuan nya.Karena Ali sedang mengendarai mobil.


"Langsung ke hotel saja Al,nanti saya makan lewat layanan kamar hotel saja." ucap Reno masih tetap memejamkan mata nya.


"Baik tuan ." jawab Ali sambil terus mengemudi.


Suasana di dalam mobil terasa sangat sunyi karena kedua pria itu tak saling nengobrol.


next bab ya..


maaf ya telat up date..semoga masih setia membaca karya author. ya .


karena setelah CINTA DALAM PERJODOHAN akan ada lagi lanjutan nya..


Yaitu dengan Judul MENGEJAR SENJA


Yang akan menceritakan anak dari Reno dan Aruni serta anak-anak dari sahabat Reno yang lain.


Jadi tetap baca sampai akhir ya...šŸ˜„šŸ˜„