
Setelah seminggu berada di Bali kini mereka sudah kembali Ke Jakarta dengan penerbangan pagi.
Sandi dan Anisa sudah berada di dalam taxi mereka akan menuju rumah Bu Widia dan menjemputnya karena mereka akan tinggal di Apartemen sesuai Pembicaraan Sandi kepada Anis saat itu dan sebagai seorang istri sudah sepantasnya Anisa mengikuti kemana pun suaminya.
Dan sebenarnya Bu Widia sendiri menolak untuk ikut tinggal bersama mereka namun karena Sandi dan Anisa yang memaksanya akhirnya Bu Widia pun setuju, mengingat juga kesehatan Bu Widia selama ini membuat Anisa tidak tega meninggalkannya sendiri.
-
Setelah perjalanan sekitar 30menit mereka sampai di depan rumah, senyuman mengembang terlihat di wajah Anisa karena rasa rindunya dengan Bu Widia.
Wajar saja selama ini Anisa sama sekali tidak pernah berpisah dengan Bu widia dan mereka selalu bersama.
" Ayo Mas,, Aku udah kangen sama Ibu " Ucap Anisa
" Sebentar Sayang, " Ucap Sandi dengan menurunkan koper dalam bagasi
Anisa menggandeng tangan Sandi dan mereka berjalan masuk.
" Ibu,, Anisa pulang "
Bu Widia yang masih berada di dapur langsung berjalan keluar dan langsung memeluk putrinya.
" Anisa,, Sayang Ibu sangat kangen kamu Nak"
" Anisa juga kangen banget sama Ibu "
Setelah memeluk Anisa, giliran Sandi mencium punggung tangan Bu Widia
" Ibu,, Gimana kabar Ibu "
" Baik Nak,, Ibu kangen banget dengan kalian.. Kita duduk ya "
Mereka duduk di sofa dan Bu widia mengambilkan teh untuk mereka.
" Kalian pasti sangat senang liburan, dan gimana apa Ibu akan bisa segera memiliki cucu "
" Ibu,, " Ucap Anisa malu
" Doa in aja Bu "
" Pasti Ibu selalu doain yang terbaik buat kalian"
" Makasih Bu "
" Ya Sudah,, Kalian istirahat dulu saja.. Biar Ibu masakin kalian makan "
" Anisa bantu ya Bu "
" Gak Usah sayang,, Kamu juga istirahat ya "
" Ya Sudah Bu, Anisa ke kamar dulu ya Bu "
" Iya Sayang "
Anisa dan Sandi berjalan masuk ke dalam kamar, mereka baru akan kembali ke Apartemen sore nanti.
-
Sandi merebahkan tubuhnya, rasanya sangat lelah walaupun perjalan mereka tidak lama namun dia terus menjaga Anisa yang mabuk perjalan.
Anisa tersenyum melihat suaminya, dia pun menghampiri dan duduk di sampingnya.
" Capek ya Mas " Ucap Anis dan Sandi hanya tersenyum
" Maaf ya, Pasti Mas jagain aku kan karena aku mabuk perjalanan "
" Engga Sayang, Lagian sudah sewajarnya Aku jaga istriku sendiri "
" Mas istirahat deh,, Aku mau mandi dulu "
" Iya Sayang "
Anisa berjalan menuju kamar mandi, sedangkan Sandi memejamkan matanya.
**********
Sementara Lona, Ibu Muda dengan perut yang sudah membesar namun malah membuat aura kecantikannya terpancar kini sedang dalam mood baik dan membuat Zicko suaminya merasa bahagia.
Seharian ini Lona sedang sangat menurut dengan Zicko, Lona mau saat Zicko menyuapi nya makan, minum vitamin bahkan di saat minum susu dan membuat Zicko merasa lega dan tidak harus mencari cara agar Lona mau makan.
Namun di luar semua itu Lona sedang manja dan ingin terus bersama suaminya.
Zicko sama sekali tidak di ijinkan untuk kuliah, ke Cafe ataupun Hotel dan hanya terus berada di rumah menemaninya.
" Kakak sayang aku gak " Ucap Lona tiba tiba
Zicko menatap bingung, terkadang istrinya ini memang membuatnya heran,,
" Kenapa tanya seperti itu Yang "
" Tinggal jawab aja Kak "
" Sayang dong,, Sayang banget "
Lona tersenyum dan menyenderkan kepalanya pada bahu suaminya, bahkan tangannya terus menggenggam tangan Zicko.
" Aku juga sayang banget sama Kakak "
Zicko menarik Lona dan memeluknya,
Lona begitu manis jika sedang merajuk manja seperti ini.
Lona menatap suaminya dan Dia langsung mengecup bibir Zicko.
" Sayang,, Jangan goda aku seperti ini " Ucap Zicko dan seakan tidak mendengar ucapan suaminya Lona terus menciumi Wajah Zicko, tangannya pun mengalung pada leher Zicko.
Zicko tidak bisa menahannya lagi, dengan sikap Lona yang seperti ini malah membuatnya menginginkannya.
Zicko menarik Lona dan dia mencium bibir Lona, Bahkan dia langsung menggendong tubuh Lona menuju ranjang membaringkannya dan kembali menciumi seluruh wajah Lona tanpa terlewatkan bahkan ciumannya turun ke leher Lona hingga meninggalkan banyak bekas di sana.
Lona sangat menikmatinya, hingga tanpa sadar kini mereka sudah tidak lagi berpakaian.
Zicko melakukannya dengan begitu lembut, dia tidak mau terjadi sesuatu dengan calon anak mereka.
-
Lona dan Zicko berbaring dengan napas mereka yang masih tidak beraturan, Lona membalikan tubuhnya menghadap Zicko dan tersenyum,,
" Mandi " Ucap Zicko dan Lona mengangguk..
Zicko beranjak dan membopong tubuh istrinya menuju kamar mandi,
Mereka pun mandi bersama tanpa melakukannya lagi sebenarnya cukup menyiksa Zicko dengan keadaan mereka seperti ini namun dia tidak mungkin melakukannya di sana, dia tidak mau membuat Lona kedinginan dan malah sakit.
*******************
Sorry ya baru sempet Up dan Cuma bisa Up 1bab,, karena lagi kurang fit ini badan jadi rada susah buat cari inspirasi.
Midah²n bisa kembali sehat dan bisa Halu lagi bareng kalian.
Kalian juga jaga kesehatan ya, musim lagi gak tentu dan pastinya membuat tubuh kita Drop..
Banyak istirahat dan selalu jaga kesehatan Kesayangan akuh,,, 😘😘😘