
Reno keluar dari kamar nya,dia berjalan menuju ruang keluarga.Namun tak menemukan siapapun disana.
"Pak Leman,lihat mama sama halmeoni?" tanya Reno pada pak Leman.
"Maaf tuan,semua nya sedang berkumpul ditaman belakang."jawab pak Leman.
"Oke,terimakasih pak." ucap Reno sambil berlalu meninggalkan pak Leman.
Reno berjalan menuju taman belakang.Dia melihat seluruh anggota keluarga nya ada disana.
"Hai,sayang.Kok kamu sendiri,Aruni nya mana?" tanya mama Reno.
"Ada dikamar ma,aku mau bicara sesuatu." ucap Reno dingin.
"Mau bicara apa sayang?" tanya mama Reno.
Reno pun kemudian duduk bersama keluarga nya disebuah gazebo yang ada disana.
"Linoneun wae eommawa halmeoniga aluni ap-eseo hangugmal-eul haneunji mudgo sip-eohabnida(Remo mau tanya kenapa mama dan nenek terus saja bicara menggunakan bahasa korea didepan Aruni)?" tanya Reno sesikit tegas.
" Beloga gyesog hangug-eolo malhaeseo eommaga nollaeseo mianhae(Maaf mama tadi terbawa suasana karena vero terus saja berbicara dengan bahasa korea)." jawab mama yang merasa bersalah.
"Eongttunghan eomma, geogi aluniege gwansim-eul gajyeobwa(Mama yang salah kenapa mama tidak memerhatikan Aruni disana)."ucap papa Reno.
"Eommaneun eommaga teullyeossdaneun geol al-a (Mama tahu mama yang salah)" ucap Mama Reno yang tampak menyesal.
"Geuga sijaghaessgi ttaemun-e modeun Veroui jalmos(Semua ini kesalahan Vero,karena dia yang memulai nya)." ucap halmeoni kali ini.
"Halmeonineun singyeongsseujima, nam-eul tashajima(Nenek sudahlah jangan menyalahakan orang lain)." kali ini hal-abeoji yang mulai membuka suara.
"Ja, dasineun ileon il-i il-eonaji anhdolog (Sudahlah,jangan sampai kejadian ini terulang lagi)." ucap Reno sambil beranjak pergi meninggalkan keluarga nya.
"Dangsin sugnyeodeul-eun hangsang bujuuihabnida (Kalian para wanita selalu saja ceroboh)." ucap hal-abeoji sesaat setelah Reno pergi.
Sementara dikamar Reno,Aruni yang sudah terbangun dari tidur nya,melihat Reno tengah tertidur pulas disamping nya.Aruni memerhatikan dengan seksama wajah suami nya itu.Aruni membelai lembut pipi suami nya.Dia kemudian tersenyum sendiri.
Aruni membelai lagi pipi mulus Reno dengan punggung telapak tangan nya.Dia terus menatap wajah suami nya sambil tersenyum.
"Kenapa kok senyum-senyum?" tanya Reno yang tiba-tiba membuka mata nya.
Sontak membuat Aruni membelalakan mata nya.
Aruni langsung menarik tangan nya dari wajah Reno,namun kalah cepat dengan gerakan tangan Reno.Reno menahan tangan Aruni untuk tetap berada di wajah nya.
"M-ma-maaf mas."ucap Aruni terbata.
"Kenapa minta maaf?"ucap Reno sambil mengecup tangan Aruni.
"Soal nya aku udah bangunin kamu." ucap Aruni pelan.
"Saya dari tadi ga tidur kok."
"Terus kamu bohongin aku dong.Ish nyebelin banget sih!" ucap Aruni sambil mencubit perut datar suami nya.
"Aww..iya,iya ampun." pekik Reno kesakitan.
"Lagian nyebelin!"
"Apanya yang nyebelin sih?saya kan ga melakukan apa-apa?"
"Tau ah." ucap Aruni sambil membelakangi suami nya.
"Udah ah,jangan marah.Masa gitu aja marah." ucap Reno sambil memeluk istri nya dari belakang.
Aruni tak langsung menjawab.Dia bangun dari tidur nya dan duduk diatas ranjang nya.
"Mas,bangun yuk, udah kelamaan tidur nya gak enak sama yang lain kalau kita dikamar terus."
"Ga enak kenapa?"
"Ya gak enak mas.Kan diluar ada temen-temen kamu, terus juga tadi aku pamit nya mau ketoilet sama mama,eh malah ga balik lagi."
"Temen-temen saya sudah pulang,kalau mama tenang aja.Dia ngertiin kita kok."
"Hah,temen-temen kamu udah pulang?Tapi mas keluar aja yuk,ga enak dikamar terus."
"Iya,ayo keluar."
Reno dan Aruni pun keluar dari kamar.Mereka kemudian menuju ruang keluarga.Disana sudah ada mama dan papa Reno.
"Hai,anak-anak mama,jangan ngamar terus dong." ucap mama Reno
"Nama nya juga pengantin baru ma,wajar aja mau nya berduan terus.Iya ga Ren?" ucap papa menimpali.
"Iya lah,papa sama mama kaya ga pernah jadi pengantin baru." ucap Reno sambil duduk dihadapan papa mama nya.
"Duh,sekarang ngomong nya gitu ya.Liat pa udah nempel terus dia." ucap mama Reno sambil tertawa.
"Iya ma,padahal dulu gak mau dia." ucap papa menggoda Reno.
"Udah deh,jangan mulai." jawab Reno yang tak ingin digoda. "hal-abeoji sama halmeoni kemana?" tanya Reno.
"Mereka sedang kerumah om Herman."ucap Papa Reno.
"Permisi tuan - nyonya.Makan siang sudah siap." ucap pak Leman memberi tahu.
"Oh,iya."jawab papa Reno.
Mereka semua tampak sangat menikmati makaman yang tersaji.
"Run,makan yang banyak ya.Biar cepet kasih mama cucu." ucap mama Reno sambil menyediakam makanan untuk papa.
"Uhuuk..uhuuk.." Aruni yang mendengar ucapan mama itu pun langsung terbatuk.
"Ni minum dulu." ucap Reno sambil memberikan segelas air putih untuk Aruni.
"Mama,lagi makan kok ngomong nya gitu.Aruni kan jadi keselek." ucap Papa.
"Maaf ya Run,mama yang salah.Mama cuma ga sabar pengen nimang cucu." ucap mama sambil memegang tangan Aruni.
"I..Iya,ma." ucap Aruni terbata.
"Udah dilanjutin lagi ya makan nya." ucap Reno pelan.Dan hanya dijawab anggukan oleh Aruni.
Mereka pun melanjutkan acara makan siang mereka.
...
Sementara ditempat lain.Ari yang mendapat kunjungan dari istrinya hanya bisa marah-marah. Dia kesal karena istrinya belum juga bisa mengeluarkan dirinya dari penjara.
"Lu tuh ga berguna!" ucap Ari pada istrinya.
"Aku minta maaf sayang.Aku janji ga lama lagi kamu akan bebas.Aku udah ngomong sama papa.Dia mau bantu kamu kata nya." ucap Natasya istri Ari.
"Akh,omong kosong.Dari kemarin lu cuma janji-janji doang.Tapi mana?! Semua nya omong kosong!" ucap Ari sambil mencengkram tanga istrinya kuat-kuat.
"Aku janji sayang.Aku akan bebasin kamu dari sini." ucap Natasya.
"Sekarang lu pergi dari sini.Gue ga mau liat muka lu,sebelum lu bisa bebasin gue dari sini." ucap Ari sambil pergi meninggalkan istri nya.
Natasya yang diperlakukan seperti itu oleh suami nya hanya bisa memangis.Dia berjalan meninggalkan kantor polisi.
"Harus bagai mana lagi bujukin papa,supaya mau bantuin Ari bebas dari penjara." gumam Natasya pelan.
Natasya terus berjalan menyusuri jalan raya sambil menangis.Dia berjalan sambil memegangi perut nya yang sudah mulai membuncit.
"Sabar ya nak,papa pasti akan bebas.Mama pasti akan buat papa bebas secepat nya." gumam Natasya sambil terus mengusap-usap perut nya.
Natasya terus berjalan,dia tidak memerhatikan jalan ketika hendak menyebrang.Dan itu mengakibatkan dirinya hampir tertabrak oleh mobil orang lain.
"Aaaaaaaaaa." teriak Natasha saat mobil itu hampir menabraknya.
"Mbak,"ucap seseorang pria yang keluar dari mobil tersebut. Namun tiba-tiba Natasya pingsang,dan pria tersebut pun secara otomatis langsung meraih tubuh Natsya yang hampir menyentuh tanah.
"Mbak,mbak..bangun mbak." ucap Pria tersebut sambil menepuk-nepuk pipi Natasha.
Pria tersebut tak lain adalah Ali.Dia langsung membawa Natasha masuk kedalam mobil nya untuk dibawa kerumah sakit terdekat. Ali mengemudikan mobil nya dengan kecepatan diatas rata-rata.
...
Sementara ditempat lain Hari semakin sore.Reno dan Aruni pamit untuk kembali kerumah tuan Baskara.Mereka memutuskan untuk kembali kerumah tuan Baskara.Awal nya ditentang oleh mama Reno.Namun akhir nya mama merelakan mereka untuk kembali kerumah tuan Baskara.
Reno dan Aruni sudah berada didalam mobil. Mereka berdua sudah dalam perjalanan,menuju rumah tuan Baskara.
"Run,sebentar lagi waktunya makan malam.Kita makan diluar ya,jadi pulang nya setelah makan malam aja." ajak Reno pada istri nya.
"Iya,mas aku ikut aja."
"Oke,kita enak nya makan dimana ya?kamu lagi pengen makan apa?"
"Emm..apa ya?apa aja deh mas yang penting berdua sama kamu." ucap Aruni sambil nyengir kuda.
"Beneran ni ya.Oke kalau begitu." ucap Reno sambil mengecup punggung tangan istri nya.
Reno kemudian mengemudikan mobil nya menuju tempat yang akan dia tuju.Sebelum nya Reno telah menghubungi seseorang untuk menyiapkan segala sesuatu nya.Saat dia dan istri nya akan makan malam.
Tak lama kemudian mobil Reno telah memasuki sebuah pelataran restoran mewah.Reno membawa mobil nya sampai dengan ke depan lobby restoran. Didepan lobby sudah ada petugas valet parkir,petugas itu lantas membukkan pintu untuk Aruni.Dan Reno pun keluar dari mobil nya sambil memberikan kunci mobil nya pada petugas valet tersebut.
Reno dan Aruni memasuki restoran dengan bergandengan tangan.Restoran itu tampak sepi, Hanya ada beberapa orang yang berkunjung untuk makan disana.Reno telah membooking sebuah meja khusus diruangan VVIP.
Reno dan Aruni diantar oleh seorang pelayan restoran.Mereka berdua sampai disebuah ruangan VVIP yang sudah di booking oleh Reno sebelum nya.
Ruangan itu tampak sangat indah,dihiasi dengan bunga-bunga cantik ditiap sudut nya serta lilin-lilin yang menyala terang disana.Didalam ruangan juga ada sudah ada beberapa orang yang memainkan alat musik dan membawakan lagu-lagu romantis.Seorang yang pelayan yang juga sudah ada didalam ruangan itu kemudian menghampiri Aruni.Dia memberikan sebuah buket bunga yang cukup besar.
"Mas,ini?" tanya Aruni pada Reno sambil menerima buket bunga tersebut.
"Iya,itu buat kamu." ucap Reno sambil tersenyum.
Dan kemudian Mereka menuju meja yang sudah disediakan disana.
Reno dan Aruni pun menikmati makan malam mereka.Ditemani dengan alunan lagu yang dibawakan oleh band yang ada disana,serta cahaya temaram dari lilin-lilin yang ada membuat suasana terasa sangat romantis.
Aruni merasa sangat bahagia,Reno begitu memanjakan nya.Dia tak pernah menyangka akan mendapat kejutan seperti itu dari suami nya.
"Mas,terimakasih ya kamu udah siapin ini semua." ucap Reno sambil mengusap tangan suami nya.
"Iya,sama-sama."jawab Reno sambil tersenyum.
Mereka melanjutkan makan malam mereka hingga selesai.
next bab ya ..š