Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
MANJA


Pasangan suami istri yang baru saja melepas rasa rindu mereka satu sama lain ,kini sudah rapi dan bersiap untuk sarapan pagi.


" Mas kamu belum cerita loh sama aku,kenapa pulangnya lebih cepat satu hari dari jadwal yang sudah ditentukan." Ucapkan Aruni sambil menuruni tangga rumah mereka.


" iya sayang, nanti saya ceritain .Tapi kamu juga masih punya hutang cerita sama saya ya." jefrino sambil menggandeng besar tangan istrinya yang tengah menuruni tangga.


"Hutang cerita apaan? Aku nggak punya cerita apa-apa yang harus diceritain ke kamu." jawab Aruni bingung.


"Loh kamu lupa sudah merenovasi kamar kita, tapi kamu belum ijin sama saya." jawab Reno gemas.


" Oh masalah itu ,tadi kan udah aku ceritain Mas. Aku tuh terinspirasi dari drama Korea yang aku tonton."Jawab Aruni sambil bergelayut manja di tangan suaminya.


" Tapi kan itu secara garis besarnya aja belum mendetail." jawab Reno sambil menarik satu kursi makan untuk istrinya.


" Iya nanti habis sarapan aku ceritain ya." ucap Aruni sambil mengambil nasi untuk suaminya.


Sepasang suami istri itu pun menikmati sarapan mereka dengan sangat nikmat. Tanpa ada suara berbicara, yang ada hanya suara dentingan dari sendok dan garpu yang beradu dengan piring mereka.


Aruni sangat menikmati sarapannya, sementara Reno sibuk memperhatikan wajah istrinya yang makin menggemaskan bagi dirinya.


Selesai sarapan sepasang suami istri itu pun langsung menuju ruang tengah untuk mereka berbincang-bincang.


" Mas ceritain dong kenapa kamu bisa pulang lebih awal .Kan janjinya kamu pulang hari ini."ucap Aruni sambil menyandarkan tubuhnya di dada bidang suaminya.


" Kenapa sih penasaran banget,memangnya kamu nggak mau saya pulang lebih awal?" tanya Reno sambil membelai pucuk kepala istrinya.


" Ya nggak gitu lah mas ,aku seneng banget kamu pulang lebih awal .Tapi kan seharusnya kamu kasih tahu aku dulu,karena kan aku pengen kasih kejutan buat kamu." ucap Aruni


dengan wajah agak kesal.


dan Reno pun mengecup sekilas b*b*r ranum milik istrinya.


"Ihh mas malu tahu nanti ada yang lihat." Ucap Aruni sambil mendorong dada suami nya dengan pipi yang sudah semerah tomat.


"Kamu tenang aja, semua yang ada di sini diajarkan untuk tidak mendengar dan juga melihat apa yang terjadi di dalam rumah." jawab Reno sambil merangkul tubuh istrinya.


" Ya tapi kan tetap aja malu Mas." jawab baru nih yang masih dalam keadaan malu.


" Ya udah kita pindah ke kamar aja yuk biar kamu nggak ngerasa malu." ucap Reno sambil berdiri dan menarik tangan istrinya.


"Ih,kita baru keluar kamar ,sekarang kamu udah ngajakin ngamar lagi?" tanya Aruni sambil ikut berdiri dan memegang tangan suaminya.


"Hemm.. basa-basi banget deh bilang aja kamu juga pengen." ucap Reno sambil mencolek di ujung hidung dan istrinya.


dan harus dibuat hanya menanggapinya dengan senyuman.


Sepasang suami istri itu pun berjalan kembali menuju kamar mereka. Sepertinya hari ini akan menjadi hari mereka yang panas.


"Sayang untuk designnya,siapa yang mendesain kamar kita?" tanya Reno ketika sudah memasuki kamar mereka.


" Ide nya dari aku, terus didesign deh sama Mbak Siska." Ucap Aruni sambil berjalan menuju sofa besar yang ada di kamar.


" Mbak Siska siapa sayang?" tanya Reno sambil mengikuti Aruni untuk duduk di sofa besar itu.


"Ooh,terus bagaimana pembayarannya?"Ucap Reno sambil mengangkat tubuh istrinya ke atas pangkuannya.


"Untuk pembayaran semua sudah aku selesaikan Mas,aku udah bayar semuanya mas." jawab Aruni sambil mengusap-usap dari bidang milik suami.


"Tapi kok sama sekali nggak ada notifikasi tagihan ke dalam ponsel saya,bayar pakai apa?" ucap Reno sambil melepas hijab milik istrinya.


"Ya memang aku nggak bayar pakai kartu-kartu yang kamu kasih ke aku Mas.Aku bayar pakai uang yang kamu kasih setiap bulannya ke aku." jawaban Aruni sambil mengecup pipi suaminya.


" Sayang uangnya setiap bulan saya kasih ke kamu itu adalah uang pribadi kamu ,Jadi jangan pernah kamu pakai untuk urusan rumah." ucap Reno sambil memegang kedua pipi istrinya.


"Tapi mas uang itu udah banyak banget dan aku belum pernah pakai uang itu sama sekali. Dari pada uangnya nggak kepakai kan lebih baik aku pakai untuk urusan kita berdua." ucap Aruni sambil memandang wajah tampan suaminya.


" Sayang uang itu untuk kebutuhan kamu, misalnya kamu mau beli baju ke salon atau beli make up." ucap Reno sambil mengusap lembut rambut istrinya.


" Iya Mas aku tahu tapi kan kebutuhan aku gak sebanyak itu, lagi pula aku juga kalau beli apa-apa selalu kamu yang bayar." jawab Aruni sambil menatap wajah suaminya.


"Sayang pokoknya saya nggak mau seperti ini terulang lagi ,kalau kamu ingin membeli sesuaru untuk kebutuhan rumah itu pakai kartu yang saya berikan.Karena uang saya semuanya milik kamu.Tapi uang kamu itu hanya milik kamu, ngerti ya." ucap Reno sambil menyesap leher jenjang istrinya.


"Emmmhh.."d**ah Aruni. " Iya Mas Aku janji nggak gitu lagi." Jawab Aruni dengan nada bicara sensualnya.


"Aaahh.."d3sah Aruni lagi,saat suami nya m3r3m4s kedua gundukan daging besar di d4d4 nya.


" Tapi mas,kamu suka nggak sama design kamarnya,eemmh?" ucap Aruni dengan suara menggoda.


"Emmh."d3s4h Reno. " Iya sayang saya suka banget." jawab Reno sambil terus m3r3m4s dan mengulum p4yud4r4 istri nya.


Sepasang suami istri itu pun mulai berpindah dari sofa menuju ranjang ukuran big size milik mereka.


"Sayang pindah ya nggak enak di sofa sempit." ucap Reno sambil menggendong tubuh istrinya yang sudah polos tanpa menggunakan pakaian.


" Iya Mas." jawab Aruni pasrah.


Reno pun menggendong tubuh istrinya menuju ke kasur. Sesampainya di kasur dia meletakkan tubuh istrinya dengan sangat hati-hati.


Mereka pun melanjutkan permainan mereka, Reno mulai mengabsen setiap inci tubuh Aruni dengan mulutnya.


Sementara Aruni hanya menggeliatkan tubuh sambil terus mend3s4h.


Siang itu pun menjadi saksi penyatuan bagi sepasang suami istri yang tengah menikmati masa kerinduan mereka.


Entah berapa kali mereka mencapai ******* dalam penyatuan nya.Yang jelas Aruni dan Reno berkali-kali mengerak kenikmatan karena mencapai ******* nya.


next bab ya...


jangan lupa baca karya author ini sampai habis nya.Karena nanti akan ada lanjutan nya..


Dengan judul " MENGEJAR SENJA."


tetap dukung author ya..jgn lupa like,tambah komentar dan juga vote nya..terimakasih..šŸ™šŸ™