Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 235


Hari semakin sore dan hanya tinggal Zicko, Lona juga Biyanka yang masih berada di sana sementara Mia sudah kembali pulang dan akan datang lagi malam, sementara Sandi, Reno, Anisa juga Meylan mereka baru saja pulang walaupun sebenarnya mereka masih betah bermain dengan Babi kecil.


Lona terlihat duduk dengan pandangannya terus menatap anaknya yang tertidur di box sampingnya,


Biyanka duduk di sofa dan Zicko sendiri sedang keluar membeli sesuatu.


" Mam,, " Ucap Lona


" Ya Honey,, Apa Ade membutuhkan sesuatu" Ucap Biyanka menghampiri Lona


" No Mam,, "


Biyanka menatap putrinya, terlihat mata Lona yang berkaca kaca,,,


" Apa ada yang sakit Honey,, biar Mama panggilkan dokter "


" Maafin Ade Mam,, selama ini sudah terus merepotkan Mam, Ade belum bisa membahagiakan Mama " Ucap Lona dengan terisak


" Honey,, kenapa bilang seperti itu, Ade anak Mama dan sudah sepantasnya Mama mengurus dan membesarkan Ade "


" Ade merasakan gimana repotnya di saat hamil, perut yang besar setiap malam susah tidur dan kini Ade pun merasakan bagaimana salitnya di saat melahirkan.


Apalagi Mama yang melahirkan Abang juga Ade di saat bersamaan " Ucap Lona terisak


Lona kini tau, betapa repotnya saat hamil dengan perut yang besar, kita pun sangat susah di saat melakukan sesuatu, betapa sakitnya di saat melahirkan.


Biyanka pun ikut terisak, dia langsung memeluk putrinya erat.


Dalam hatinya, dia tidak pernah berpikir telah di repotkan atau pun terbebani dengan adanya dua buah hatinya malah dia merasakan kebahagiaan dengan hadirnya mereka.


" Honey,, jangan pernah berpikir kalau Abang ataupun Ade membebani Mama dan Papa, Kalian merupakan kebahagiaan kami Sayang dengan kehadiran kalian keluarga kita sempurna "


" Maafin Ade Mam dan terima kasih Mama sudah membesarkan Ade "


" Sama sama Honey,, "


Biyanka terus memeluk erat putrinya, rasanya sangat terharu dengan ucapan yang keluar dari mulut putrinya.


" Ya Mam,, walaupun Terkadang Ade masih berpikir apa Ade bisa dan sanggup menjadi seorang Ibu yang seperti Mama "


" Pasti Honey,, Mama yakin "


Lona mengusap air matanya dan kembali menatap buah hatinya bersama Zicko suaminya.


Semua yang di ucapkan Mamanya sangat benar, dirinya harus yakin dan bisa merawat anak mereka hingga tumbuh besar.


Biyanka pun tersenyum menatap cucu pertamanya, bayi mungil nan tampan mengingatkannya di saat melahirkan Lio dan Lona dulu.


Lio yang sangat lucu dan tampan kini sudah tumbuh menjadi laki laki dewasa dan Lona, gadis mungil yang sudah tumbuh dewasa dan bahkan telah memiliki seorang anak.


Zicko yang baru saja sampai merasa heran dengan sikap istri dan Mama mertuanya,,


" Sayang,, Mam,, Kalian kenapa " Ucap Zicko khawatir


" Gak Papa Nak" Ucap Biyanka tersenyum


Zicko menatap Lona yang terlihat seperti habis menangis, dia pun menghampirinya..


" Sayang,, Apa ada yang sakit " Ucap Zicko mengusap wajah Ayu istrinya dan Lona hanya menggeleng dengan menggenggam tangannya.


" Udah Nak,, Lona dan Mama gak kenapa kenapa,, kami hanya sedang merasa bahagia dengan kehadiran malaikat kecil di keluarga Kita " Ucap Biyanka


Zicko menatap putranya yang ternyata terbangun di dalam box, rasanya masih belum percaya jika sekarang dirinya sudah memiliki seorang putra.



" Makasih Sayang " Ucap Zicko mengecup kening Lona


Biyanka merasa bahagia melihat Zicko yang sangat menyayangi Putrinya.


Seperti Tian suaminya yang juga sangat mencintai, menyayanginya juga kedua anak mereka.