Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 107


Kini ketiga gadis cantik primadona kampus berada di kantin, dan seperti biasa mereka akan memesan makanan juga minuman yang sama.


" Oya gue lupa kasih tau kalian " Ucap Lona tersenyum


" Apa " Ucap Anisa menatap Lona


" Ini " Lona memperlihatkan jari manisnya dengan cincin yang melingkar di sana


" Waw,, Ini " Ucap Meylan tidak percaya


" Loe serius Lon " Ucap Anisa dan Lona mengangguk


" Ah,, selamat sayang akhirnya Kak Zicko melamar Loe,, gue ikut seneng denger nya " Ucap Anisa memeluk Lona dan disusul Meylan.


" Ah,, gue jadi iri kapan Kak Reno ngelamar gue ya "


" Loe bilang dong Mey, kalo Memang Kak Reno serius pasti ngelemar Loe " Ucap Lona


" Betul yang Lona omongin Mey, tapi kapan Mas Zicko melamar Loe "


" Semalem, dia datang dengan Mama Mia "


" Ah,, so sweet gue pengin "


Lona terlihat begitu bahagia dengan terus tersenyum begitu pula dengan kedua temannya yang juga ikut merasakan kebahagiaan Lona.


Namun tidak jauh dari kursi mereka Galang terus menatapnya, dia mengepalkan tangannya mendengar jika Zicko telah melamar Lona.


" Loe boleh terus tertawa, Loe boleh bahagia sekarang dan setelah itu gue akan buat kalian saling membenci dan pada akhirnya Loe akan jatuh kepelukan gue Lon "


Galang langsung pergi meninggalkan Kantin dan melewati mereka, Galang sempat melirik mereka namun Lona sama sekali tidak memperdulikannya dan asik menatap Cincin di jarinya.


*******


Setelah selesai makan, mereka kembali ke kelasnya karena hari ini mereka memang full namun tidak membuat ketiga gadis cantik itu merasa malas bahkan mereka semangat mengikuti mata kuliahnya hingga selesai..


Ting,,


Tiba tiba ponsel Lona berdering, dan Lona langsung membuka nya,,


Lona menautkan keningnya saat melihat sebuah pesan masuk dari nomor yang sama saat dirinya mendapatkan bunga juga coklat.


" Siapa sebenarnya dia, kenapa dia tau nomor gue dan kenapa dia mengirim pesan terus ke gue " Batin Lona


Dia kembali menyimpan ponselnya karena terlihat Dosen masuk ke dalam kelasnya.


-


Sedangkan Sandi,


Dia terus berada di rumahnya tanpa keluar bahkan dia berada di dalam kamarnya bermain Ps, game On line Hingga hanya merebahkan tubuhnya di atas ranjang.


Sandi merasa sangat malas untuk ke luar.


Terdengar ponselnya berdering dan Sandi langsung mengangkatnya saat melihat Zicko yang menelponnya..


" Ya Ko, kenapa " Ucap Sandi


" Loe dimana San, " Ucap Zicko di seberang


" Rumah, kenapa Ko "


" Loe bisa ke Cafe,, ada yang mau gue omongin "


" Gue lagi males keluar Ko, Lain kali aja ya "


" Ya Udah gue ke rumah Loe "


" Sorry Ko, Tapi gue lagi pengin sendiri "


" Oke kalau begitu, tapi gue cuma minta Loe jangan bersikap seperti ini "


" Iya gue inget Kok "


Sandi menutup ponselnya dan menonaktifkannya, dia benar benar ingin sendiri dan tidak mau ada yang mengganggunya.


✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨


Lona kaget saat tiba tiba seseorang menghampirinya dengan membawa bunga dan coklat,


" Sorry,, Loe Lona kan.. Ini ada titipan buat Loe " Ucap Salah satu mahasiswi yang entah mereka tidak tau siapa namanya


" Buat gue, dari siapa " Ucap Lona


" Gue gak tau, gue cuma disuruh kasih ke Loe aja "


" Loe dapet bunga lagi Lon, dari siapa sih " Ucap Anisa


" Gue juga gak tau Nis, oya bentar " Ucap Lona mengambil ponselnya dan dia kembali melihat pesan masuk dari nomor yang sama.


📩0999xxxxxx


Bunga yang cantik seperti orang yang menerimanya dan coklat yang manis sama seperti yang kamu.


Lona terdiam, dia bingung siapa sebenarnya dia kenapa dia selalu mengirimkan semua ini kepadanya bahkan mengirimkan ucapan ucapan.


" Astaga Lon, sepertinya dia juga mahasiswa sini dan gak mungkin dia tau Loe, dia pasti terus memata matai Loe "


Lona hanya terdiam dan sama sekali tidak menyentuh coklat atau bunganya, dia letakan di atas meja dan membiarkannya.


******


Hari semakin sore dan Lona sedang menunggu Zicko yang masih di jalan untuk menjemputnya,,


Zicko mengabarkan jika dia telat karena terjebak macet dan kini dia sudah dekat dengan Kampus.


Lona menunggunya di Halte depan kampus sedangkan Meylan dan Anisa sudah lebih dulu pulang.


Lona tidak sadar jika sebuah mobil berhenti tepat di depannya, dai keluar lah Galang dari dalam Mobil.


" Loe belum dijemput " Ucap Galang menghampiri Lona


Lona mendongak dan kembali menatap ponselnya,,


" Belum " Ucap Lona cuek


" Ya Udah gue anterin Loe pulang deh kalo gitu "


" Gak Usah, bentar lagi datang "


" Kalo gitu gue temenin Loe di sini "


" Terserah "


Galang tersenyum dan duduk di sana, sedangkan Lona dia masih terus bermain ponselnya tanpa menganggap Galang berada di sana.


Tidak lama mobil Zicko berhenti di sana, dia langsung keluar saat melihat Lona bersama seseorang.


" Maaf yang, nunggu Lama ya " Ucap Zicko dan Lona mendongak..


" Engga Kok, " Ucap Lona tersenyum dan langsung menghampiri Zicko


Zicko menatap Galang, dia merasa pernah tidak asing dengannya.


" Kita pulang yuk" Ucap Lona manarik tangan Zicko


Mereka masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Galang yang masih berada di sana.


" Bersenang senang lah dulu kalian dan selanjutnya Lona akan menjadi milik gue " gumam Galang dan berjalan menuju mobilnya.


******


Zicko masih terdiam, dia memikirkan laki laki yang bersama Lona di halte, namun Lona terlihat seperti tidak mengenalnya namun kenapa dia berada di sana padahal sudah pasti mobil yang berada di sana itu miliknya.


Zicko menatap Lona yang bersikap biasa saja,, dia pun kembali teringat dengan bunga juga coklat di meja Lona saat itu.


" Yang,, kamu kenal laki laki tadi " Ucap Zicko


" Oh dia Galang Kak, Anak kedokteran "


" Galang yang pernah kamu cerita itu, terus kenapa dia berada di sana bareng kamu "


" Oya Kak, sebenarnya ada yang mau aku cerita sama Kakak, Tapi Kakak jangan marah ya.


" Apa Sayang, Aku gak akan marah "


" Jadi Galang saat itu menghampiri Aku, dia minta maaf sama aku Kak "


" Terus "


" Aku pikir dari dari pada dia terus mengejar aku jadi aku maafin dia Kak, Kak Zicko gak marah kan " Ucap Lona


Zicko tersenyum,


" Buat apa aku marah Sayang,, kamu bener sudah maafin dia dan itu sikap yang baik Loh dan gak mungkin aku marah "


Lona tersenyum dan memeluk lengan Zicko yang masih menyetir, Zicko mengusap wajah Lona.