
Kabar Lona melahirkan sudah terdengar di telinga para sahabatnya dan mereka segera menuju Rumah Sakit untuk melihatnya.
Anisa yang begitu antusias terus memanggil Sandi yang masih berganti pakaian.
" Mas,, Cepet dong,, aku udah gak sabar pengin lihat anak Lona "
" Iya Sayang,, "
Sandi langsung menghampiri Anisa dan mereka langsung keluar Apartemen.
-
Berbeda dengan Sandi dan Anisa, Reno dan Meylan sudah berada di jalan setelah Meylan menelpon Reno memberi kabar jika Lona sudah melahirkan.
Sebenarnya hari ini Reno dan Meylan akan fitting gaun pengantin namun setelah mendengar kabar mereka memutuskan untuk menundanya dan mereka akan lebih dulu ke Rumah Sakit.
****
Di Rumah Sakit,,
Lona sudah di pindahkan ke ruang inap, begitu juga dengan anak mereka yang juga sudah berada di sana.
Seakan melupakan keberadaan Zicko dan Lona, Baby mereka mengalihkan segalanya bahkan kedua orang tua mereka pun bergantian menggendongnya.
Zicko terus menggenggam tangan Lona, mereka hanya tersenyum menatap anak mereka menjadi pusat perhatian.
" Aku bahagia Kak, Anak kita memiliki keluarga utuh dan di sayang semua orang"
" Iya Sayang,, Terima kasih kamu sudah memberikan malaikat kecil untuk aku " Ucap Zicko mengecup tangan Lona yang terus di genggamnya.
Lona tersenyum dan mereka kembali menatap anak mereka yang masih di kerubungi orang tua mereka hingga tiba tiba terdengar suara pintu terbuka dan terlihat para sahabat Zicko dan Lona lah yang datang.
" Lona " Ucap Anisa dan Meylan bersamaan
Merek langsung menghampiri Lona dan memeluknya.
" Selamat,, Loe sekarang udah jadi Ibu " Ucap Meylan
" Selamat Lon,, Loe menjadi orang tua sekarang " Ucap Anisa
" Thanks Guys,, Thanks juga kalian udah pada dateng "
Sementara Reno dan Sandi menghampiri Zicko.
" Selamat Ko,, Loe udah jadi Bapak sekarang"
" Thanks San "
" Widih,, Udah jadi orang tua aja Nih selamat Ko"
" Thanks Ren "
Anisa dan Meylan langsung menoleh, mereka pun langsung berebut untuk bisa melihat dan menggendong anak Lona.
" Sebentar sayang,, Hati hati ya " Ucap Mia
" Ya Ampun,, Kamu tuh ngegemesin banget sih,, " Ucap anisa dengan terus menciumi
" Nis,, udah dong gantian gue mau gendong"
" Bentar Mey,, kan gue baru gendong "
" Loe gendong lagi nanti,, "
Anisa memberikannya kepada Meylan, sementara para orang tua hanya menggelengkan kepalanya melihat cucu mereka yang di perebutkan.
" Aduh,, itu anak gue " Ucap Lona yang malah belum sama sekali menggendongnya
" Tenang aja Lon,, gue udah hafal gendong bayi " Ucap Meylan
Setelah beberapa menit, Biyanka pun mengambilnya dari gendongan Anisa..
" Sudah ya,, Baby nya mau minum Asi dulu " Ucap Biyanka
Biyanka membawanya menghampiri Lona, sementara keempat laki laki terlihat keluar ruangan.
Biyanka membantu Lona, Masih kesulitan saat Lona harus menggendong dan memberikan asinya.
" Mam,, Ini Baby nya gimana " Ucap Lona
" Pakai bantal Honey jadi lebih mudah "
Lona tersenyum saat Anaknya sudah mulai mencari Asi, dan mulutnya begitu lucu.
" Meylan,, gimana persiapan pernikahan kamu Sayang " Ucap Mia
" Sudah semu Tante, tinggal fitting gaun pengantin saja "
" Syukur lah,, Kamu menikah dan kalian bisa segera mengejar Lona memiliki anak "
" Amin,, doa in Tante "
" Anisa sendiri gimana Nak " Ucap Biyanka yang juga nimbrung
" Doa in Tante,, mudah mudahan bisa segera menyusul Lona "
" Amin,, gak usah di pikirin ya.. Pasti kamu cepat seperti Lona Sayang "
" Iya Tante "
Anisa terus menatap Lona, di dalam hatinya memang sudah sangat ingin memiliki anak namun dia pun hanya bisa berdoa dan berusaha dan selebihnya dia serahkan kepada yang di atas.
Lagian usia pernikahannya saja baru sebulan.