Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 52


Hari semakin sore dan Lona merasa bosan hanya berada di kamarnya, dia pun keluar kamarnya untuk mencari udara di luar,,


Namun saat Lona melewati ruang kerja Tian dia menghentikan langkahnya karena mendengar suara Tian yang sedang menelpon dan terdengar jelas jika Tian sangat emosi.


Lona tidak mau menganggu Papanya dia tau pasti semua masalah kerjaan namun saat dia akan kembali berjalan Lona mendengar Tian mengucap nama dirinya juga Dena,,


Lona merasa penasaran dan dia pun mendekat,,


Benar saja, Tian menyebut nama Dena..


" APA... !! Berani sekali dia mencelakai Putri saya,,


" Kamu urus semua dan buat mereka menanggung akibat karena sudah berani mengganggu Fillona.


Tian menutup ponselnya dan dia duduk dengan bersender di kursi kerjanya,,


Tian pun terlihat memijat keningnya karena emosi..


" Pa,, Usah Lona yang berdiri di depan pintu


" Honey,, Ucap Tian kaget dan langsung berdiri menghampiri Putrinya..


" Ada Apa Sayang,, apa badan kamu gak enak, mana yang sakit Nak..


Lona hanya menggeleng dan matanya berkaca kaca,,


" Maafin Ade Pa, Ucap Lona memeluknya


" Hei,, Ada Apa..


Lona hanya menggeleng dan terus memeluknya, Tian membalas pelukannya dan mengusap punggung Putrinya..


Setelah cukup lama, Lona melepaskan pelukannya..


Tian menangkup wajah Lona, mengusap air mata di pipi putrinya..


" Kita duduk di sana ya,,


Tian membawa Lona masuk dan mereka duduk di sofa,,


Tian menghadap putrinya yang masih terdiam dan menunduk..


" Ade,, Kenapa cerita sama Papa ya Nak,,


" Papa tadi telpon sama siapa,, kenapa Papa nyebut nama Ade juga Dena.. Apa Papa kenal sama Kak Dena,,


Tian menghela napasnya,,


Dia tidak menyangka ternyata Lona mendengar ucapannya dan dia tau pasti jika Lona akan merasa takut.


Tian tersenyum dan kembali menatap Lona,,


" Apa Papa boleh tanya sama Ade,, Ucap Tian lembut dan Lona hanya mengangguk


" Ade jawab jujur sama Papa Oke..


" Sebenarnya apa Dena sudah melakukan sesuatu kepada Ade selama di kampus..


" Sebenarnya Kak Dena pernah dorong Ade dan membuat kaki juga siku Ade luka Pa,, Ucap Lona menunduk.


" Terus,, Apa lagi yang sudah dia perbuat kepada Ade..


" No Pa,, hanya itu


" Terus apa Ade tau jika Dena juga lah yang mencampur bawang di soto Ade kemarin


Lona terkejut, dia sama sekali tidak tau tentang itu semua dan dia pikir hanya kelalaian dari Ibu Kantin..


" Maksud Papa,,


" Dena sudah sengaja mencampuri bawang ke soto Ade, dia tau jika Ade alergi dengan Bawang..


Tian dan Lona menoleh,


" Jadi kemarin Ade jujur saat Mama tanya kaki juga siku Ade yang lupa,, Kenapa Honey,,


" Maafin Ade Mam,, Ucap Lona menunduk


" Harusnya Ade bicara jujur dengan Papa atau Mama,, Ucap Tian


" Maafin Ade,


Ade cuma gak mau kalian kepikiran dan luka kemarin hanya luka kecil..


" Honey,, kamu putri Papa dan Mama..


Dan kami sangat menyayangi kamu, kami gak mau kamu terluka walaupun kecil..


Lona menunduk, dia kembali meneteskan air matanya..


Tian menyadari semua itu, dan dia tidak tega melihat putri kesayangannya menangis seperti ini..


" Sst,, Honey,, Maafin Papa dan Mama ya..


Ucap Tian memeluk Lona


Biyanka mengusap kepala putrinya,,


Dia sangat tau bagaimana Lona dan juga Tian.


********


Lona kini berada di samping rumahnya, dia duduk menatap kolam renang,, Lona teringat saat Tian mendengar semua cerita Dena terhadapnya dan sangat terlihat jika Tian tidak terima dan sangat marah.



" Papa terlihat sangat emosi tadi, dan pastinya papa akan melakukan sesuatu " batin Lona


" Ehem,, Honey,, Ucap Biyanka tersenyum menatapnya


" Mam,, Ucap Lona tersenyum,,


" Are you Oke Baby,,


" Yes Mam,, Ucap Lona tersenyum


" Mama tau, Ade past mikirin ucapan Papa kan,, Menurut Mama Papa benar Sayang, Ade anak Mama anak Papa, dan sebagai orang tua kami tidak terima jika putrinya di celakai orang,,


" Jadi Mama minta, Ade selalu cerita sama Papa atau Mama ya,, apa pun yang terjadi Papa dan Mama sangat menyayangi Ade..


" Ade ngerti kan Maksud Mama Sayang,,


" Ya Mam,,


Ade ngerti, Makasih Mama dan Papa sudah sangat menyayangi Ade,, Ade sangat beruntung terlahir di tengah tengah Kalian..


Love you so muach Mam,,


" Love you too Honey,,


Biyanka memeluk putrinya dan mengusap kepala Lona, tak lupa dia pun mengecup kening Lona..


" Sekarang Ade udah baikan, udah tenang..


Gak usah Ade pikirin Oke,, ada Papa dan Mama,, Ade cuma harus fokus kuliah saja..


" Thanks Mam,, Ucap Lona kembali memeluk Biyanka..


Lona benar benar merasa sangat beruntung bisa berada di dalam satu keluarga yang saling menyayangi, dan dia beruntung memiliki Papa juga Mama yang sangat menyayanginya,, Kakak yang juga menyayangi dirinya.