Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
PINDAHAN LAGI


Hari ini Reno dan Aruni memutuskan untuk pindah keapartemen milik Reno.Keputusan ini mereka ambil karena mereka bilang ingin mandiri,dan kenapa memilih aparteme? karena jarak dari apartemen ke rumah sakit tempat Aruni bekerja tidak terlalu jauh.Dan juga karena mereka masih berdua jadi ingin lebih privasi kata nya.


Reno dan Aruni sudah dalam perjalanan menuju apartemen milik Reno.


"Mas,aku mengajukan surat pengunduran diri nya besok ya?dan menurut SOP nya terhitung satu bulan dari tanggal pengajuan aku baru bisa berhenti kerja mas." ucap Aruni.


"Iya ga apa-apa.Kamu atur aja,yang penting kamu kerja nya jangan cape-cape ya." ucap Reno sambil mengusap tangan istri nya.


"Iya mas." jawab Aruni singkat sambil tersenyum.


Kini Reno dan Aruni sudah sampai diparkiran apartemen milik Reno.Disana sudah ada Ali yang menunggu mereka.


"Al,tolong batu bawa koper ini ya."ucap Reno sambil menunjukkan dua buah koper yang ada dihadapanya.Sementara ia membawa satu koper lain nya.


"Baik tuan." jawab Ali sambil meraih koper-koper itu.


Reno dan Aruni berjalan bersamaan,sementara Ali mengekor di belakang mereka membawa dua buah koper.


Sesampai nya diunit apartemen milik Reno,Ali membawa masuk koper-koper itu dan segera pamit untuk keluar.


Sementara Reno dan Aruni menata barang-barang bawaan mereka.Aruni meletakan semua baju yang ia bawa kedalam lemari yang ada diruang wadrobe milik suami nya itu.


Selesai menata semua baju-baju nya Aruni dan Reno kemudian bersantai di ruang tv sambil memakan camilan yang ada di kulkas.


"Run,kita bulan madu yuk." ucap Reno disela-sela aktifitas ngemil nya.


"Emm,ayo mas.Kita bulan madu kemana?" jawab Aruni antusias.


"Kalau saya mau nya ke dubai,kalau kamu mau nya kemana?"


"Kalau aku kemana aja ikut mas,yang penting sama kamu."


"Ga bisa gitu dong.Kamu pasti juga pengen kesuatu tempat walaupun sekedar liburan aja."


"Ada sih mas,tapi jauh.Takut biaya nya mahal."


"Ga usah mikirin biaya.Insyaallah saya akan bekerja keras untuk penuhi semua kebutuhan kamu."


"Ah,mas Reno.Sweet banget sih,makasi ya." ucap Aruni sambil memeluk suami nya.


"Sama-sama.Jadi kamu mau kemana buat rencana bulan madu kita?"


"Emm..aku mau ke paris mas.Tapi pengen ke raja ampat juga,kebali,kelombok,kebunaken.Hahahhaha ngelunjak aku ya mas?." ucap Aruni sambil tertawa senang.


"Engga kok,nanti kita pergi ketempat-tempat itu ya,kita atur waktu buat liburan ketempat-tempat itu."jawab Reno sambil memluk istri nya.


"Iya mas,aku nurut aja mas." jawab Aruni


"Berarti kita honeymoon nya ke paris aja ni ya.Setuju ga?"


"Iya mas seruju."


"Oke,Kapan kita mau berangkat nya?"


"Nunggu aku resign dari kerja ya mas."


"Kelamaan.Saya akan percepat waktu resign kamu.Bagai mana?"


"Hahahhaa..berarti aku resign lewat jalan pintas ya mas.Ini bukan curang nama nya?"


"Ga apa-apa.Yang penting kita bisa honeymoon. Hahahahaha"


"Atur aja deh mas.Kamu kan bos nya."


"Siap tuan putri." ucap Reno sambil meraih tengkuk leher istri nya.Dan mulai mencium b*b*r tipis istri nya.


Reno melakukan aksinya dengan sangat lembut. Aruni yang mulai terbiasa dengan aksi suami nya itu sudah mulai bisa mengimbangi nya. Aruni pun memejamkan mata nya saat sang suami mulai menjamah b*b*r nya.


Reno sedikir menggigit manja b*b*r istri nya.Agar sang istri mau sedikit membuka mulut nya.Dan akhir nya Aruni membuka mulut nya.Reno langsung mengabsen isi mulut istri nya.


Cukup lama mereka berciuman.Sampai akhir nya Reno melepaskan ciuman nya,karena melihat sang istri sudah mulai kehabisan nafas.


"Kekamar yuk." ajak Reno pada sang istri.


"Mau ngapain?" tanya Aruni sok polos.


"Main yang enggak-enggak." jawab Reno sambil nyengirl.


"Apaan sih mas,masa main yang enggak-enggak?" tanya Aruni sambil tertawa.


Aruni hanya menganggukan kepala nya sambil tersenyum.


Reno langsung menggendong tubuh istrinya ala bridal style.Mereka berdua memasuki kamar pribadi mereka.


Dan terjadi lah pertempuran sengit antara Aruni dan Reno.Suara-suara ******* dan rintihan manja yang keluar dari mulut Aruni menandakan bahwa Reno telah menghujamkan kepemilikan nya pada milik Aruni.Sesekali pun terdengar teriakan manja dari Aruni saat Reno menghentak-hentakan kepemilikan nya.Dan tak sampai disitu, Aruni terus saja memanggil nama suami nya. Hingga membuat Reno semakin membara.Hampir dua jam mereka melakukan itu.Dan entah suah berapa kali mereka mencapai ******* nya.


Setelah dua jam,mereka berdua tergolek lemas diposisi masing-masing.Aruni berada dalam pelukan suami nya.Mereka berada dalam satu selimut,sambil terus berpelukan.


"Mas."


"Iya."


"Mas,kamu cinta ga sama aku?"


"Ga perlu di tanya.Saya sudah banyak membuktikan.Saya buka tipe pria yang suka mengumbar kata cinta pada wanita.Tapi saya lebih suka membuktikan."


"Ah,mas Reno,kamu kok manis banget sih,bikin aku makin cinta deh."


"Emang kamu sudah mulai mencintai saya?Sejak kapan?"


"Akh,pertanyaan nya ngejebak banget."


"Ngejebak bagai mana?"


"Ya kalau aku bilang baru cinta gimana?nanti kamu marah."


"Ya engga lah, kenapa saya harus marah?Kan cinta itu ga bisa dipaksakan."


Aruni hanya tersenyum mendengar ucapan suami nya.Dia langsung mengecup singkat pipi suami nya.


"Mas,aku laper.Makan yuk."


"Ya udah,kita mandi dulu yuk.Abis itu kita keluar cari makan."


"Ga akh.Kalau mandi berdua bisa lebih lama.Yang ada ga jadi makan."


"Hahahaha.Terus mau nya bagai mana?"


"Aku mandi duluan.Terus aku mau coba masak buat kamu.Terus kita makan bareng deh."


"Emang kamu bisa masak?"


"Ya kalau cuma dadar telor mah bisa mas."


"Belajar masak nya nanti-nanti aja ya.Kita makan diluar aja hari ini,bagai mana?"


"Iya deh mas." ucap Aruni pasrah.


"Pinter." jawab Reno sambil mengecup pucuk kepala istri nya.


Reno dan Aruni pun sekarang sudah berada disebuah restoran.Mereka memesan beberapa menu makanan untuk makan siang mereka saat itu.


Tiba-tiba Reno mendapat telepon dari Ali,yang mengabarkan bahwa kantor polisi tempat Ari ditahan kebakaran.Dan Ari berhasil kabur dengan beberapa tahanan lain nya.Reno nampak sangat marah,wajah nya terlihat tegang. Rahang nya mengeras,dan wajah nya tampak memerah karena menahan emosi.


"Mas,ada apa?" tanya Aruni panik ketika Reno baru saja mengakhiri sambungan telepon nya dengan Ali.


"Ga ada apa-apa kok,sudah makan lagi ya.Makan yang banyak biar kenyang." jawab Reno sambil tersenyum untuk menutupi bahwa berbohong pada istrinya.


"Jangan bohong mas,kamu keliatan lagi ga baik-baik aja.Ali memang nya ngabarin apa sama kamu?"Tanya Aruni yang tidak percaya dengan ucapan suami nya.


"Engga,Ali cuma ngabarin soal masalah dikantor. Dan semua akan teratasi kok,Ali kan bisa diandalkan." ucap Reno sambil berusaha menenangkan istri nya.


"Beneran,masalah kerjaan?"


"Bener sayang.Udah makan lagi ya."


"Iya,awas kalau bohong ya?"


"Iya janji pokok nya."


Aruni pun menganggukan kepala nya dan memakan lagi makanan nya.Begitu pula dengan Reno,di pun kembali menyantap makanan nya.Walau pun sebenar nya dia sudah tidak ***** makan.


Reno dan Aruni selsai makan siang,mereka kembali kemobil.Namun di tengah perjalanan Aruni minta diantar kesupermarket untuk berbelanja beberapa bahan makanan.Karena sebelum keluar dari apartemen Aruni sempat memantau isi kulkas,yang ternyata menang sudah kosong.Hanya tersisa beberapa butir telur.


Aruni dan Reno sampai disebuah supermarket. Mereka langsung masuk dan mulai berbelanja kebutuhan mereka.Aruni membeli beras,kecap,sayuran,buah,daging,ikan dan beberapa menu seafood lain nya,serta masih banyak lagi yang lain nya yang mereka beli.


next bab ya..