Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 49


Sudah sebulan terlah berlalu dari saat Dena ingin membuat malu Lona namun malah dia sendiri yang kena batunya..


Dena selama itu pun tidak lagi membuat keributan ataupun mencari masalah kepada Lona,,


Dena berada di kantin bersama Mona, walaupun banyak mahasiswi yang terus membicarakannya namun baik Dena ataupun Mona bersikap biasa saja dan tampak acuh dengan perbuatan mereka dulu.


" Na,, Gue lihat hubungan Zicko dengan Lona makin deket deh..


" Udah deh Mon, gak usah basah hubungan mereka buat gue gak mood aja


Mona terdiam mendengarnya,,


Namun bukan gosip lagi. Kedekatan mereka sudah ramai di perbincangkan apa lagi tentang Lio yang sudah menemui Lona di Kantin, membuat banyak mahasiswi yang sengaja mendekati Lona agar mereka bisa berkenalan atau seenggaknya tau tentang Lio Abang tampan Lona.


-


Lona dan Meylan sudah selesai kelasnya, mereka akan menuju kantin karena memang sudah siang dan rasa lapar yang membuat mereka ingin segera ke Kantin..


" Eh Lon,, ada mak lampir tuh,, Ucap Meylan menatap Dena dan Mona yang masih berada di sana


" Udah biarin aja Mey,, kan kita ke sini buat makan..


" Oya Loe mau pesan apa biar gue pesan sekalian


" Gue mau soto deh,, tapi..


" Tapi gak pakai bawang kan, iya gue tau..


Lona tersenyum dan mengambil ponselnya sedangkan Meylan memesan makanan..


Lona mengirimkan Chat kepada Zicko jika dia berada di kantin karena Zicko bersama Sandi dan Reno masih bersama salah satu Dosen..


Dena dan Mona terus menatap Lona, dan mereka mendengar pembicaraan Lona dan Meylan..


Dena tersenyum dan dia langsung menatap Mona..


" Loe tunggu di sini,, Ucap Dena


" Eh Loe mau keman,,


" Udah tunggu aja..


Mona menatap Dena yang berjalan masuk ke dalam dapur kantin, entah apa yang akan di lakukan nya..


" Bu,, itu soto pesanan Lona ya Ucap Dena saat melihat semangkuk soto di atas nampan


" Iya Neng,,


" Ya Udah biar saya aja yang bawa ya..


" Tapi Neng,,


" Ibu banyak pesanan kan,, gak papa kok sekalian saya ke depan


" Ya Udah Neng terima kasih..


Dena tersenyum dan membawanya, namun dia kembali melirik dan terlihat semua sibuk di dapur, Dena langsung mengambil bawang dan menaburi di dalam soto..


" Eh Mba,, tolong ini pesanan dua wanita itu Ucap Dena menunjuk Lona dan Meylan


" Oya Mba,,


Dena tersenyum dan dia kembali ke kursinya,,


" Na,, Loe habis ngapain


" Sst,, Loe nanti tau sendiri Ucap dena


Lona dan Meylan masih bercerita, dan pesanan mereka pun datang berbarengan juga dengan kedatangan ke tiga laki laki tampan..


" Hai sayang,, Ucap Zicko mengacak rambut Lona dan duduk di sebelahnya


" Hai Kak,, Ucap Lona tersenyum manis


Mereka kembali memesan minuman,


Lona dan Meylan menikmati soto mereka,, dan baru saja Lona makan satu sendok sotonya dia sudah merasa jika sotonya berbeda..


" Loh Yang,, kenapa Ucap Zicko


" Ini Kok beda yah sotonya,, Ucap Lona


" Masa Lon,, engga ah.. Ucap Meylan


" Kalo gak enak gak usah di makan Yang,, Ucap Zicko yang terus menatap wajah Lona


Lona pun tidak lagi menyantapnya, tiba tiba dia merasa gatal di tangannya..


Dia pun menggaruk,,


" Kenapa gatel banget ya.. ucap Lona masih terus menggaruk tangannya


" Sayang hei, jangan terus di garuk nanti lecet tangan kamu..


" Bentar,, Ucap Lona kembali melihat sotonya dan ternyata terdapat bawang goreng di dalam..


" Astaga,, bawang goreng,, Ucap Lona kaget


Mereka langsung menatap Lona, dan terlihat bintik merah di tangannya..


" Sayang kamu kenapa,,


" Kak,, Aku alergi Bawang dan ini.. Ucap Lona memperlihatkan bawang di sotonya


" Sekarang kita ke Rumah sakit,, Ucap Zicko Langsung mengenggam tangan Lona dan mereka berjalan menuju parkiran


Meylan, Sandi juga Rena pun mengikuti mereka..


" Jadi semua itu,, Ucap Mona menatap Dena


" Ya,, Biar tau rasa tuh cewek Ucap Dena tersenyum licik.


*********


Lona terus menggaruk tangannya bahkan sekarang bintik merah sudah banyak terlihat, Zicko sangat khawatir melihat kekasihnya dia semakin melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi..


" Stop Yang,, Nanti lecet semua tangan kamu


" Ini gatel Kak, panas.. Ucap Lona


" Kamu sabar,, sebentar lagi kita sampai..


Zicko memegangi tangan Lona yang terus akan menggaruk, sampai akhirnya mereka sampai di Rumah Sakit..


bintik merah sudah menyebar ke seluruh tangan bahkan di leher Lona pun sudah terlihat..


" Astaga kenapa ini,, Ucap Dokter yang baru saja datang


" Biar saya periksa, anda silahkan tunggu diluar


Zicko menunggunya di luar bersama Meylan, Sandi juga Reno..


Nampak jelas di wajah Zicko yang sangat khawatir dengan kekasihnya..


" Lona alergi bawang Ko,, Ucap Sandi


" Tapi gue udah bilang kalo sotonya jangan pakai bawang dan biasanya juga Lona selalu makan soto Ucap Meylan


Zicko mengacak rambutnya,, dia terus terdiam pikirannya hanya kepada Lona yang masih berada di dalam..


-


Zicko merogoh sakunya karena terdengar suara ponselnya dan ternyata Biyanka lah yang menelponnya..


Zicko segera mengangkatnya


" Halo Tan,, Ucap Zicko


" Ko,, Kamu lagi bersama Lona kan,, Tante telpon kok di angkat.. Bisa minta tolong telponnya kasih ke Lona.. Tante mau bicara


" Lona Tante,,


" Iya,, kamu lagi bersama Lona kan..


" Lona masuk Rumah Sakit Tante,, Ucap Zicko


" APA.. !!! kenapa dengan Lona Ko..


" Rumah Sakit mana, Tante ke sana sekarang..


Zicko menutup ponselnya, dan dia mengusap wajahnya frustasi..


Dia khawatir dengan keadaan Lona..