
Lona berada di Perpustakaan karena dia akan mencari buku untuk mengerjakan tugasnya,
Dia hanya sendiri dan tidak bersama kedua temannya karena mereka sedang bertemu salah satu Dosen Pembimbing.
Lona terus mencari buku, dia berkeliling dan berjalan melewati lorong lorong di mana terdapat banyak buki di sana.
Lona tersenyum saat melihat buku yang dia cari, dia pun akan mengambilnya namun sayang, Buku tersebut berada di rak atas dan membuat Lona kesulitan untuk mengambilnya.
Lona berusaha mengambilnya dengan berjinjit namun tiba tiba terlihat tangan seseorang mengambilnya.
" Loe mau ambil buku ini " Ucap Galang
Dia adalah Galang,
Galang sedari tadi melihat Lona yang kesulitan untuk mengambil buku dan dia pun menghampiri untuk membantunya.
" Thanks " Ucap Lona menerimanya
" Tunggu Lon,, Gue mau bicara sama Loe " Ucap Galang menahan tangan Lona
" Lepasin tangan gue "
Galang melepaskan tangganya namun dia kembali mencegah saat Lona akan meninggalkannya.
" Lona Please, dengerin gue "
" Apa lagi sih, Loe mau ngebully gue lagi kayak dulu "
" Asal Loe tau, gue sekarang bukan gue yang dulu dan Loe gak bisa kembali membully gue"
Galang terdiam, dia memang merasa bersalah karena sikapnya dulu kepada Lona.
" Gue'-
" Loe tau yang Loe dulu lakuin sama gue gimana, dan semua itu terus membekas dalam otak gue " Ucap Lona meninggalkan Galang yang masih berdiri mematung di sana.
Galang terus menatap Lona yang keluar perpustakaan,,
" Sudah sepantasnya Loe benci banget sama gue setelah apa yang udah dulu gue lakuin sama Loe "
Galang mengusap wajahnya dan dia mengambil tasnya dan keluar Perpustakaan.
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
Hari semakin siang,,
Dan Para Idola juga Primadona kampus sudah berada di parkiran,,
" Kita mau kemana nih " Ucap Reno
" Gimana kalo lita ke Mall, bener gak Beb" Ucap Meylan
" Sorry,, kayaknya gue gak bisa ikut.. Gue udah janji sama Ibu untuk membeli keperluan bulanan " Ucap Anisa
" Kalo Loe Gimana Lon "
" Gue juga gak bisa Mey, Kan Loe tau kita ada tugas dan gue mau ngerjain "
" Yah terus gimana Beb"
" Ya Udah,, Aku mau kok temani kamu jalan jalan " Ucap Reno dan Meylan tersenyum
Mereka masuk ke dalam mobil masing masing dan melaju menuju tujuan mereka.
-
" Sayang,, Kamu cari apa sih "
" Tugas dari Dosen Kak, dari tadi gak ketemu ketemu "
" Kalo sampai rumah baru di cari ya, kalo kamu cari kayak gitu nanti malah pusing kepala kamu Yang "
Lona mengangguk dan dia menutup buku dan kembali menyimpannya.
Hingga mobil masuk ke dalam halaman rumah mewah Lona,,
" Kak Zicko mau ke Cafe " Ucap Lona menatap Zicko
" Kenapa memangnya "
" Kak Zicko sibuk gak di Cafe "
" Engga juga sih, kenapa Yang "
" Bantu aku ngerjain tugas " Ucap Lona cengengesan
Zicko menggeleng dan mengusap pipi kekasihnya itu yang sangat menggemaskan.
" Ya Udah yuk " Ucap Zicko dan Lona tersenyum senang
Mereka berjalan masuk ke dalam rumah namun terlihat sepi,,
" Mba, Mama kemana " Ucap Lona kepada salah satu Art rumahnya
" Nyonya baru saja keluar Non, Nyonya bilang mau ke Kantor Papanya Non Lona karena ada janji "
" Oh Ya Udah,, mba tolong siapin minum juga cemilan ya "
" Iya Non "
" Kak, Kita duduk di taman samping aja ya "
Zicko mengangguk dan Lona menarik tangan Zicko menuju sebuah Paviliun samping rumahnya.
Mereka duduk di sana dan Lona langsung membuka Laptop juga buku yang dia pinjam,,
Zicko membantu Lona saat Lona merasa bingung mengerjakannya.
Zicko menatap Lona yang terlihat serius mengerjakan tugasnya, dia pun membenarkan rambut yang menghalangi wajah cantik kekasihnya itu.
" Yey,, selesai " Ucap Lona
Zicko mengusap rambut Lona dan tersenyum,
Lona memang sangat menggemaskan, apa pun yang dilakukannya akan membuat Zicko tersenyum.
Lona memang sangat manja namun dia juga kadang terlihat dewasa, dan semua itu membuat Zicko semakin menyayanginya.
" Minum dulu Yang,, " Ucap Zicko memberikan segelas jus jeruk
" Makasih Kak " Ucap Lona menerimanya
Zicko mengusap bibir Lona yang masih basah,,
" Kak Zicko kenapa liatinnya gitu "
" Kamu Cantik Yang "
Lona tersenyum dan memalingkan wajahnya karena malu dengan ucapan Zicko dan pasti wajahnya merona.