Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 236


Di Bandung Lio sedang membereskan pakaiannya karena dia akan kembali Ke Jakarta untuk melihat ponakan Tampannya..


Tian sudah mengirimkan kabar jika Lona sudah melahirkan seorang bayi mungil dan sangat tampan.


Seperti sudah tidak sabar rasanya ingin segera sampai dan menggendongnya apa lagi Tian yang mengirimkan foto Baby nya.


" Astaga,, udah gak sabar gue pengin cepet cepet sampai di Jakarta dan menggendong kamu,,". Ucap Lio menatap layar ponselnya


-


Sementara Anisa, dia terus terbayang wajah mungil anak Lona ingin rasanya dia dan Sandi bisa segera memiliki anak seperti mereka dan pastinya sangat bahagia.


" Sayang,, Kamu kenapa melamun hem" Ucap Sandi mengusap bahu Anisa


Anisa tersenyum dan menggenggam tangan suaminya, sudah sebulan mereka menikah namun Anisa belum ada tanda tanda kehamilan.


Walaupun memang usai pernikahan mereka masih seumur jagung namun rasanya sudah sangat menginginkan seorang anak di tengah tengah mereka.


" Engga Mas, Aku hanya teringat dengan Lona dan Mas Zicko "


Sandi mengernyitkan keningnya, dia merasa heran dengan apa yang diucapkan istrinya.


" Zicko dan Lona " Ulang Sandi"


" Mereka pasti sangat bahagia Mas, sudah ada malaikat kecil di tengah tengah keluarga kecil mereka "


" Sempurna sekali hidup mereka mas, aku saja yang melihatnya sangat bahagia apa lagi mereka berdua, terpancar jelas raut kebahagiaan di wajah mereka "


Sandi terus menatap istrinya yang masih terus berbicara, tergambar jelas jika Anisa pun menginginkan jika dirinya bisa memiliki seorang anak.


Sandi menggenggam kedua tangan istrinya dan menatapnya..


" Apa kamu juga menginginkan seperti mereka, memiliki seorang anak diantara keluarga kecil kita " Ucap Sandi


Anisa menghela napasnya dan mengangguk,,


" Siapa sih Mas yang gak pengin memiliki seorang anak, Ya walaupun aku tau pernikahan kita juga baru sebulan "


" Kamu yang sabar ya, Aku yakin suatu saat kita pun akan seperti mereka memiliki seorang anak"


" Iya Mas,, Aku percaya juga yakin "


Sandi memeluk Anisa dan mengecup kepalanya,, bukan hanya Anisa sebenarnya pun dirinya sudah siap jika di beri kepercayaan untuk keluarga kecilnya namun bagaimana pun mereka hanya bisa berusaha dan semua akan di tentukan yang Di Atas.


" Sekarang kita tidur ya besok kamu ada kuliah pagi kan " Ucap Sandi dan Anisa mengangguk


Anisa membaringkan tubuhnya dan Sandi menyelimutinya.


*********


Keesokan Harinya,,


Hari masih sangat pagi namun Lio sudah terbangun dan sudah siap untuk kembali Ke Jakarta.


Walaupun perjalanannya tidak begitu jauh namun rasanya sudah sangat ingin bertemu keluarganya apalagi keponakan barunya namun sebelum berangkat Lio menyempatkan untuk menelpon Sasya mengabarinya jika akan ke Jakarta.


Tut,, Tut,, tut,,


Tidak lama terdengar jawaban dari seberang,,


" Hem,, " Ucap Sasya di seberang


" Astaga belum bangun Loe Sya "


" Kenapa kan gak ada kuliah juga "


" Oya hari ini gue mau ke Jakarta "


" Jakarta,, Kok mendadak sih.. Memang ada apa, Tante Biyanka, Om Tian, Lona mereka baik baik saja kan "


" Mereka baik baik Saja Sya "


" Terus "


" Oya gue lupa kasih tau Loe kalau Lona sudah melahirkan, dan anak mereka laki laki nah makanya gue balik ke Jakarta "


" Wah Pasti Lona dan Zicko bahagia banget,, Uh gue jadi pengin ketemu Lona "


" Loe mau ikut ke Jakarta Sya "


" Hah,, Ikut,, "


" Ya,, Kalau mau ikut sebentar lagi gue jemput"


" Tapi,, "


" Sudah lah,, Siap siap bentar lagi gue jemput ya.. See you "


Lio menutup panggilannya dan dia mengambil tas ranselnya, dia pun keluar kamar.


-


Sementara Sasya langsung menuju kamar mandi dia pun sangat tidak sabar ingin bertemu dengan Lona juga anaknya.