Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 248


Lio keluar kamarnya dan berjalan turun, dia mencari Sasya dan akan mengajaknya keluar karena memang malam minggu dan mumpung mereka berada di Jakarta.


Dulu di saat Pernikahan Lona Sasya hanya sebentar di Jakarta dan Lio belum sempat mengajaknya keliling kota.


Lio tersenyum saat melihat Sasya yang tengah duduk bersama Lona,, dia pun langsung menghampirinya.


" Abang mau kemana,, " Ucap Lona saat melihat Lio yang sudah rapi


" Jalan jalan De,, Yuk Sayang kita malam mingguan " Ucap Lio menatap Sasya


" Wait,, Sayang.. " Ulang Lona menatap mereka


Sebenarnya Lona sudah tau hubungan mereka namun dia sengaja menggodanya,,


" Honey denger,, Secepatnya Sasya akan menjadi kakak kamu " Ucap Lio membuat Sasya kaget.


" Waw.. Kalian sudah pacaran " Ucap Lona dan Lio mengangguk


" Selamat, Ade Seneng dengernya,, Kak Sasya.. " Ucap Lona memeluk Sasya


Lio tersenyum melihat mereka yang memang sudah sangat dekat dari pertama bertemu.


" Jadi jalan " Ucap Lio menatap Sasya


" Aku ganti baju bentar ya "


Sasya berjalan menuju kamarnya, Lio terus menatapnya dan tersenyum.


" Papa, Mama kemana De "


" Di kamar Ka,, "


" Terus Zicko "


" Di Ruang kerjanya, masih ngecek Hotel dan Cafe "


Lio mengangguk,,


Zicko memang harus mengecek semuanya karena memang dia tidak selalu berada di Hotel ataupun Cafe, berbeda dengannya yang bisa meminta Asistennya untuk menggantikan posisinya di saat tidak berada di Kantor.


Sasya berjalan menghampiri Lio dan Lona dengan sudah rapi,,


" Yuk,, " Ucap Sasya


Lio menatap Sasya dan mengangguk,,


" Ade gak papa kan Abang tinggal "


" Iya Bang,, Kalian nikmati malam minggu di Jakarta saja "


" Weidih, mau pada kemana " Ucap Zicko yang tiba tiba sudah berada di sana


" Muter muter Ko,, Mumpung di Jakarta " Ucap Lio


" Setuju Bang,, Ajakin Kak Sasya muter muter keliling Jakarta "


" Ya Sudah kita jalan dulu ya,, "


" Lon,, Aku jalan dulu ya "


Sasya mengangguk,,


Zicko menggenggam tangannya dan mereka berjalan keluar.


Zicko duduk di samping Lona dan menatap Zilo yang juga berada di sana.


" Sayang,, Tidur terus hem " Ucap Zicko mengecup pipi Zilo


Walaupun Zilo baru berumur beberapa hari namun wajahnya sudah sangat menggemaskan dan membuat siapa saja yang melihatnya merasa gemas.


" Kak,, tolong jagain Zilo ya.. Aku mau ambil minum "


" Iya Sayang "


Lona beranjak menuju dapur. Sedangkan Zicko berada di sana menatap putranya yang memang tidak rewel.


-


Hari semakin larut,,


Zicko dan Lona pun sudah berada di kamarnya..


Lona berjalan menuju ranjang setelah menggendong Zilo untuk menidurkannya.


Rasanya sedikit lelah, tangannya pun pegal setelah terus menggendong Zilo.


Zicko terus melihat Lona, dia tau jika Lona merasa lelah..


Dia pun memijat tangan Lona dengan lembut,,


" Eh Kak,, " Ucap Lona kaget


" Kamu Capek kan,, Aku pijitin "


" Gak usah Kak, Lagian nanti kalau sudah biasa juga gak akan pegal "


" Kamu istirahat ya,, Kamu pasti sangat lelah sayang setelah seharian mengurus Zilo dan mengurusku "


Lona tersenyum,


" Kan memang sudah sepantasnya Kak,, Kamu suami aku dan Zilo anak kita "


" Makasih Sayang,, kamu sudah menjadi istri dan Mommy yang baik untukku juga Zilo"


Lona tersenyum dan mengangguk,,


Zicko kembali memijat Lona dan kini beralih memijat kaki Lona.


Lona yang memang merasa lelah pun akhirnya terlelap dengan kepala yang masih bersender pada tepi ranjang.


Zicko membenarkan tubuh Lona dengan sangat hati hati,, membenarkan selimutnya dan mengecup keningnya..


" Good Night Mommy,, "


Zicko menatap Zilo sebentar sebelum membaringkan tubuhnya..


Dan tidak lama pun akhirnya Zicko ikut terlelap di sana.