
Sudah 4hari mereka berada di Bandung, dan semua berjalan lancar..
Sesuai dengan janji jika setelah pulang kuliah Lio akan menemui Zicko, dia tau dari Lona jika Zikco sedang berada di Bandung dan mereka memutuskan untuk bertemu.
Mereka bertemu di luar dekat Dengan Hotel karena memang ternyata kampus Lio tidak jauh..
Mobil Lio masuk ke dalam parkir dimana juga terdapat mobil Zicko di sana,,
Dan Lio keluar mobilnya, dia menatap sekeliling mencari keberadaan Zicko karena Zicko mengabarkan jika dirinya sedang berada di sini.
" Bang,, Sapa Zicko
" Eh Ko,, gue cariin,,
Zicko tersenyum dan menghampiri Lio yang masih berdiri di depan mobilnya..
" Kita ngobrol di dalam aja,, Ucap Zicko dan Lio mengangguk
Mereka berjalan menuju ruangan di mana biasa Zicko dan Sandi jika berada di sana,,
" Astaga,, tuh cowok bening bening banget, pada ngapain di sini ya " Gumam Anisa saat melihat Zicko dan Lio berjalan bersama
" Nis,, Gue tolong bawain minum ya Ucap Zicko saat melewati Anisa
" Ba- Baik Mas,, Ucap Anisa gugup karena melihat Lio yang tersenyum
" Senyumannya,, Bikin adem hati gue" ucap Anisa
" Adem,, Loe kira es batu Adem Ucap Sandi yang sudah berdiri di belakang
Anisa menoleh dan langsung berjalan meninggalkan Sandi untuk mengambil minuman yang di minta Zicko
" Eh jangan lupa gue juga bawain,, teriak Sandi dan Anisa hanya menoleh tanpa menjawab
" Dasar cewek aneh " Gumam Sandi berjalan masuk ke dalam ruangan
" Hai Bang,, Loe kapan datang Ucap Sandi
" Eh San,, baru aja.. Dari mana Loe
" Biasa keliling,,
" Satpam Loe sekarang,, Ucap Lio terkekeh
" Enak aja,, mana ada Satpam ganteng kayak gini
" Oya Ko,, jadi ini Hotel Loe..
Gue udah tau lama kalo akan ada pembangunan Hotel tapi gue gak tau kalo ini hotel milik Loe Ucap Lio dan Zicko hanya tersenyum
Tiba tiba Anisa datang dengan membawa minuman yang di minta..
" Silahkan minumnya Ucap Anisa
" Thanks ya,, Ucap Lio tersenyum
" Astaga,, Gue mimpi kali ya berada di antara para cowok tampan " batin Anisa
" Ehem,, Kenapa Loe gak pernah liat cowok ganteng ya Ucap Sandi
" Dih Apa loe,, Aneh Ucap Anisa berjalan keluar
" Awas Loh San,, bisa bisa Loe naksir tuh cewek.. Ucap Lio
" Mana ada Bang,, Gue masih waras,, gak mungkin gue suka cewek jadi jadian kayak dia
" Awas ngejar batu tau Loe,,
Mereka asik mengobrol hingga larut dan memutuskan pergi ke Cafe untuk makan di sana.
*******
Lio mengajak Zicko dan Sandi ke sebuah Cafe di mana sering dia datangi,,
" Oya Cafe Loe gimana Ko,,
" Lancar Bang,,
" Bagus Loe udah bisa bisnis dari sekarang,, kenapa gak Loe buka Cabang di Bandung
" Rencana gitu Bang,, setelah Hotel jadi gue mau buka Cafe deket Hotel
Lio mengangguk dan dia merogoh saku celananya karena ponselnya berdering,,
" Lona nelpon nih,,, Ucap Lio
" Halo De,, Ucap Lio
" Abang,, Abang lagi dimana sih, dari siang Ade telpon gak di angkat
" Bentar Honey,, Ucap Lio dan mengubah panggilannya menjadi Vidio Call
Terlihat wajah Cantik Lona sedang cemberut di layar ponsel,,
" Abang,, Abang dimana sih,, Ucap Lon kesal
" Coba Ade Liat,, Abang lagi sama siapa Ucap Lio mengarahkan ponselnya ke Zicko dan Sandi
" Abang lagi sama Kak Zicko juga Kak Sandi,,
" Iya Sayang,, kamu lagi ngapain
" Kak Zicko,, kapan pulang Ucap Lona
" Sabar ya,, Lusa aku pulang
" Ehem,, ehem,, Loe gak tanyain gue Lon Ucap Sandi
" Engga deh Kak,, Kak Sandi di Bandung terus juga gak Papa Goda Lona
" Eh kok gitu,, Kalo gue di Bandung terus berarti Zicko juga dong
" ih gak boleh,,
Sandi terkekeh, sedangkan Zicko menatap Lona yang sangat menggemaskan.
" Ade,, kamu lagi ngapain di sana.. Mama sama Papa apa kabar
" Papa sama Mama Baik Bang,, Abang sendiri gimana
" Abang baik,, Apa Ade gak ingin ke Bandung..
" Pengin banget Bang,,
" Ya Udah nanti Abang jemput terus kita main di Bandung ya..
" Serius Bang,, Ucap Lona dan Lio tersenyum
" Ya Udah kalian Have Fun ya,,
Ade mau ngerjain tugas lagi, Bye Abang,, Bye Kak Zicko hati hati bye Kak Sandi
" bye,,
Lio menutup ponselnya dan menatap meja yang ternyata sudah datang pesanan mereka,, akhirnya mereka menikmati makan malam bersama sambil bercerita di sana.
Lio merupakan laki laki yang supel, dia bisa bergaul dengan siapa saja namun dia terlihat cuek dan dingin dengan orang yang sama sekali tidak dia kenal.