Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 216


Zicko duduk dengan masih melihat email dari beberapa bisnisnya, Hotel dan Cafe yang di bangunnya kini sedang maju pesat bahkan Cabang barunya pun sudah mulai ramai pengunjung namun selama Lona hamil Zicko sama sekali belum berkunjung ke sana dia hanya menerima laporan lewat email dan beberapa bulan yang lalu hanya Sandi yang mengurus ke sana namun sekarang Zicko tidak mungkin menyuruhnya pasalnya Sandi sedang sibuk mengurus pernikahannya bersama Anisa.


Lona berjalan menghampiri Zicko, dia merasa sangat bosan dan ingin pergi jalan jalan apalagi setelah tidak kuliah Lona lebih sering di rumah.


" Kakak lagi sibuk " Ucap Lona berdiri menatap Zicko


" Lumayan Yang,, Kenapa hem " Ucap Zicko menatap lona


" Aku bosan Kak "


Zicko tersenyum,, Sangat menggemaskan Lona sekarang..


Wajahnya yang imut dengan perut yang besar membuatnya semakin lucu dan menggemaskan bahkan aura kecantikan Lona semakin terpancar membuat Zicko selalu terpesona.


Zicko menarik tangan Lona,


Lona pun duduk di pangkuan Zicko..


" Bosan kenapa "


" Selama aku cuti kuliah aku cuma di rumah "


" Ya Udah gimana kalau kit keluar jalan jalan, sekalian kita beli perlengkapan untuk Baby "


Cup,,


Lona langsung mengecup bibir Zicko dan tersenyum senang..


" Iya aku Mau Kak "


Zicko tersenyum melihat tingkah istrinya,,


" Aku siap siap bentar kak " Lanjutnya dan Zicko mengangguk


Sementara Lona bersiap, Zicko menutup laptopnya dan mengambil jacket juga kunci mobilnya.


" Kak,, " Ucap Lona berjalan menghampiri


" Sudah,, Yuk jalan " Ucap Zicko namun tangannya di tahan Lona


" Kenapa Yang "


" Kita pakai motor aja yuk aku pengin Kak "


" Motor,, engga Yang aku gak mau "


" Tapi Kak, aku pengin "


" Sayang,, perut kamu besar gini dan aku gak mau terjadi sesuatu dengan kamu dan baby kita"


Lona terlihat kesal karena Zicko tidak mengijinkan nya,,


" Sayang,, Nanti ya kita naik motornya kalau Baby sudah lahir ya "


Lona masih terdiam dan tidak menjawab membuat Zicko semakin bingung.


Zicko menghela napasnya, dia akhirnya pasrah dengan apa yang Lona inginkan.


" Ya Udah kita naik motor "


" Bener Kak " Ucap Lona dan Zicko mengangguk


" Makasih Kak,, kakak memang suami juga Daddy terbaik " Ucap Lona memeluk Zicko


Zicko mengusap rambut Lona dan mereka berjalan keluar.


Zicko mengambil motor sportnya yang sudah lama tidak di pakainya.


Lona memeluk erat pinggang Zicko dan menikmatinya, rasanya sangat bahagia setelah mereka menaiki motor.


" Sayang,, Kalau perut kamu sakit bilang Oke"


" Iya Kak "


Lona terus tersenyum dan menempelkan wajahnya pada pundak Zicko.


Zicko bahagia melihat istrinya yang tersenyum, dia pun mengusap lembut tangan Lona yang melingkar pada pinggangnya.


Mereka sampai di sebuah Mall, Lona turun dan di susul Zicko yang melepaskan helm di kepalanya.


Mereka berjalan masuk dengan Zicko yang menggenggam erat tangan Lona.


-


Zicko terus mengikuti kemana pun yang Lona mau, mulai dari toko A hingga Z hampir semua Lona masuki apa lagi saat dirinya melihat toko perlengkapan Baby Lona pasti akan masuk dan membeli apa pun yang menurutnya lucu.


Zicko hanya membiarkannya, melihat Lona yang membeli apa pun yang dia lihat.


Sampai suatu ketika saat mereka sedang memilih pakaian, mereka berpapasan dengan dua wanita paruh baya yang terus menatap ke arahnya dan mereka terlihat berbisik.


Lona sedikit risih namun berbeda dengan Zicko yang terlihat cuek.


Hingga salah satu dari wanita itu menanyakan sesuatu kepada mereka.


" Hamil berapa bulan Dek "


" jalan 7bulan Bu " Ucap Lona


" Sudah menikah "


" Sudah "


" Oh masih muda muda ya "


" Iya kita memang menikah muda "


Zicko menatap Lona yang terlihat kesal dengan mereka,,


" Maaf Bu, Kami permisi,, Yuk Sayang " Ucap Zicko menggenggam tangan Lona


Mereka berjalan keluar dengan Lona yang masih kesal dengan sikap mereka.


" Maksud mereka apa coba, mereka kiat kita belum nikah dan aku hamil diluar nikah "


" Ssstt,, Sayang sudah ya "


" Kesal Kak,, mereka tuh dari tadi liatin kita terus juga bisik bisik gak jelas "


" Biarin mereka mau berpikiri apa Yang,, Kan memang kita sudah menikah dan sebentar lagi kita punya baby" Ucap Zicko mengusap perut Lona


Lona tersenyum dan mengangguk,,


" Kakak bener,, biarin aja mereka berpikir juga berbicara apa "


" Bener,, Ya Udah mau kemana lagi kita "


" Em,, Makan yuk Kak Aku laper "


Zicko mengacak rambut Lona dan kembali menggenggam tangan Lona.


Mereka berjalan menuju salah satu restoran yang berada di sana.