Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 230


Pagi ini hari terakhir Sandi dan Anisa honey moon dan mereka memanfaatkan dengan mencari oleh oleh untuk keluarga juga teman teman mereka.


Mereka pergi ke sebuah Perbelanjaan di sana, banyak barang lucu yang dijualnya dan Anisa khilaf membeli begitu banyak barang membuat Sandi hanya menggeleng dan tetap menuruti istrinya.


" Mas, gak ada yang ketinggalan kan " Ucap Anisa


" Udah Sayang,, "


Anisa tersenyum dan memeluk lengan Sandi mereka berjalan.


" Oya Sayang,, Setelah kita kembali kamu sama Ibu pindah ke Apartemen saja ya, kita tinggal di sana "


" Loh kenapa Mas, Kan di rumah masih bisa "


" Sayang,, Rumah itu kan punya Om Tian, Dan aku sudah membeli Apartemen untuk kita tinggal nanti "


" Iya Mas,, Makasih ya.. Dimana pun suami aku tinggal aku akan ikut "


Sandi tersenyum dan mengacak rambut Anisa,,


" Kita mau kemana lagi hem "


" Aku laper Mas,, kita makan dulu ya "


" Baiklah Tuan Putri "


Mereka berjalan mencari makanan,,,


*******


Biyanka merasa kangen dengan putrinya karena sudah lama tidak bertemu dengan Lona.


Biyanka sudah sering ikut Tian ke luar negeri mengurus bisnisnya, Tian memang sengaja selalu mengajak Biyanka di setiap perjalanan bisnisnya karena dia tidak mau istrinya merasa kesepian.


" Mas kita ke rumah Ade yuk, Aku kangen banget sama Ade " Ucap Biyanka


" Boleh sayang,, Mas juga kangen sama Ade "


" Aku siap siap dulu ya Mas "


" Iya Sayang "


Biyanka langsung menuju kamarnya, dia begitu semangat akan bertemu putrinya.


" Yuk Mas " Ucap Biyanka yang sudah cantik


Tian tersenyum dan mengangguk, Biyanka memeluk lengan Tian dan berjalan keluar menuju mobilnya.


Tian sedikit memberi Lio tanggung jawab di Perusahaannya, namun Lio lebih fokus di Cabang Bandung sesuai dengan kuliahnya di sana.


Namun Tian tetap terus membantunya dan terus mengawasinya.


Tidak jauh berbeda dengan Tian, Lio pun sangat pandai dalam berbisnis bahkan baru beberapa bulan terjun di perusahaan Lio mampu menarik kerja sama dengan perusahaan lain di Bandung.


" Mas, kita mampir beli makan dulu ya , aku mau beliin makanan kesukaan Ade "


" Oke Sayang "


Tian melajukan mobilnya menuju restoran untuk membeli makanan kesukaan putrinya..


" Silahkan Tuan, Nyonya " Ucap pelayan


" Baik Nyonya, sebentar di tunggu "


Biyanka tersenyum dan mereka duduk di salah satu kursi menunggu pesanan mereka.


-


Di tempat lain,,


Lona sedang malas makan, dia hanya minum susu hamil saja dan tidak ingin makan apa pun,,


" Sayang,, makan ya aku suapi " Ucap Zicko


" No,, Aku lagi gak pengin makan Kak "


" Tapi perut kamu harus tetap ada isinya, kasihan anak kita pasti kelaparan "


Lona tetap tidak mau makan, rasanya sangat malas makan.


" Aku potongin buah ya, kamu makan Oke " Ucap Zicko dan akhirnya Lona mengangguk


Zicko menyuapi Lona yang asik memainkan poselnya.


Tiba tiba terdengar suara dari depan rumahnya,,


" Honey,, Kamu dimana " Ucap Biyanka


" Mama,, Mam Ade di ruang tengah "


" Honey,, Mama kangen " Ucap Biyanka memeluk Lona erat dan terus mengecup wajahnya


" Pa " Sapa Zicko mencium punggung Tian


" Hai Sayang " Ucap Tian memeluk putrinya"


" Papa,, Ade kangen banget "


" mam " Sapa Zicko mencium punggung Biyanka


" Hai Zicko,, gimana kabar kalian "


" Baik Mam "


" Syukurlah,, mama senang mendengarnya "


" Ade,, Liat mama bawa apa Sayang "


" Dimsum Mam "


" Ya,, Kamu mau sayang "


" Ade mau Mam,, "


" Mama siapkan sebentar ya, kamu tunggu "


Lona mengangguk dan menunggu Biyanka yang sedang menyiapkannya.


" Aa Honey " Ucap Biyanka


Lona membuka mulutnya dan menikmatinya, Zicko tersenyum melihat Lona yang sudah mau makan dan seenggaknya ada makanan yang masuk ke dalam perutnya.