
Sudah sebulan pernikahan antara Zicko dan Lona, dan sudah sekitar satu minggu mereka tinggal di rumah mereka sendiri.
Hampir setiap hari mereka selalu romantis, Zicko yang memang selalu memanjakan Lona istrinya membuat Lona semakin merasa bahagia.
Seperti pagi ini,
Lona mengerjabkan matanya mendengar suara telpon dari ponselnya yang terus saja berdering.
Dengan masih merasa malas Lona mengambilnya diatas nakas dan tersenyum saat tau jika Lio yang menelponnya.
" Abang " Ucap Lona tersenyum dan segera menggeser tombol hijau untuk mengangkatnya
" Astaga,, Lama banget angkatnya pasti belum bangun kan " Ucap Lio di seberang
" Lagian Abang telpon pagi banget, Ade masih tidur lah "
" Hei,, Coba Ade lihat jam sekarang sudah hampir jam 7 dan Ade masih belum bangun "
" Ini hari libur Bang,, tapi tumben Abang telpon Ade kenapa "
" Jadi sekarang Abang gak boleh telpon kamu nih "
" Abang bulan gitu "
" Hahaha iya becanda Honey,, Abang cuma kangen sama kamu, kamu apa kabar hem"
" Baik,, Abang gimana "
" Abang juga baik,,
" Ade kangen Abang, kapan Abang ke Jakarta"
" Abang sibuk, Mungkin akhir bulan baru bisa pulang "
" Astaga Abang,, Ini baru awal bulan dan Abang bilang akhir tahun "
" Lagian kamu juga sudah ada Zicko kan,, pasti Abang pulang Honey, sabar ya "
" Ya Udah lah,,
" Hei,, kenapa lemas gitu hem "
" Gak Papa "
" Udah dulu ya, Abang ada perlu bye Honey "
" Bye "
Lona menutup ponselnya, dia kembali meletakannya di atas nakas.
" Jadi sekarang Abang sudah sibuk sendiri, tapi ya sudah lah, "
Lona menatap Zicko yang masih terbaring dia pun mengusap wajahnya dan mengecup pipi suami tampannya.
Lona mengikat rambut panjangnya dan berjalan menuju kamar mandi untuk membasuh wajahnya dab menggosok gigi.
-
Lona berjalan turun dan terlihat Bik Usi yang sedang membersihkan rumahnya,,
" Pagi Bik " Sapa Lona
" Pagi Mba, Maaf Apa Mba Lona mau sarapan biar Bibi siapin dulu "
" Gak Usah Bik, Aku mau siapin sarapan buat Kak Zicko Bik "
" Tapi Mba,,
" Bibi Bantu aku ya "
" Baik Mba "
Lona tersenyum dan mengambil beberapa bahan di dalam lemari es.
" Bi,, aku mau goreng ini " Ucap Lona
" Biar Bibi saja Mba, nanti Mba Lona kena minyak "
" Gak Papa Bi, kan Aku mau belajar masak"
Lona mulai memasukan beberapa bahan ke dalam penggorengan, lucu memang jika di lihat saat ini Lona memasak namun Lona ingin belajar menjadi istri yang baik untuk suaminya.
Tanpa di sadari ternyata sedari tadi Zicko terus menatapnya, Zicko sebenarnya sudah bangun dan melihat istrinya yang ingin belajar memasak.
Zicko sempat merasa takut jika malah nantinya Lona akan terkena cipretan minyak panas atau terkena pisau namun nyatanya Lona sama sekali tidak kena.
Bik Usi langsung menunduk saat melihat Zicko berjalan menghampiri.
" Pagi Sayang " Ucap Zicko berdiri di belakang Lona dan memeluknya
" Astaga,, Kak Zicko ih.. Jangan ngagetin dong " Ucap Lona kaget
" Maaf Sayang,, Kamu lagi ngapain sih aku cari ternyata di sini "
" Aku lagi belajar masak Ka, Kenapa udah bangun sih kan belum matang "
" Habisnya kamu bangun jadi aku bangun deh"
" Kak,, lepasin dulu dong aku belum kelar masaknya "
" Kan aku cuma peluk Yang, gak bakal ganggu kamu "
" Malu juga sama Bik Usi Kak, lepasin ah "
" Memangnya kenapa, Kan Bik Usi juga udah sering lihat "
Lona menghela napasnya, dia pun hanya pasrah dan membiarkan suaminya memeluk seperti ini.
Hingga akhirnya masakan matang,,
Zicko membantunya menyiapkannya di atas meja.
Cukup simpel,,
Capcai juga Udang goreng namun Zicko merasa senang karena Lona memasak untuknya.
" Kenapa cemberut gitu " Ucap Zicko menatap wajah Lona yang malah cemberut
" Aku cuma masak ini aja, padahal aku masak lama tadi "
" Hei,, ini juga banyak sayang.. Lagian aku juga gak mau kamu capek siapin semua kan ada Bik Usi yang bisa siapin "
" Tapi aku istri kamu Kak,, aku pengin kaya Mama yang selalu siapin sarapan juga makan buat Papa tiap hari "
Zicko tersenyum dan menghampiri Lona, dia menangkup wajah istrinya dan mengecup singkat bibir mungil Lona..
" Semua butuh proses dan aku yakin istri aku ini bisa seperti Mama,, Jangan sedih ya sekarang kita makan, aku gak sabar pengin makan masakan istriku tercinta ini "
Lona menatap Zicko dan mengangguk,
" Sekarang kita makan ya,, "
Zicko mengambil nasi dan juga lauk di piringnya sedangkan Lona masih menatapnya hingga Zicko mulai mencicipinya.
Zicko menatap Lona,
Dia sedikit kaget juga bingung dengan rasa masakan istrinya,,
" Kak,, gimana rasanya " Ucap Lona cemas
Zicko tersenyum kikuk,
Dia bingung untuk menjawabnya,,
Namun Lona sendiri tidak sabar dengan jawaban yang akan keluar dari mulut suaminya.