Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 209


Lona membuka matanya mendengar suara, dia pun melihat jika Zicko sudah tidak berada di sampingnya namun terdengar suara dari dalam kamar mandi..


Uwek,, Uwek,,,


Zicko terus memuntahkan cairan bening dari dalam mulutnya,,


" Astaga Kak Zicko kenapa,, " Ucap Lona panik


Zicko tidak menjawab perutnya sangat mual dam wajahnya pun terlihat pucat.


Lona membantu memijat tengkuknya, namun Zicko teru saja memuntahkan semua isi dalan perutnya.


Setelah cukup lama Lona membantu Zicko berjalan menuju ranjang,,


" Kakak tunggu bentar ya, Aku buatkan teh hangat " Ucap Lona dan Zicko mengangguk


Rasany sangat mual perutnya bahkan biasanya tidak terlalu mual dan Zicko bisa menahannya untuk tidak muntah berbeda dengan pagi ini Zicko tidak bisa menahannya.


Lona kembali dengan secangkir teh hangat ditangannya, dia membantu Zicko untuk meminumnya.


Lona menatap wajah suaminya yang sangat pucat, dia khawatir dengan kesehatan suaminya.


" Kita Ke Rumah Sakit ya Kak " Ucap Lona menatap suaminya


" Gak Usah Yang,, bentar lagi juga mendingan"


Lona mengambil minyak angin dan mengusapkan pada tubuh suaminya agar hangat.


" Maaf ya Aku jadi merepotkan kamu Yang "


" Apa sih kak,, Aku istri kamu jadi sudah sewajarnya lah aku mengurus kamu "


Zicko menggenggam tangan Lona erat, dia memejamkan matanya karena memang merasa sangat pusing.


-


Hari semakin siang,,


Kondisi Zicko pun sudah lebih baik,, mereka sudah bersiap untuk berangkat kuliah walaupun sebelumnya Lona meminta Zicko untuk tidak kuliah namun Zicko sendiri menolaknya.


" Pagi Mas,, Mba " Ucap Bik Usi


" Pagi Bik Usi " Jawab Lona tersenyum begitu juga dengan Zicko


Mereka menikmati sarapannya dengan Lona hanya makan roti dan susu hamilnya.


" Kita berangkat sekarang " Ucap Zicko dan Lona mengangguk


" Susunya sudah di minum Yang "


" Sudah Kak,, "


Zicko mengangguk dan mereka berjalan keluar dengan tangan yang saling bergandengan membuat siapa saja yang melihatnya merasa iri.


-


Selama dalam perjalanan Lona terus menatap suaminya yang fokus menyetir..


" Kenapa dari tadi Liatin terus hem "


" Kakak serius gak papa, wajah Kakak masih pucat Loh "


" Gak papa sayang,,


Oya bentar ya, Kita mampir ke Supermarket Yang "


" Mau ngapain Kak "


" Bentar aja " Ucap Zicko dan Lona hanya menatap bingung ke arah suaminya yang keluar mobil dan berjalan masuk ke dalam sebuah mini market.


Tidak lama Zicko keluar dengan membawa bungkusan dalam tangannya..


" Kakak beli apa sih "


" Permen sayang,, Biar gak enek "


Lona semakin heran menatap suaminya dan mereka melanjutkan kembali perjalanannya.


*****


Sementara di Kampus sudah terlihat dua mobil mewah yang terparkir bersebelahan siapa lagi kalau bukan mobil Sandi dan Reno.


" Hari ini Kakak ada berapa kelas "


" 2 Yang kenapa "


" Engga Papa,, Ya Udah aku masuk dulu ya Kak "


" Iya Sayang,, Belajar yang bener ingat jangan kecapekan ya " Ucap Zicko mengusap rambut Lona


" Iya Daddy " Ucap Lona dengan langsung berjalan masuk.


Zicko tersenyum saat mendengar Lona memanggilnya Daddy, terasa sangat menggemaskan namun terdengar sangat manis.


Zicko berjalan menuju kelasnya, tidak lupa dia terus membawa permennya karena pasti perutnya akan kembali mual.


-


Di dalam kelas Lona terus teringat saat dirinya memanggil Zicko dengan sebutan Daddy benar benar memalukan namun entah kenapa Lona begitu saja memanggil Zicko dengan sebutan tersebut.


" Eheem,, Masih pagi senyum senyum kenapa sih " Ucap Meylan


" Iya Nih, kayaknya ada yang lagi seneng nih Mey " Lanjut Anisa


" Kalian apa sih,, Engga kok " Ucap Lona tersenyum


" Kenapa sih Lon, cerita dong kita berdua kan kepo, Iya Kan Nis "


" Yes,, bener kata Meylan kenapa sih Lon"


" Apa sih,, Gak ada apa apa Meymey,, Anisa"


Lona langsung menghindari mereka yang masih terus menatapnya meminta penjelasan darinya.


****************


Hari sudah siang dan ketiga gadis cantik sudah berada di kantin dengan makanan yang sudah tersedia di depan mereka.


Mereka menunggu ketiga kekasihnya yang masih ada kelas.


" Lon,, Gue Lihat Loe sekarang banyak makan" Ucap Meylan


Lona hanya melirik dan menikmati makannya..


Tiba tiba ketiga laki laki tampan berjalan menghampiri mereka dan langsung duduk di antara mereka.


" Kak Zicko gue bingung Deh, Lona kenapa sekarang banyak makan sih,, Kalian terus lembur tiap malam ya " Ucap Meylan


" Uhuk,, Uhuk,, Lona langsung batuk mendengar ucapan Meylan "


" Minum dulu Yang " Ucap Zicko memberikan segelas air putih


" Apa sih Mey,, Ngarang deh Loe "


" Ya kali aja Lon,, Kalian terus tempur tiap malem makanya Loe banyak makan nyiapin tenaga "


Reno menatap kekasihnya, dia tidak menyangkan jika Meylan bisa berpikiran seperti itu..


" Sweety kenapa otak kamu jadi ngeres gitu,, Kamu gak macem macem kan " Ucap Reno menatap Meylan


" Hah,, Maksud Kak Reno "


" Parah Loe Ren, Pasti Loe ngajarin Meylan yang engga engga Kan. ucapannya ngelantur gitu " Lanjut Sandi


" Oke gue mau kasih tau kalian,, Sebenarnya Lona lagi hamil jadi dia lebih banyak makan sekarang " Ucap Zicko mengusap perut Lona


" Serius Lon,, Loe hamil " Ucap Anisa dan Lona mengangguk


" Horee.. Gue bakal jadi Tante dong bentar lagi" Ucap Meylan


Meylan dan Anisa langsung memeluk Lona, mereka ikut merasakan bahagia dengan kabar baik sahabatnya.


" Widih,, selamat Ko,, akhirnya Loe akan menjadi seorang Ayah " Ucap Sandi


" Loe,, Wah bener bener top cer Ko,, Langsung jadi si Lona " Ucap Reno ngaco..


" Ngarang Loe Ren,, " Ucap Zicko dan Reno terkekeh.


Mereka ikut merasakan kebahagiaan Zicko dan Lona yang akan menjadi orang tua.