Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 227


Meylan menatap foto dirinya bersama Lona dan Anisa saat pernikahan Anisa kemarin.


Mereka tersenyum bahagia, Lona dengan perut besarnya dan Anisa dengan kebaya pengantinnya.


" Lona bulan depan Udah lahiran, Anisa sudah menikah dan gue,, mudah mudahan semua di lancarkan dan di mudahkan segala urusan juga persiapan pernikahan gue "


Meylan menghela napasnya, teringat saat baru mengenal dengan Reno betapa bencinya dia dengannya bahkan mereka tidak pernah akur setiap bertemu.


Namun sekarang, mereka malah akan menikah dan rasanya dia sangat mencintai dan menyayangi Reno laki laki yang sempat di bencinya dulu.


Meylan mengambil foto dirinya bersama Reno saat acara tunangan mereka, dia pun tersenyum dan memandanginya.


" Gara gara rasa iri aku karena Lona dan Anisa yang sempat dulu di lamar, kamu jadi semangat kerjanya Kak, sampai kamu berbohong jika kamu sudah bekerja dan aku bangga karena kamu melakukan semua itu untuk aku, demi aku kamu rela capek kerja mengumpulkan uang " Ucap Meylan dan memeluk fotonya.


-


Reno yang juga baru bangun langsung mengambil ponselnya, terlihat wallpaper dirinya bersama Meylan.


Senyumannya berkembang sempurna dan tinggal menunggu dua bulan mereka akan menjadi suami istri nantinya.


Reno mencari nomor Meylan dan langsung menghubunginya.


Tidak lama panggilannya terjawab dan terdengar suara wanitanya dari seberang.


" Pagi Kak,, " Ucap Meylan di seberang


" Pagi Sweety,, kamu tumben sudah bangun "


" Iya kan hari ini aku ada kuliah, tapi aku gak semangat kak "


" Kenapa Sweety,, kan ada aku.. Aku juga ada kuliah hari ini "


" Iya bener ada kamu, tapi kan Gak Ada Anisa,, Lona juga udah cuti.. "


" Ya Kan Anisa lagi Honeymoon sayang,, Terus Lona.. Kamu tau kan perutnya sudah besar kasihan dia kalau masih kuliah "


" Semangat dong jangan males gitu ya " Lanjutnya


" Iya,, Ya Udah aku mau mandi dulu,, Nanti Jemput kan "


" Iya Sayang,, Aku juga mau mandi terus jemput kamu "


" Bye Sweety,, "


" Bye Kak "


Reno meletakan ponselnya dan berjalan menuju kamar mandi.


Namun Reno tidak tega jika wanitanya sendiri di kampus dan dia pun akan berada di sana untuk menemaninya.


********


Berbeda dengan Reno dan Meylan yang masih bolak balik ke kampus..


Zicko dan Lona hanya terus berada di rumahnya apalagi dengan kehamilan Lona yang sudah menginjak usia 8bulan membuat Zicko tidak pernah meninggalkan Lona dan terus menemaninya.


Pagi ini,, rasaya Lona sangat lelah entah apa saja yang sudah dia kerjakan yang pasti dia merasakan kaki dan pinggangnya yang pegal.


Lona pun duduk dengan tangannya yang memijat pinggangnya dan kakinya yang slonjor lurus.


Zicko yan baru saja membuatkan susu berjalan mendekat dan duduk di sampingnya,,


" Kenapa, Capek " Ucap Zicko dan Lona mengangguk


" Kamu minum susu dulu Yang,, "


Lona menerimanya dan meminumnya, namun dia merasa kaget saat melihat Zicko yang duduk di bawah dan memijat kakinya.


" Kak,, " Ucap Lona yang merasa tidak enak


" Habisin susunya ya,, "


Lona kembali meminumnya, dan Zicko dengan lembut memijat kakinya.


Lona tersenyum bahagia memiliki laki laki, suami seperti Zicko yang selalu sayang juga pengertian bahkan selama mereka kenal hingga sekarang menikah, Zicko sama sekali tidak pernah membentak atau membuatnya menangis.


Setelah cukup lama, Zicko duduk di sampingnya dan Lona langsung menyenderkan kepalanya pada bahu suaminya.


Bahu yang selalu siap di saat dirinya bersandar selama ini.


Zicko mengusap perut Lona, rasanya sangat tidak sabar menanti kelahiran anak pertama mereka.


Buah cintanya bersama wanita yang sangat di sayangi dan si cintanya.


Rasanya tidak menyangka, mereka akan segera menjadi orang tua.


Lona tersenyum melihatnya, dia menggenggam tangan Zicko dan menciumnya,,


Tangan suaminya ini yang selalu menyentuhnya dengan lembut, tangan yang tidak pernah menyentuhnya kasar.


Zicko mengecup kening Lona dan mereka masih berada di sana dengan perasaan bahagia menyambut anak pertama mereka.