Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
PENGAWALAN


Saat ini waktu sudah menunjukan pukul tujuh malam.Aruni sudah bersiap-siap untuk berangkat bekerja.Aruni masih dalam schedule shift malam. Aruni sudah menceritan semua nya kepada ayah nya.Dan mendapat keputusan kalau mulai hari ini samapai batas waktu yang tidak ditentuka setap Aruni keluar rumah akan mendapat pengawalan dari satu orang polisi.Itu dikarenakan demi keselamatan Aruni.


"Ayah,kak Putra.Aruni berangkat ya." ucap Aruni ketika bertemu ayah dan kakak ipar nya yang sedang mengobrol diteras rumah nya.


"Iya,kamu hati-hati ya.Petugas polisi akan mengawal kamu sampai rumah saki." ucap Ayah menjelaskan.


"Iya,Run.Ini dia nama nya Pak Imam.Dia yangipiopcs akan mengawal kamu sampai rumah sakit." ucap kakak ipar Aruni menjelaskan.


"Iya,tapi aku minta jangan terlalu mencolok ya pak." ucap Aruni.


"Siap non." ucap petugas polisi tersebut.


Akhir nya Aruni berangkat bekerja denga pengawalan polisi dan juga body guard utusan Reno yang Aruni tidak tahu. Aruni merasa seperti seseorang pejabat atau mungkin artis papan atas yang kemana-mana harus dikawal.


Aruni merasa sangat beruntung karena memiliki keluarga yang menyayangi nya.


Dua puluh lima menit kemudian Aruni dan polisi pengawal nya telah tiba di pelataran parkir khusus karyawan rumah sakit tempat dia bekerja.


"Pa,sampai sini aja nganter nya,sudah aman kok ada scurity juga.Terimakasih ya." ucap Aruni.


"Benar sudah aman non,saya tunggu non sampai masuk kedalam saja." ucap polisi pengawal itu.


Sebenar nya Aruni memang sudah aman karena dua puluh empat jam selalu dijaga oleh bodyguard suruhan Reno.


"Iya pa,sudah aman.Ga apa-apa sampai sini saja. Saya ga enak sama yang lain."ucap Aruni pelan


"Baik,kalau begitu saya permini." ucap polisi pengawal itu.


Aruni pun langsung berjalan menuju loker kerja nya.Aruni sebenar nya merasa takut juga.Tapi dia tidak mau menunjukan nya.


Hari ini Ines libur kerja.Aruni merasa kesepian saat bekerja.Karena Aruni tipe orang yang tidak mudah untuk cerita kesembarang orang.


...


Sementara ditempat lain.Reno yang baru saja selesai mengerjakan semua pekerjaan nya,kini sedang merebahkan tubuh nya diatas ranjang kamar hotel nya.Dia sudah bertekad untuk kembali ketanah air.Karena dia ingin menyelesaikan masalah Aruni dengan mantan pacar nya.


Reno beranjak dari ranjang nya dan berjalan menuju kamar mandi.Reno membiarkan tubuh nya diguyur oleh air dingin yang keluar dari shower kamar mandi.Reno menikmati setiap tetesan air yang keluar dari shower air.Dia merasa lebih rileks.Tak berselang lama Reno keluar dari kamar mandi dengan hanya melilitkan handuk di pinggang nya.


Tiba-tiba ponsel nya berdering.Ketika dilihat ternyata Vero yang menghubungi nya lewat sambungan video call.


"Hallo." ucap Reno sesaat setelah menggeser tombol hijau pada ponsel nya.


"Hallo,bos ku.Lagi ngapain?" tanya Vero sumringah.


"Biasa baru selesai mandi,tumben ada apa?" tanya Reno sambil mengeringkan rambut nya dengan handuk kecil.


" Engga,kebetulan aja gue lagi ga ada kerjaan. Terus tiba-tiba gue keinget sama lu." ucap Vero sambil mengukir senyum diwajah cantik nya.


"Lu lagi dimana sekarang?memang nya ga lagi sama yang lain?" tanya Reno


"Gue,baru selesai oprasi.Sekarang masih di rumah sakit.Kalo yang lain..Seno lagi honeymoon sama istri nya,Dhika lagi sibuk pemotretan kata nya.Alvin biasa deh kaya ga tau aja lu." ucap Vero menjelaskan.


"Ooh." jawab Reno singkat.


"Kapan pulang?gue kangen pengen hangout sama lu." ucap Vero.


"Masih banyak kerjaan yang harus gue selesaikan disini.Jadi kemungkinan masih beberapa hari lagi." jawab Reno berbohong.


"Masih lama ya.Padahal gue pengen ngajak lu ngopi,hahahahhaha." ucap Vero sambil tertawa.


" Iya,nanti ya." jawab Reno.


"Iya,bye." ucap Reno yang langsung menggeser tombol merah pada ponsel nya.


Reno langsung bergegas menggunakan pakaian. Dan tak lama kemudian terderngar ketukan pintu kamar nya.


Reno segera membuka pintu kamar nya.Dan ketika dia membuka pintu kamar nya dia melihat sosok Ali yang sudah siap untuk perjalanan pulang.


" Sudah siap tuan?" tanya Ali


"Masuk dulu.Saya masih bersiap." jawab Reno datar.


"Baik tuan." ucap Ali berjalan masuk sambil menarik koper nya. 'Padahal dia yang menyuruh ku untuk ontime.Tapi dia yang belun bersiap-siap. Untung kau bos nya.' ucap Ali dalam hati.


Reno kembali berisap-siap.Dia membereskan koper nya sendiri.Dan Ali hanya melihat nya.


Reno tampak sibuk. Melakukan banyak aktifitas membereskan barang bawaan nya.Ia tidak ingin ada yang tertinggal.


"Ayo,jalan sekarang!" ucap Reno sesaat setelah dia selesai membereskan semua nya.


"Baik tuan." ucap Ali sambil menarik koper nya dan juga koper milik Reno.


Ali dan Reno berjalan beriringan.Mereka berjalan cukup cepat.Karena Reno tidak mau ketinggalan pesawat.Dia mau cepat-cepat sampai rumah.


Reno dan Ali sudah didalam taxi yang menuju bandara.Reno sudah sangat tidak sabar. Sebenar nya yang membuat nya tidak sabar bukan karena ingin segera sampai kerumah.Akan tetapi dia ingin segera menemui Aruni.


"Maaf tuan.Ada info tentang nona Aruni." ucap Ali memberi tahu.


Sontak langsung membuat Reno merasa deg-degan.


"Ada apa?dia baik-baik saja kan?" tanya Reno khawatir.


"Nona Aruni baik-baik saja tuan.Bahkan sekarang pengawalan nya lebih di perketat lagi.Menantu tuan Baskara memerintahkan seorang polisi pengawal untul mengawal nona Aruni saat berangkat dan pulang bekerja." ucap Ali menjelasakan.


"Bagus,saya bisa sedikit bernafas lega." ucap Reno sambil menghembuskan nafas nya perlahan.


...


Sementara ditempat lain Aruni sedang membantu seorang dokter yang sedang memeriksa seorang pasien.


Aruni tampak sangat cekatan dan tanpa rasa jijik membantu seorang pasien mengelap sisa muntahnya. Aruni memang sudah terbiasa melakukan itu.Sebagai seorang perawat harus siap dengan segala kondisi pasien.


Selesai dengan tugas nya Aruni dan sang dokter pun kembali pada tempat nya masing-masing. Aruni berjalan menuju toilet khusus karyawan untuk mencuci tangan nya. Selesai mencuci tangan nya Aruni menyempatkan diri nya untuk keloker terlebih dahulu.


"Eh,mba Aruni.Kebeneran keloker,baru mau saya panggil." ucap seorang scurity yang bertugas menjaga loker karyawan pada malam itu.


"Kenapa memang nya bu Elly?" tanya Aruni.


" Ini,mau ngasih ini.Ada yang nitipin tadi,kata nya buat mba Aruni." ucap bu Elly menjelaskan sambil menyerahkan paper bag untuk Aruni.


"Dari siapa?trus ini isi nya apa?" tanya Aruni heran sambil menerima paper bag yang di berikan oleh bu Elly.


"Kurang tau mba,tadi yang anter ojek online. Terus cuma bilang buat mba Aruni.Gitu doang." ucap bu Elly menjelaskan.


"Oh,yaudah terimakasih ya bu." ucap Aruni sopan.


Aruni kemudian membawa paper bag tersebut. Aruni mencoba mencari jawaban dalam hati nya.Dia berpikir keras kira-kira siapa yang mengirimkan nya bingkisan.


Aruni sampai didepan loker nya.Dia duduk disebuah kursi diloker.Dia ingin membuka paper bag itu.Dia penasaran dengan isi paper bag itu.


next bab ya..