
Lona, Meylan juga Reno sudah di jalan, mereka sengaja berangkat pagi untuk menghindari macet.
" Cie,, yang mau ketemu dengan pangeran goda Meylan
" Kangen kangen tuh pasti kalo ketemu,, Ucap Reno
" Apa sih kalian,, udah deh gak usah ngeledek terus
Meylan dan Reno tertawa,, Lona memajukan mulutnya mendengar mereka yang terus menggodanya..
Lona sudah memberi tahu Zicko juga Lio jika dirinya akan ke Bandung, dan Lio pun berjanji akan menemuinya setelah kuliah nya selesai,,
Perjalanan cukup panjang apa lagi membawa kedua wanita yang selalu minta berhenti saat melihat supermarket atau pun jajanan pinggir jalan dan Reno sebagai supir hanya bisa menurut karena sudah pasti dia akan kalah jika sudah ber agumen dengan kedua wanita ini, sama halnya saat mereka akan berangkat Meylan lebih memilih duduk di belakang bersama Lona ketimbang di depan menemaninya.
Setelah perjalan lebih dari 2 jam akhirnya mereka sampai dan Zicko sebelumnya sudah memberikan Alamat dimana dirinya juga Sandi sekarang.
" Lon,, Loe bener alamatnya Ucap Reno
" Bener Kak,, Lurus aja dulu deh
Reno menurut dan melajukan mobilnya, namun dia berhenti tepat di depan sebuah warung,,
" Eh ngapain kok berhenti,, Ucap Meylan
" Gue mau tanya tuh sama Mbak Mbak warung,, Ucap Reno
Meylan dan Lona mengangguk, mereka hanya menatap Reno yang sedang bertanya..
" ternyata udah deket tuh di depan Ucap Reno
Semetara Anisa,
Dia memandang mobil yang di pakai Rona yang kebetulan memang Reno bertanya kepada Anisa.
" Astaga,, anaK anak jakarta pasti semua anak orang kaya deh,, mereka pasti temannya Mas Zicko bener bener sudah pakai mobil sendiri sendiri" ucap Anisa
Dia pun kembali menyiapkan minuman yang akan di bawa ke Proyek,,
Reno memarkirkan mobilnya di samping Mobil Zicko dan mereka pun keluar.
" Lon,, dimana Kak Zicko Ucap Meylan
" Bentar gue telpon dulu,,
Tut,, tut,, tut,,
" Halo Kak,,
Kakak dimana, Aku udah sampai tap bingung
" Oh Oke Kak,,
" Kak Zicko mau kesini,, Ucap Lona dan Mereka mengangguk
Lona melihat kursi dan dia pun duduk di sana sambil menunggu Zicko,,
Perjalanan yang cukup melelahkan namun ternyata sangat menyenangkan, Dan udara di Bandung tidak sepanas udara Jakarta.
Zicko yang melihat Lona sedang duduk pun tersenyum, dia langsung berjalan menghampirinya..
Lona menoleh saat merasakan seseorang menutupi kepalanya,, dia pun tersenyum ternyata Zicko lah yang melakukannya..
" Kak Zicko,, Ucap Lona langsung memeluknya
Tak kalah dengan Lona, Zicko pun membalas pelukan Lona, menumpahkan rasa kangen mereka.
" Ehem,, Gak liat kalo ada kita di sini Ucap Reno
Lona melepaskan pelukannya dan tersenyum,,
" Ganggu aja,, Ucap Zicko dan Reno terkekeh.
Zicko menggandeng tangan Lona menuju ruangan, dia tidak mau jika kekasihnya kepanasan berada di luar.
Anisa pun tersenyum kepada mereka dan kembali berjalan.
" Tadi pasti pacarnya Mas Zicko,, astaga cantik sekali,, tapi pas deh dengan mas Zicko yang juga ganteng ". Batin Anisa
" Nis,, Loe liat Zicko gak Ucap Sandi
" Tuh masuk ke dalam bareng teman temannya
Sandi langsung berjalan masuk dan meninggalkan Anisa ,,
" Dih dasar tuh cowok gak ada terima kasihnya ya, udah di kasih tau main pergi aja". Gerutu Anisa
Anisa kembali berjalan menuju warung, dan dia akan mengambilkan minum untuk Zicko dan teman temannya..
-
Tok,, tok,, tok,,
" Permisi,, ini minumannya Ucap Anisa ramah
Lona menatap Anisa,,
" Dia penjaga warung depan Yang,, dan yang selalu siapin minuman di sini Ucap Zicko dan Lona mengangguk
" Nis,, kenalin ini teman teman saya dari Jakarta,,
" Halo Anisa,,
" Ini Pasti pacarnya Mas Zicko ya,, Mba nya cantik banget mba.. Ucap Anisa kepada Lona
" Panggil Lona aja ya,, Loe juga cantik Nis
" Iya Mba,, eh maksud gue Lona,,
" Hai gue Meylan,, panggil Meymey aja
" Anisa
" Panggil aja Reno,, atau Aa boleh,, Ucap Reno dan Meylan langsung menyubit pinggang Reno
" Aw,, sakit sweety,,
Meylan melotot dan Reno hanya tersenyum,,
" Kalo begitu saya permisi,
Anisa keluar dari ruangan,
" Ternyata gak semua orang kaya sombong,, buktinya Mas Zicko, Mba Lona ramah juga baik kedua temannya juga gitu,, cuma tuh si cowok jadi jadian aja yang sombong "
Anisa kembali ke warung,,
-
Semua berada di dalam ruangan,
Lona pun terus bersender pada bahu Zicko, merasa lelah namun juga senang karena rindunya bisa terobati setelah bertemu dengan kekasihnya..
" Capek Ya Yang,, Ucap Zicko mengusap lembut rambut Lona yang mengangguk
" Minum dulu ya,,
Zicko mengambilkan minuman dan memberikannya kepada Lona,,
" Kalian pulang besok kan sekalian bareng kita,, Ucap Sandi
" Iya Lah,, Lagian gue juga mau malem mingguan di Bandung iya kan Sweety
" Gaya Loe malem mingguan,, memangnya tau daerah Bandung Hah,
" Tau dong kalo cuma Bandung,,
Lona hanya menggeleng setiap melihat Sandi, Meylan juga Reno yang sudah mengobrol dan pasti Reno akan selalu di bully mereka.