
Keesokan Harinya,,
Biyanka terbangun karena merasa wajahnya yang silau karena cahaya dari luar,, dia pun menatap jam yang ternyata sudah menunjukan pukul 6 pagi, dilihatnya Tian yang masih terlelap di sampingnya sambil memeluknya..
Dengan sangat hati hati Biyanka mengangkat tangan Tian dari perutnya dan dia pun beranjak bangun..
Setelah mandi,
Biyanka turun ke bawah untuk menyiapkan sarapan..
Biyanka akan memasak masakan kesukaan putranya..
Dia pun sangat semangat memasaknya..
Lio mengerjabkan matanya, dia pun mengucek matanya..
Ingin rasanya dia bermalas malasan namun pikirannya kembali dengan Sasya,, dia masih merasa khawatir dengannya..
" Apa Sasya sudah kembali ke rumah"
Lio segera mengambil ponselnya Dan menghubungi Dion, namun panggilannya tidak dijawab mungkin karena Dion yang masih tertidur..
Lio meletakan ponselnya dan berjalan turun,, terlihat masih sepi karena pasti Lona belum terbangun..
Lio tersenyum saat melihat Biyanka sedang memasak di dapur, dia segera menghampirinya..
" Pagi Mam,, Sapa Lio dengan mengecup pipi Biyanka
" Pagi sayang,,
" Mama masak Apa,,
" Spesial buat anak mama dong,,
" Ini semua makanan kesukaan Abang,,
Biyanka hanya tersenyum, dia sengaja memasak makanan kesukaan putranya karena pasti Lio sangat merindukan masakannya..
" Abang bantu ya Mam,,
" No Sayang,, mending kamu bangunin Papa juga Ade,, kita sarapan bareng..
" Siap Mam
Lio segera berjalan menuju kamar Adiknya,, dilihatnya Lona masih terlelap di dalam selimut tebalnya..
Lio segera naik dan menjaili Adiknya..
" Ade,, bangun udah siang.. Ucap Lio
Lona tidak bangun dan hanya menggeliat..
" Honey,, bangun.. Kita sarapan bareng..
" Astaga,, benar benar ini anak..
Oke,, Kalo gak bangun biar semua masakan Mama Abang yang habisin..
Lona segera membuka matanya..
" Ah jangan dong Bang,,,
" Ya udah ayo, Abang sudah laper..
" Bentar,, Ade cuci muka dulu..
" Oke,, Abang tunggu di bawah dan awas kalo kembali tidur..
Lona masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Lio kembali turun dan terlihat Tian yang sudah bangun dan berasa di sana..
Lio menghampirinya dan tidak kama Lona pun menyusul..
*********
Karena week end dan Lio berada di Jakarta, Tian sengaja mengajak mereka untuk jalan jalan dan menghabiskan waktu bersama tenty saja mereka tidak menolak dan mereka langsung bersiap..
" Sudah siap semua,, Ucap Tian
" Yes Pa..
" Ya Sudah yuk,,
Mereka pergi dengan hanya menggunakan satu mobil karena sengaja agar mereka bisa terus bersama..
Tian sengaja mengajak mereka ke sebuah Mall terbesar,, mereka akan menghabiskan waktu untuk nonton, jalan jalan juga makan..
Seperti double Date karena Biyanka dan Tian yang terlihat terus romantis dan juga Lio dan Lona yang terlihat seperti sepasang kekasih..
" Gimana filmnya,, Ucap Tian
" Bagus,, Tapi Mas kamu siapin semua ini Ucap Biyanka
" Gak juga,, ini semua dadakan Yang mumpung Lio di Jakarta..
" Terus gimana kalo kita main Game,, Ucap Lio
" Em,, Boleh.. Papa juga udah lama gak main..
Mereka menuju area Permainan dan mencoba semua permainan di sana,, terlihat senyuman di wajah mereka..
" Honey Now,, Ucap Lio saat melihat Lona sedang bermain
Dengan terus semangat Lona terus berusaha memasukan bola ke dalam keranjang namun dia terus gagal..
" Ih gak masuk Bang,, Ucap Lona kesal
" Sini Abang ajari,, Ucap Lio dengan mengacak rambut Lona..
Tian dan Biyanka membiarkan kedua anaknta bermain di sana, dan mereka menyempatkan waktu untuk berdua..
" Mereka sudah dewasa Mas,, Aku masih ingt saat beru melahirkan mereka..
Tian tersenyum dan menatap kedua anaknya yang masih asik bermain, walaupun mereka sudah dewasa tapi mereka masih bermain di sana..
Lio juga terlihat sangat menyayangi Lona. Dia benar benar telah menjadi kakak yang baik untuk adiknya..
" Mas bahagia melihat mereka tertawa,, Dan Mas juga bahagia melihat Abang begitu menyayangi Lona..
" Yah,, mereka memang saling menyayangi Mas..
Dan tanpa mereka sadari,, sebuah pasang mata terus menatap mereka dengan tersenyum,, dia langsung mengeluarkan ponselnya dan segera merekam kegiatan mereka..