Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
BERTEMU LAGI


Reno yang tak langsung pulang kerumah,lantas mengendarai mobil nya untuk menemui Ali kantor polisi.Reno berniat akan menemui Ari disana.Dia akan menuntaskan segala permasalahan nya segera.


Tepat adzan magrib Reno telah sampai di pelataran parkir kantor polisi.Dia memarkirkan kendaraan nya disana. Reno keluar dari mobil nya dan berjalan menuju pintu masuk kantor polisi tersebut.


"Tuan." ucap Ali yang sudah menunggu Reno disana.


"Hemm,bagai mana perkembangan nya?" tanya Reno pada Ali.


"Status nya sudah tersangka.Dan sekarang sudah didalam penjara.


"Bagus.Apa dia sudah didampingi oleh pengacara?" tanya Reno.


"Sudah dihubungi tuan,tetapi belum datang." jawab Ali.


"Oke.Al,sudah masuk waktu magrib,saya mau shalat dulu.Kamu mau ikut?" Tanya Reno.


"Baik tuan,saya ikut." jawab Ali.


Reno dan Ali berjalan menuju majid yang ada di area kantor polisi tersebut.


'Semenjak bertemu dengan nona Aruni,sikap t,uan berubah drastis.Memang pengaruh cinta itu luar biasa.' ucap Ali dalam hati ketika melihat Reno sedang berwudhu.


Reno dan Ali melaksanakan Kewajiban nya sebagai seorang muslim.Mereka menjalankan ibadah dengan khusuk.Selesai menunaikan ibadah nya Reno dan Ali segera berjalan menuju ruang besuk kantor polisi.


"Permisi pak." ucap Ali ketika bertemu petugas polisi yang sedang berjaga di pintu masuk.


"Iya,ada yang bisa dibantu?" tanya petugas itu.


"Kami ingin bertemu dengan Pak Kapolda, kebetulan tadi sudah membuat janji." ucap Ali menjelaskan.


"Maaf dengan ini dengan siapa ya?" tanya petugas tersebut.


"Bilang saja dengan Tuan Reno." ucap Ali.


"Baik di tunggu sebentar." ucap Petugas polisi tersebut yang langsung menghubungi seseorang.


"Maaf pak,ditunggu sebentar ya,duduk saja dulu." ucap petugas polisi.


"Baik." ucap Ali. Reno dan Ali berjalan menuju sebuah bangku panjang diruangan tersebut.


Tak lama kemudian ada seorang petugas yang menghampiri mereka.Reno dan Ali kemudian mengikuti petugas tersebut menuju ruang kapolda.


"Pak Reno.Silahkan masuk,silahkan duduk dulu pak.Bagaimana-bagaimana apa yang bisa saya bantu?" ucap pak Kapolda ketika Reno dan Ali memasuki ruangan nya.


"Langsung saja pa.Saya ingin bertemu dengan tersangka yang saya laporkan tadi." ucap Reno dingin.


"Wah,kebetulan.Tadi pengacara tersangka baru saja menemui saya.Sebentar saya suruh orang untuk kemari." jawab pa Kaporles dengan nada riang.


Pak Kapolda kemudian menelepon seseorang.Reno dan Ali terlihat begitu dingin.Tak lama kemudian seseorang mengetuk pintu ruang Kaporles.


" Masuk!" ucap pak Kapolda dari dalam ruangan nya.


"Lapor Ndan,tadi memanggil" ucap seorang petugas polisi dengan sikap tegap.


"Tolong antar pak Reno dan pak Ali untuk bertemu tersangka kasus pelaporan yang dibuat oleh pak Reno." ucap pak Kapolda.


"Siap Ndan." ucap petugas polisi tersebut dengan tegas.


"Pak Reno dan pak Ali silahkan ikut dengan petugas ya pak." ucap pak Kapolda.


Reno dan Ali keluar dari ruangan pak Kapolda. Dan berjalan mengikuti petugas polisi yang akan membawa nya pada Ari.


Reno dan Ali masuk ke suatu ruangan dan yang dimana terdapat sekat yang terbuat dari kaca sebagai pemisah antara tahanan dan orang luar yang datang, Ternyata didalam ruangan tersebut sudah ada Ari dan pengacara nya.


"Silahkan pak,tahanan atas mama pak Ari sudah dihadirkan." ucap Petugas polisi tadi.


"Baik,terimakasih pak." ucap Ali pada petugas polisi tersebut.


Reno dan Ali kemudian berjalan menuju sekat kaca yang terdalat bangku berjajar di hadapan nya.


"B****s** Lu,Sini lu pengecut." teriak Ari saat melihat Reno dari dalam sekat kaca.


"Masih belum sadar kalau anda bersala?!" ucap Reno dingin.


"Lu pikir gue takut karna gue dipenjara.Jangan senang dulu bung.Gue masih punya seribu cara buat dapetin Aruni lagi dari lu.Dan gue bakal bikin lu hancur sehancur-hancur nya!" ucap Ari dengan nada mengancam.


"Sebelum anda melakukan itu pada saya dan Aruni.Saya yang akan menghancurkan ada sehancur-hancur nya terlebih dahulu." ucap Reno penuh penekanan. "Jangan pernah berharap anda bisa mengambil apa yang sudah saya punya.Karna itu tidak akan mungki." ucap Reno lagi sambil tersenyum sinis.


"B****s** lu.Gue akan terus mengusik hidup lu. Liat aja nanti.Gue ga akan tinggal diam!" seru Ari dari dalam sekat kaca.


"Ini baru permulaan dari saya.Sekali lagi anda macam-macam,saya pastikan anda tidak akan bisa bernafas lagi." ucap Reno dengan mengancam.


"B*j****n lu,sialan!" teriak Ari dengan sekuat tenaga.


Reno yang tak menghiraukan ocehan Ari, melangkahkan kaki nya keluar dari ruangan tersebut disusul oleh Ari.Mereka berjalan bersama dikoridor polda.


"Tuan Reno..Tuan Reno.." teriak seseorang memanggil Reno.


Reno dan Ali menghentikan langkah kaki nya secara bersamaan. Mereka juga menoleh secara bersamaan.


"Tuan Reno,maaf mengganggu waktu nya sebentae." ucap seseorang itu yang tak lain adalajh pengacara dari Ari.


"Ada apa?" tanya Reno datar.


"Maaf tuan,saya adalah pengecara dari tuan Ari. Maksud dan tujuan saya mememui anda ingin membicara kan sesuatu." ucap sang pengacara.


"Soal apa?" tanya Reno dingin.


"Ada satu kasus yang anda laporkan pada klie saya,bahwa dia telah melakukan peleceha terhadap Aruni.Apa benar?karena klien saya tidak cerita pada saya.Dia juga tidak bersikap kooperatif selama ini.


"Lalu anda masih mah membela orang seperti itu?!" Tanya Reno dingin.


Pengacara Ari tak memjawab.Dia tidak bergeming sedikit pu.


"Kalu anda hanya untuk membuang wkatu saya saj.Silahkan ada pulang!" Ucap Reno dengan pada sang pengacara.


Reno dan Ali berjalan beriringan mereka berdua kompak meninggalka sang pengacar.


"Al,sorry.Kamu kan seharus nya free hari ini. Tetapi saya malah merepotkan kamu.Terimakasih ya." ucap Reno pelan.


"Baik tuan.Tiidak masalah." jawab pengacara Ari semangat.


Reno dan Ali memasuki mobil mereka masing-masing.Mereka berjalan beriringan.Ditengah jalan mereka berpisah karena memang Reno memilih untuk pulang kerumah orang tua nya.


next bab ya...