
Kedua Mobil masuk ke dalam halaman rumah, Terlihat Tian, Lona juga Zicko keluar mobil namun Lona terlihat masih saja bermanja dengan Tian seakan dia tidak mau ditinggal oleh sang Papa.
" Honey,, Papa pulang dulu ya " Ucap Tian tersenyum manis ke arah Putri Kesayangan nya
" Tapi Ade masih kangen Papa "
" Sayang,, Kan ada aku " Ucap Zicko mendekat
Lona sama sekali tidak mendengar ucapan Zicko atau lebih tepatnya dia seperti tidak menganggap ada suaminya di sana,
Lona terus merengek agar Tian menginap di rumah mereka.
Setelah berbagai rayuan akhirnya Lona mengijinkan Tian pulang.
Dan Lona langsung saja berjalan masuk menuju kamarnya mengabaikan Zicko yang masih berdiri di depan rumahnya.
" Astaga,, Bener sampai rumah Lona masih ngambek sama gue,, Sabar ini cuma bawaan anak Loe aja Ko " Ucap Zicko menenangkan dirinya.
Zicko lantas menyusul Lona menuju kamarnya, namun tidak terlihat Lona di sana dan terdengar suara air dari kamar mandi.
Zicko berjalan menuju nakas mengambil Laptopnya, dia akan melihat laporan tentang Hotel nya di Yogya.
Lona yang baru saja selesai mandi menatap malas Zicko yang masih sibuk dengan Laptopnya, dia pun berjalan keluar kamar.
-
Di dapur terlihat Bik Usi yang sedang menyiapkan makan malam, Lona berjalan mendekat dan melihat makanan yang di masak Bik Usi
" Bibik Masak Apa,, "
" Mba Lona,, Masak sup jagung sama ayam goreng,, Apa Mba Lona mau dibuatkan makan lainnya " Ucap Bik Usi yang tau Jika majikannya sedang mengandung
" Engga Bik,, Aku makan itu aja " Ucap Lona berjalan mengambil minum dan duduk menatap Bik Usi masak.
-
Zicko sudah terlihat segar dengan pakaian santainya, dia keluar mencari Lona yang sedari tadi terus menghindarinya.
Senyuman di wajahnya terukir saat melihat istrinya tengah makan di meja makan sendiri tanpa menunggunya.
Zicko sama sekali tidak marah, dia tau jika pasti istrinya lapar dan makan Lebih dulu tanpa menunggunya.
" Sayang " Ucap Zicko akan mengecup kening Lona namun langsung menghindar.
" Aku udah kenyang,, " Ucap Lona berjalan menuju kamarnya.
Zicko menatapnya heran, entah salah apa yang dia lakukan sehingga istrinya begitu malas menatapnya.
" Sabar Mas,, itu cuma bawaan Anak Mas Zicko saja mba Lona jadi seperti itu..
Bibik yakin besok saja Mba Lona sudah akan kembali lagi " Ucap Bik Asih menenangkan Zicko.
" Iya Bik,, "
" Mas Zicko mau makan, biar Bibik siapin "
Zicko hanya makan sedikit, dia tidak nafsu mengingat Lona yang seperti ini kepada nya.
-
Lona sudah berada di atas ranjang dengan memainkan ponselnya, dia melihat berbagai perlengkapan babi yang membuatnya ingin membelinya semua.
Zicko membuka pintu dan berjalan masuk,,
" Kak Zicko tidur kamar tamu ya " Ucap Lona tampa menatap suaminya dan terus memainkan ponselnya
" Kenapa sayang,, "
" Aku pengin tidur sendiri Kak,, "
" Tapi "
" Kak,, "
Zicko menghela napasnya dan mengangguk, benar dugaan nya Lona akan memintanya Tidur di kamar tamu.
Dengan rasa beratnya Zicko berjalan keluar, dia benar benar harus ekstra sabar menghadapi ngidam Lona yang sama sekali tidak mau berdekatan dengannya.
-
Hari semakin malam dan malam ini antara Lona dan Zicko tidak tidur sekamar,, mereka tidur di kamar masing masing.
Lona terus membolak balikan tubuhnya, dia sama sekali tidak bisa tidur.
Biasanya dia akan bisa tidur dalam pelukan suaminya namun kini mereka malah tidur berpisah.
Tidak berbeda jauh dengan Lona, Zicko pun sama sekali belum terpejam dia sama sekali tidak bisa tidur.
" Gila kalau Lona ngidam nya lama gini, Ya kali gue tidur sendiri terus.. balik jadi single dong gue " batin Zicko
Namun tiba tiba pintu kamarnya terbuka, Zicko pura pura tertidur karena melihat jika Lona yang masuk ke dalam.
Lona menatap suaminya dan langsung berbaring di samping nya..
" Sayang " Ucap Zicko
" Aku gak bisa tidur Kak " Ucap Lona mendongak dengan wajah imutnya membuat Zicko ingin tertawa namun dia tahan.
" Ya Sudah sini " Ucap Zicko menepuk lengannya dan dengan segera Lona memeluknya, menenggelamkan wajahnya pada dada Suaminya dan berbantal kan lengan Zicko.
Zicko tersenyum senang karena istrinya sudah tidak lagi ngambek kepadanya,, dan tidak lama terdengar suara napas teratur..
Zicko menatap wajah cantik istrinya yang ternyata sudah terlelap.
" Selamat tidur sayang,, Mimpi Indah " Ucap Zicko mengecup kening Lona
Tidak lama Zicko pun terlelap dengan tangannya yang selalu setia memeluk tubuh Lona.