
Sementara di tempat lain,Reno yang sedang mengetik pesan balasan untuk Aruni.
Reno :
'Jimbaran Resto,Gedung Flip lantai 12'
Aruni :
'Jauh banget dari tempat saya,ambil tengah-tengah bagai mana?'
Reno :
'Oke,mau dimana?"
Aruni :
'Dimensi Cafe Jalan Selatan,aja bagai mana?'
Reno yang baru mendapat pesan dari Reno tak langsung membalas nya.Dia masih mencerna nama Cafe yang diberikan Aruni.Dia baru pertama kali mendengar nama tempat itu.
Reno :
'Oke.'
Reno yang tak mau ambil pusing dengan nama cafe itu lantas mengiyakan usulan Aruni.
"Keruangan saya." Ucap Reno pada seseorang disebrang sambungan telepon.
Tok..tok..tok..
Tidak lama ada suara ketukan pintu dari luar ruangan Reno.
"Masuk." Perintah Reno dari dalam ruangan.
"Ada yang bisa saya bantu tuan.?" ucap Ali yang mendapat panggilan telepo dari Reno tadi.
"Tolong info sama orang WO,kalau kita akan ubah tempat meeting nya. Jadi di Dimensi Cafe,di jalan selatan" ucap Reno sambil menatap layar ponsel nya membaca nama cafe yang diberikan Aruni.
Ali yang mendengar nama itu lantas ternganga. Dia tidak percaya bos nya akan meeting disana.
"Kenapa?"tanya Reno heran.
"Tuan yakin akan kesana?" tanya Ali tak percaya.
"Memang nya kenapa dengan tempat itu?Memang itu tempat apa?" tanya Reno penasaran.
"Itu kan tempat anak alay tuan.Isi nya anak-anak ABG yang pacaran." ucap Ali menjelaskan.
"Astaga,cari tempat lain Li,sekitaran situ.Saya ga sudi masuk ke tempat itu." ucap Reno sambil memijit pelipis nya.
"Baik tuan." Ucap Ali yang langsung mengeluarkan ponsel untuk mencari lokasi.
"Tuan bagai mana dengan Midori Resto,Restoran jepang kelas atas yang ada di jalan selatan." Ucap Ali memberi saran.
"Oke,disitu aja. Jangan lupa untuk hubungi WO nya juga." ucap Reno.
"Baik tuan."ucap Ali sambil berlalu meninggalkan ruangan.
Reno mulai mengetikan pesan nya untuk Arini.
'Saya ga jadi ketemuan di Dimensi Cafe,tapi di Midori Resto sama-sama di jalan selatan.' ketik Reno pada pesan yang akan di kirim pada Aruni.
Kali ini Reno tak menunggu pesan balasan dari Aruni.Dia melanjutkan aktifitas nya.
...
Waktu pulang bekerja Aruni pun telah tiba.Karena waktu saat itu masih menunjukan pukul 15.00 sore,dia pun memutuskan untuk pulang dulu kerumah.Dia ingin mandi dulu dan ganti baju.
"Assalamualaikum."ucap Aruni memberi salam saat masuk kedalam rumah.
"Waalaikumsalam." Jawab ibu yang tengah membuat kue di dapur.
"Lho ibu sendiri,kak Arini mana?"tanya Aruni sambil menyalami ibu nya.
"Kak Rini sedang kerumah mertua nya,kan kak Putra ambil cuti beberapa hari.Jadi kemungkinan mereka nginap disana."ucap ibu menjelaskan.
"Ooh."jawab Aruni sambil mengangguk.
"Kamu mandi dulu sana. Kotor tau!" Seru ibu.
"Iya ibu ku sayang." jawab Aruni sambil berjalan menuju kamar nya.
...
Tiga puluh menit kemudian Aruni keluar dari kamar nya. Saat itu waktu sudah menunjukan pukul 16.20 sore.
"Bu,Runi pamit ya!"seru Aruni.
"Lho kamu mau kemana?Baru pulang sudah mau pergi lagi?"tanya ibu.
"Aku ada janji mau ketemu orang WO sama Reno. Tadi dia hubungin aku."
"Reno?dia lebih tua dari kamu sembilan tahun lho,dek." ucap ibu menberi tahu.
"Ya ga gitu juga,kamu bisa panggil dia mas atau kakak." jawab ibu.
"Ya udah iya nanti kalau didepan orang nya aku panggil dia mas Reno."ucap Aruni sambil nyengir kuda. "Udah ya bu.Aku jalan sekarang. Assalamualaikum." ucap Aruni sambil memcium punggung tangan ibu nya.
"Iya hati-hati ya.Pulang nya jangan terlalu malam." Ucap ibu
"Siap bos." seru Aruni sambil berlalu meninggalkan ibu nya. Dan ibu nya pun hanya menggelengkan kepala nya sambil tersenyum melihat kelakuan anak bungsu nya.
...
Sementara ditempat berbeda Reno tengah bersiap-siap untuk pulang.
Tok..tok..tok..
Suara ketukan pintu ruangan kerja Reno.
"Masuk!" seru Reno dari dalam ruangan.
"Maaf tuan mobil sudah siap."ucap seseorang yang tak lain adalah Ali sang asisten pribadi.
"Oke,kita jalan sekarang."jawab Reno sambil berjalan keluar
...
Sementara di tempat berbeda. Aruni telah samapi terlebih dahulu di depan Midori Resto.
'Gue sampe duluan deh kaya nya.' Gumam Aruni. Aruni tak langsung masuk kedalam Restoran itu.Dia masih ditempat parkir Khusus motor
"Apa coba aku telepon aja ya."Ucap Aruni pada diri nya sendiri. "Ah,ga usah deh.Dari pada nanti aku di bilang kecentilan,mendingan ga usah." jawab Aruni untuk pertanyaan nya sendiri.
Dan akhir nya Aruni memutuskan untuk menunggu Reno di kursi tunggu depan restoran.
" Tuan sepertinya nona Aruni sudah sampai." ucap Ali ketika mobil masuk ke dalam parkiran restoran dan melihat Aruni yang seduduk di kursi tunggu.
"Emm." Reno yang juga saat itu melihat Aruni hanya berdeham.
Kedua laki-laki tampan itu pun lantas keluar dari dalam mobil. Dan berjalan beriringan menuju dalam Midori Resto.
"Udah lama nunggu." Ucap Reno yang coba menegur Aruni.
Aruni yang kaget karena tiba-tiba ditanya seperti itu tak langsung menjawab dia bengong sambil ternganga.
"Saya tanya udah lama nunggunya.Kok malah mangap. Dimasukin lalat nanti tuh mulut." ucap Reno
"Eh.."Aruni yang sadar akan kesalahan nya langsung mengatupkan bibir mungil nya. "Maaf,tanya apa tadi?" ucap Aruni pelan.
" Saya sudah mengulang dua kali pertanyaan saya.Dan saya paling pantang mengulang untuk yang ke tiga kali nya." ucap Reno sinis dan berlalu meninggal kan Aruni.
" Mari Nona."ucap Ali yang mencoba membuat Aruni sadar kembali.
Aruni mencoba menahan emosi nya sebisa mungkin. Dia berjalan.mengikuti Ali dan Reno.
Mereka memasuki Ruang VIP. Dan disana sudah ada orang - orang dari WO yang memang sudah membuat janji dengan mereka.
"Selamat datang Tuan dan Nona muda." Ucap salah seorang dari pihak WO.
"Emm." Reno hanya mendeham memberikan jawaban. Dan Aruni hanya mengangguk.
"Kita langsung mulai saja ya Tuan dan nona?"ucap salah seorang dari WO,dan dijawab anggukan oleh Aruni dan Reno.
Ketika pihak dari WO sedang menjelaskan konsep dari pernikahan yang akan digelar untuk pasangan Reno dan Aruni. Tiba-tiba di tengah-tengah penjelasan Aruni memotong.
"Emm..maaf kak,bisa ga nanti pas di bagian ini ada tempat untuk foto-foto tamu undangan gitu. Aku mau tema nya ala-ala vintage gitu." ucap Aruni penuh semangat.
"Bisa nona,ini beberapa gambar konsep vintage yang kita punya,silahkan dipilih." ucap seorang dari WO.
"Ga perlu pake gitu-gituan.Norak banget kaya anak alay." jawab Reno kesal.
"Lho kenapa.Itu lagi hits tau,dan emang kenapa kalau alay,ada masalah apa sama alay?"ucap Aruni kesal yang memang sudah dia tahan dari tadi.
"Ya ga usah pake.Norak!" jawab Reno tak kalah Keki.
"Norak,dibagian mana nya sih.Ini tuh bagus lagian kan ga ngeganggu pelaminan." Aruni makin kesal.
Sementara pihak WO dan Ali hanya menyaksian perdebatan beda pendapat itu dengan gelengan kepala dan senyuman.
" Udah kak,pokok nya saya mau disini seperti yang saya bilang tadi ya." ucap Aruni.
"Engga!" Jawab Reno kencang.
"Ya udah kalau ga mau.Nikah aja sendiri." ucap Aruni yang sudah tidak bisa menahan emosi nya lagi.
"Ya udah batal aja ga usah jadi nikah." ucap Reno yang tak kalah keki.
"Hahaha..maaf tuan dan nona,mari kita coba dulu ya minuman nya sumpah ini tuh enak banget." ucap Pihak WO mencoba mencairkan suasana.
Dan Ali mencoba membisikkan sesuatu di telinga Reno.Seketika wajah Reno berubah pias.
Akhir nya meeting pun dilanjutkan,pihak WO menjelaskan lagi konsep-konsep yang nanti akan digunakan dalam acara pernikahan Reno dan Aruni..
to be continue ya gays...lanjut kebab berikut nya ya..