Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 40


Zicko sampai di rumahnya, dia langsung masuk ke dalam rumahnya dan terlihat Mama Mia berada di ruang tengah..


" Hai Ma,, Ucap Zicko mengecup pipi Mama Mia


" Eh Sayang,, udah pulang


" Iya Ma,, Zicko langsung ke kamar ya Ma mau mandi gerah,


" Iya Sayang,,


Zicko menaiki tangga menuju kamarnya, Mama Mia hanya tersenyum melihat Putra tunggalnya yang terlihat lebih ceria setelah mengenal Lona..


Zicko sudah menceritakan Lona kepadanya dan sebagai orang tua, Mama Mia merestui hubungan mereka apa lagi Lona seperti mengubah Zicko menjadi lebih ceria dan tidak diam seperti dulu..


-


Sandi yang di telpon Zicko untuk ke rumahnya pun segera ke sana, dia tau jika ada sesuatu dengan Zicko..


Mereka sudah sangat dekat bahkan sudah seperti keluarga..


" Malam Ma,, Sapa Sandi berjalan menghampiri Mama Mia


" Sandi,, Malam Nak,, kenapa kamu baru ke sini, gak kangen sama Mama..


" Maaf Ma,, Sandi sibuk bantu Papi sepulang kuliah jadi baru sempet ke sini..


Mama apa kabar,,


" Mama baik,, kamu sendiri gimana..


" Sandi baik Ma,, Oya Ma dimana Zacki..


" Zacki baru saja pulang, kamu ke kamarnya aja gih


" Ya Udah Ma,, Sandi ke kamar dulu


" Iya Nak,,


Sandi menuju kamar Zacki,,


Dia sudah seperti rumah sendiri dan Mama Mia pun sudah menganggap Sandi seperti Anaknya..


-


Sandi masuk ke dalam kamar Zicko,,


Namun tidak terlihat Zicko di sana dan hanya terdengar suara air dari dalam kamar mandi, Sandi duduk dan menyalakan Play Station di sana sambil menunggu Zicko yang sedang mandi..


Zicko yang sudah selesai berjalan keluar,,,


" Mandi apa tidur Loe di dalam,, Ucap Sandi tanpa menoleh


" Sejak Kapan Loe di situ,,


" Udah dari sejam,,


Zicko tidak menjawab dan berjalan menuju lemari pakaiannya..


Zicko menghampiri Sandi dan duduk di sampingnya sambil mengambil stik Ps,,


" Loe ngapain sih nyuruh gue ke sini,, ada masalah,, Ucap Sandi sambil terus bermain


" Ini tentang Dena,,


" Dena,, maksud Loe..


" Lona cerita kalo Dena ngancam buat Lona jauhin gue,,


" Terus Lona gimana,,


" Lona gak ngrespon, dia malah bikin Dena kesel.. Gue seneng Lona bersikap kayak gitu cuma gue khawatir Dena nekat San,, Loe tau gimana Dena kan..


Sandi terdiam,, dia kembali teringat saat Dulu masih SMA, Dena hampir mencelakai temannya gara gara Dena tau dia menyukai Zicko..


" Memang parah tuh cewek,,


Terus rencana Loe gimana Ko,,


" Yang pasti gue gak bakal biarin Dena nyentuh Lona sedikit pun.. Ucap Zicko serius..


Sandi menatap Zicko,


Dia baru melihat Zicko seperti ini mencintai wanita sepenuhnya..


" Mas Zacki sama Mas Sandi di tunggu makan sama Nyonya,, Ucap Art di rumah Zicko


" Iya Bik,, makasih..


Yuk San, kita makan dulu.. Ucap Zicko dan Sandi pun mengikuti Zicko mereka turun menuju meja makan..


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Sementara Lona,,


Dia tengah duduk bersama Tian di ruang keluarga, Lona terus bersender pada lengan Tian seakan tidak mau lepas,,


Lona merasa sangat rindu dengan Papa nya, walaupun cuma dua hari tidak bertemu namun itulah Lona, sedari kecil dia memang sangat dekat dengan Tian bahkan sangat manja..


Begitu juga Tian yang selalu memanjakan putri kecilnya itu,,


" Jadi gimana kuliah kamu,,


" Biasa aja Pa,, walaupun tadinya Ade khawatir kuliah sendiri tanpa Abang,, Kan biasanya selalu ada Abang yang jagain Ade..


" Kan sekarang ada Zicko,, Papa yakin Zicko jagain Ade di kampus..


Lona tersenyum dan mengangguk..


Zicko memang selalu jaga dirinya selama ini apa Lagi setelah mereka memiliki hubungan, Zicko lebih posesif kepadanya..


" Tapi Honey,, Papa seneng di usia yang masih muda, Zicko sudah memilik usaha, berarti dia pekerja keras dan pasti dia sangat bertanggung jawab..


" Iya Pa,, Kak Zicko merintis semuanya dari bawah,, dan untung nya bisa sampai sekarang..


" Ehem,, Ehem,, deheman Biyanka sukses membuat mereka menoleh dan mereka langsung tersenyum melihat wanita cantik yang berdiri di samping mereka..


" Sini Mam,, Ucap Tian menepuk sofa di sampingnya dan Biyanka pun duduk di sana..


Bak seorang raja,


Tian duduk diampit oleh dua orang wanita cantik di samping kanan kirinya..


" Kalian lagi cerita apa sih,, kok Mama gak di ajakin..


" Ada deh,, Iya Kan De,, Ucap Tian menggoda Biyanka


" Oh jadi kayak gitu,, Mama gak boleh tau.. Oke kalo gitu Mama ke kamar aja,, Ucap Biyanka pura pura kesal


" Awas aja Mama gak mau ya masakin buat kalian,, Lanjutnya


" No Mam,,


Ih Papa,, Mama jadi kesel kan,, Ucap Lona


Biyanka sengaja berdiri dan akan jalan namun Tian langsung menariknya..


" Sorry Baby,, Papa becanda.. Ucap Tian


" Engga Mama marah,, Papa tidur sendiri,, karena Mama mau tidur bareng Ade..


" Ih kok gitu,, engga engga,,


" Yuk De,, Kita tidur biarin Papa sendiri Ucap Biyanka mengandeng tangan Lona dan menuju kamar putrinya..


" Sayang,, Masa iya Aku tidur sendiri Ucap Tian namun tidak di iya kan Biyanka


-


Biyanka masuk ke dalam kamar Lona, mereka terkekeh melihat wajah Tian yang cemberut, mereka memang sengaja menggoda Tian..


" Pasti Papa lagi bingung di bawah Mam,, Ucap Lona


" Hahaha,, biarin De,, pasti Papa gak bisa tidur, Papa kan selalu gak bisa tidur kalo engga ada Mama.. Ucap Biyanka terkekeh


Mereka terus terkekeh namun tiba tiba Pintu terbuka dan terlihat Tian berjalan masuk dengan senyum devilnya..


" Jadi,, kalian sengaja ngerjain Papa hem,, Ucap Tian menatap mereka


" Engga Pa,, itu ide Mama.. Ucap Lona


" Eh Kok Mama,,


Tian berjalan mendekati Biyanka dan menggelitiki tubuhnya,, Mereka pun terus tertawa dan bercanda di sana..