Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
MENGAJAK BERTEMU


Dhika pun telah diantarkan sapai tempat tujuan. Reno kini telah sampai dirumah nya.Dia merebahkan tubuh nya diatas sofa besar didalam kamar nya.


Reno merasa lelah sangat.Dia pun belum sempat makan malam.Tubuh nya terasa sangat lelah.Reno memutuskan menghubungi pelayan rumah nya untuk mengantarkan makanan kekamar nya.


Setelah selesai menelepon pelayan nya.Reno pun beranjak dari duduk nya dan kemudian berjalan menuju kamar mandi.


Reno membasuh tubuh nya dibawah guyuran shower yang mengeluarkan air.


Sepuluh menit kemudian Reno keluar dari kamar mandi hanya dengan mengenakan handuk yang di lilitkan di pinggang nya.Dia berjalan menuju ruang wadrobe untuk mengenakan piyama tidur nya.Selesai mengenakan piyama tidur nya Reno langsung menuju sofa besar dikamar nya.Disana sudah ada makanan yang dibawakan oleh pelayan untuk diri nya.Reno lantas menyantap makanan itu.Selesai menyantap makanan nya Reno segera menelepon pelayan nya untuk membawa piring kotor.Kemudian Reno berjalan menuju balkon rumah nya.Reno mulai menyalakan sebatang rokok dan mulai menghisap nya.


Reno duduk di balkon nya sambil mengetikan sebuah pesan pada ponsel nya yang akan dia tunjukan pada Aruni.


Di tempat berbeda Aruni yang sedang menonton drama kesukaan nya tiba-tiba menyudahi aksi nya menonton drama.Karena notifikasi ponsel nya berdering.Dia melihat ada pesan masuk dari Reno dan dia langsung membuka nya.


Reno massage : "Siapa Ari?!" tanya Reno dalam


pesan nya untuk Aruni.


Aruni yang membaca pesan itu lantas terkaget. Sektika Aruni langsung terduduk karena kaget. Dia bingung harus menjawab apa.


'Dari mana dia tau soal Ari.' gumam Aruni pelan.


Aruni beberapa kali mencoba mengetikan pesan untuk Reno. Namun dia menghapus nya kembali. Aruni bingung harus jawab apa. Dia takut salah menjawab.


Aruni massage : " Ooh.itu mantan pacar." ketik


Aruni pada pesan yang akan


dikirm pada Reno.


Reno massage : " Ohh." jawab Reno singkat.


"Astagfirllah aladzim ni orang,udah bikin aku mikir keras dengan jawaban,dia cuma bilang 'OH' doang." ucap Aruni bicara pada ponsel nya.


Aruni massage :"Maaf jangan salah faham ya,aku


sama dia udah ga ada hubungan


apa-apa."


Reno massage : " Ga peduli."


Aruni yang mendapat balasan pesan dari Reno pun lantas merasa sangat kesal.Dia juga takut kalau Reno salah faham dan akan panjang urusan nya.


Aruni pun berusaha untuk menghubungi Reno lewat telepon.


"Assalamualaikum."ucap Aruni setelah panggilan telepon nya di angkat oleh Reno.


"Waalaikumsalam." jawab Reno.


"Maaf,kamu jangan salah faham ya soal Ari." ucap Aruni ragu-ragu.


"Iya." jawab Reno singkat.


"Sebelum nya maaf aku mau tanya,kamu tau soal Ari dari mana?" Tanya Aruni pelan


"Ga usah kepo." jawab Reno datar.


"Bukan kepo,tapi ini kan menyangkut saya juga. Jadi saya harus tau dong kamu dapat informasi ini dari siapa?" tanya Aruni yang mulai kesal.


"Saya ga suka bicara lewat telepon.Besok aja ketemu.Kita omingin semua nya." ucap Reno menjelaskan.


"Tapi besok saya kerja." jawab Aruni


"Kamu fikir saya pengangguran." ucap Reno dengan nada yang aga tinggi.


"Maaf bukan begitu maksud nya.Tapi besok saya kerja masuk malam." ucap Aruni menjelaskan.


"Masuk kerja jam berapa?"tanya Reno.


"Jam delapan malam." ucap Aruni.


"Oke besok saya jemput jam setengah tujuh."ucap Reno datar.


"Yah,ketemuan aja di depan rumah sakit tempat aku kerja ya?Soal nya kalau kamu nganter aku,besok pagi nya aku pulang nya ribet." ucap Aruni menjelaskan.


"Oke.Jam tujuh diIchiban resto ya?yang di sebrang rumah sakit."ucap Reno.


"Iya." jawab Aruni singkat.


"Assalamualaikum." ucap Reno sambil memutup sambungan telepon nya.


"Wa..alaikumsalam." ucap Aruni pelan." Dasar orang aneh,belum dijawab salam nya dia udah maen tutup aja telepon nya." ucap Aruni kesal.


...


Kesokan hari nya.


"Bu,yah.Aku berangkat sekarang ya." ucap Aruni sambil mendekati ayah dan ibu nya di meja makan.


"Lho kamu ga makan dulu."jawab ayah Aruni.


"Aku makan disana aja deh yah." ucap Aruni.


"Tumben,buru-buru aja berangkat nya.Memang mau kemana dulu?" tanya ayah pada Aruni.


"Paling mau ngayap dulu tuh,yah." ucap kak Arini.


"Ish,si kakak kalau ngomong sembarangan aja." ucap Aruni kesal.


"Lah emang kenyataan nya kan?" jawab kak Arini.


"Sembarangan!Aku tuh bukan nya mau ngayab.Tapi mau ketemu sama Reno dulu." ucap Aruni menjelaskan.


"Cie..udah mulai janjian teroos ni." goda kak Putra. Dan disambut gelak tawa dari semua nya.


"Eh,ga perlu marah.Calon manten emang harus sering ketemu.Biar ga timbul salah faham." ucap ibu turut menggoda Aruni.


"Ibu,ngarang deh.Dimana-mana calon manten jangan sering-sering ketemu,nanti bosen." kali ini ayah Aruni yang menimpali.


" Udah akh.Kenapa jadi ngeledek aku terus sih!"seru Aruni kesal. " Aku berangkat ya Assalamualaiku." ucap Aruni sambil menyalami satu persatu tangan keluarga nya .


"Waalaikumsalam." jawab keluarga Aruni kompak.


...


Di tempat lain,Reno sudah berada dijalan menuju tempat yang mereka sepakati untuk bertemu.


Reno yang baru pulang dari kantor pun langsung meluncur ketempat itu.Reno mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.


Dua puluh menit kemudian Aruni sudah sampai didepan Ichiban Resto.Dia memarkir motor nya di tempat parkir motor.Dia mengedarkan pandangan nya keseluruh penjuru parkiran resto,untuk mencari mobil Reno.Namun tampak nya Reno belum sampai.Aruni memutuskan untuk menunggu Reno didalam Resto.


Aruni memasuki restoran dengan santai.Dia sudah sering makan diresto itu dengan sahabat nya Ines.Aruni memilih tempat duduk di pojok dekat dengan jendela.


Sementara itu,Reno yang baru saja sampai didepan Ichiba resto sedang memarkirkan kendaraannya.


Reno mengambil ponsel nya dari dalam saku jas nya dan segera menghubungi Aruni.


"Waalaikumsalam." ucap Reno sesaat setelah mendapat jawaban dari Aruni di sambungan telepon. " Dimana?"tanya Reno sambil melangkah masuk kedalam resto. "Oh,iya."ucap Reno yang sudah melihat Aruni dari kejauhan. Reno segera berjalan mendekati Aruni.


"Maaf ya,telat.Udah lama nunggu?" tanya Reno yang merasa tidak enak hati.


"Ah,ga ko.Masih ada lima belas menit lagi sebelum jam tujuh." ucap Aruni sambil melihat jam ditangan nya. "Oh iya,mau pesen apa?" tanya Aruni pada Reno.


"Moccalate ajah." ucap Reno.


Aruni segera memanggil pelayan resto untuk memesan minuman yang Reno pesan.


"Jadi,mau ngejelasin apa?" ucap Reno.


"Sebelum nya aku mau tau dulu.Kamu kenal Ari dari mana?" tanya Aruni penasaran.


"Ga penting." ucap Reno datar.


"Kok kamu ngeselin sih,ga nyambung jawaban nya.Aku kan tanya kamu kenal dia dari mana?" ucap Aruni geram.


"Ya saya bilangkan ga penting,saya tau dari mana. Yang mau jelasin kan kamu."ucap Reno


"Oke,aku lagi males debat ya.Jadi aku bakal langsung jelasin."ucap Aruni kesal. "Ari itu adalah mantan pacar aku.Kita udah putus sebelum aku dijodohin sama kamu." ucap Aruni penuh kehati-hatian.


"So." ucap Reno sambil menaikan itu alis nya.


"Jadi anatara aku sama dia udah ga ada hubungan apa-apa." ucap Aruni pelan.


"Tapi dia masih anggap kamu pacar nya." ucap Reno tanpa ragu.


"Itu urusan dia,aku sama sekali udah ga peduli." ucap Aruni pelan.


"Kenapa ga mau lagi sama dia."tanya Reno.


"Ya udah ga mungkin."jawab Aruni.


"Karena kita udah dijodohin?" tanya Reno serius.


"Bukan karena itu.Ada hal lain."jawab Aruni tegas.


"Lalu kamu menerima perjodohan ini,karena habis dicampakan oleh dia?"tanya Reno.


"Astagfirllah.Aku ga dicampakan sama dia ya.Justru aku yang mencampakan dia." ucap Aruni.


"HEhe,sok cantik banget kamu.Mencampakan orang." ucap Reno sambil tersenyu.


"Ga usah menghakimi,kalau kamu ga tau permasalahan nya." ucap Aruni kesal.


"Kalau dia ngajakin kamu buat balikan bagai mana?" tanya Reno pelan.


"Ya aku udah ga mau lagi sama dia.Apapun alasannya." jawab Aruni lantang.


"Kenapa?" tanya Reno singkat.


"Ya karena ga mungkin.Dia udah punya istri." jawab Aruni


"Kalau dia masih single kamu mau?" tanya Reno penasaran.


"Ya,ga juga lah."jawab Aruni penuh penekanan.


"Saya tanya sama kamu.Apa yang membuat kamu setuju dijodohkan sama saya?"tanya Reno.


"Jujur karna orang tua ku sedikit memaksa.Dan aku ga mau dibilang anak durhaka." jawab Aruni. "Lagi pula ga ada orang tua yang akan


menjerumuskan anak nya kelubang kenistaan.Jadi aku berfikir pilihan orang tua ku pasti yang terbaik." ucap Aruni panjang lebar.


Sementara Reno hanya manggut-manggut.


"Kalau kamu?"tanya Aruni.


"Kalau saya kenapa?" tanya Reno.


"Ish,malah balik nanya! kamu kenapa mau dijodihin sama aku?!seu Aruni


"Hampir sama dengan kamu.Tapi saya ga dipaksa."ucap Reno. Dan Aruni hanya menanggukakan kepala nya.


"Aku minta kamu jangan percay omongan Ari ya. Kalau ada apa-apa tanya langsung sama aku." ucap Aruni,dan dijawab anggukan oleh Reno.


"Oh iya,udah jam segini.Aku masuk kerja dulu ya.Terimakasih buat teraktiran nya. Assalamualaikum." ucap Aruni sambil berlalu meninggalkan Reno sendirian.


"Waalaikumsalam." jawab Reno pelan sambil menggelangkan kepala nya sambil tersenyum.


next bab ya..