
Mobil Zicko memasuki sebuah gudang tua dan terlihat tiga buah mobil yang sudah terparkir di sana salah satunya merupakan mobil Sandi.
Suasana sangat sepi karena memang jauh dari pemukiman penduduk dan gudang itu terletak di tengah tengah hutan.
Zicko segera turun dan berjalan masuk, terlihat beberapa orang suruhannya yang berjaga di sana dan mereka segera menunduk saat melihat Zicko berjalan masuk.
" Dimana Sandi " Ucap Zicko dingin
" Di Ruangan itu Mas " Ucap Salah satu penjaga
Zicko membuka sebuah pintu dan terlihat Sandi duduk di kursi depan Laptop.
" Dimana dia San " Ucap Zicko
Sandi menoleh dan tersenyum, terlihat jelas wajah Zicko yang sangat emosi.
" Tenang Aja men, dia di dalam ruangan "
" Gue ke sana "
" Ko tunggu, Loe mending Liat ini "
Zicko menoleh dan menghampiri Sandi yang sedang mengotak atik Laptop.
" Ini semua '-
" Ya semua ini ada di dalam ponsel nya "
" Sial, Ternyata dia benar benar cari masalah dengan gue " Ucap Zicko berjalan keluar
Sandi mengikutinya sudah pasti Zicko akan menuju sebuah ruangan di mana sudah ada Galang di sana.
" Buka pintunya " Ucap Zicko dan penjaga langsung membukanya
Zicko berjalan masuk dan pandangannya langsung menatap seorang laki laki yang sudah babak belur terduduk di lantai dengan tangan dan kaki yang di ikat.
" Hahaha ternyata Loe yang melakukan ini " Ucap Galang tersenyum sinis
Walaupun Galang sudah babak belur namun dia masih bersikap sombong.
Zicko berjalan mendekat dan berjongkok di depan Galang yang wajahnya tampannya sudah tertutup darah.
" Maksud Loe apa lakuin semua ke Lona " Ucap Zicko menatap tajam Galang
" Bukan urusan Loe "
Bug..!!
Satu pukulan mendarat di perut Galang.
" Gue tanya sekali lagi, Apa maksud Loe lakuin semua ke Lona Hah "
" Oh Jadi Loe mau tau alasannya " Ucap Galang tersenyum
Zicko terus menatap Galang,,
Rasanya dia sangat ingin langsung menghabisinya tetapi dia harus tau apa alasan dari semua ini.
" Karena Gue Menyukai Lona " Ucap Galang dan sukses membuat Zicko kaget
" MAKSUD LOE HAH, "
" YA GUE MENYUKAI LONA SEJAK PERTAMA KETAMU "
Bug.. bug..
" Loe tau Lona tunangan gue dan Loe masih ngejar ngejar dia "
" Gue gak peduli yang pasti gue bakal rebut Lona dari Loe "
Zicko akan kembali menghantam Galang namun dengan segera Sandi menahannya..
" Sabar Ko,, kita masih butuh dia dan sayang tangan Loe jika terus memukulnya " Ucap Sandi
" Loe urus semua San " Ucap Zicko berjalan keluar
Sandi menatap Galang yang sudah terkapar, dia berjalan mendekat.
" Gue ingetin sama Loe, jangan pernah main main "
Sandi beranjak dan keluar ruangan, dia akan menyusul Zicko untuk membicarakan kelanjutannya.
" Terus dia mau kita apa in Ko " Ucap Sandi
" Kita Cari tau apa alasan nya melakukan semua " Ucap Zicko dan Sandi mengangguk
flashback
Anisa langsung menceritakan semua kepada Sandi tentang sikap Lona yang berubah setelah dari toilet, dan Sandi langsung menebak jika Galang sudah melakukan sesuatu kepada Lona.
Dan saat Sandi mengantar Anisa pulang, Zicko mengirimkan Chat kepada Sandi untuk mencari tau dimana Galang.
Sandi pun meminta beberapa anak buahnya untuk membantu dan mereka langsung menemukan dimana Galang.
Mungkin banyak yang gak tau siapa sebenarnya Zicko,
Zicko dan Sandi memiliki beberapa anak buah, mereka akan selalu siap jika mendapat perintah dari Zicko ataupun Sandi dan hanya mereka berdua yang tau.
-
Zicko memijat pelipisnya, dia benar benar tidak menyangkan Jika Galabg sangat terobsesi dengan Lona kekasihnya bahkan banyak sekali foto Lona di ponsel nya.
" Ko, mending Loe pulang deh istirahat biar gue yang jaga di sini " Ucap Sandi
" Loe juga pulang San, di sini udah banyak penjaga dan gak mungkin Dia kabur dengan kondisinya yang seperti itu "
" Baiklah,, Gue bicara dengan mereka " Ucap Sandi dan Zicko mengangguk.
Zicko kembali menatap Laptop, menatap wajah Lona saat tersenyum.
" Aku akan membalas Semua yang sudah di Perbuat kepada kamu Yang,
Aku gak akan biarin dia kembali mengganggu kamu"
Zicko beranjak keluar,,
" Kalian, jaga dia jangan sampai dia kabur "
" Baik Mas "
" Saya Pulang dulu "
" Hati hati Mas Zicko "
Zicko berjalan keluar dan di susul Sandi yang juga berjalan keluar.
Sandi akan selalu membantu Zicko apa pun itu, karena Zicko sangat baik dengannya bahkan Zicko selalu menolongnya dulu begitu juga dengan para anak buahnya, mereka rata rata merupakan orang yang pernah Zicko tolong dan mereka membalasnya dengan selalu setia kepada Zicko.