Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 21


Sudah beberapa hari Sasya tidak terlihat, bahkan rumahnya pun terlihat sepi..


Lio,, adalah satu satunya orang yang merasa khawatir bahkan dia selalu memikirkan keadaan Sasya, mungkin jika dia mempunyai Nomor Telponny sudah pasti Lio akan langsung menghubungi Sasya tapi dia sama sekali tidak punya bahkan Sasya pun tidak mempunyai teman dekat dikampus..


" Sya,, Loe kemana si.. Apa Loe baik baik saja.. Empat hari ini Loe sama sekali gak ke kampus dan rumah Loe juga selalu sepi.. "


Lio terlihat murung,, bahkan dia selalu menolak di ajak Rendi dan Dion untuk kumpul atau sekedar bermain..


" Apa Loe belum rau kabar Sasya,, Ucap Dion


Lio hanya menggeleng,,



Dion memang sudah tau jika Lio sedang memikirkan Sasya,, Dion adalah teman dekat Lio dan Lio sudah menceritakan semuanya,,


" Kenapa Loe gak langsung ke rumahnya aja,,


" Rumahnya sepi,, bahkan gue pencet bel berapa kali sama sekali gak ada yang buka..


Gue takut jika Sasya di bawa suruhan Bokapnya..


" Gue gak habis pikir deh,, ada Bokap kayak gitu manfaatin anak buat bayar hutangnya..


" Entahlah,, gue bingung Yon harus cari kemana lagi, sedangkan Loe tau Sasya gak punya temen deket di kampus..


" Loe coba aja ke rumahnya lagi, sapa tau udah ada orang di sana..


Lio hanya terdiam,,


Tiba tiba ponselnya berdering,, Lio menatap layar ponselnya yang ternyata Biyanka lah yang menelpon..


Lio langsung menggeser tombol hijau untuk menjawabnya..


" Halo Mam,, Ucap Lio


" Sayang,, Kamu jadi kan minggu ini pulang, Ucap Biyanka di seberang


" Em,, Ya jadi Mam,, Ada apa ya Mam,,


" No Sayang,, Mama cuma kangen sama kamu,, Kamu kapan akan pulang..


" Besok Setelah pulang kampus Abang langsung ke Jakarta Mam..


" Oke sayang,, Kamu hati hati di sana ya..


Loe you Sayang..


" Love you too Mam,,


" Nyokap Loe,, Ucap Dio dan Lio mengangguk sambil menyimpan ponselnya..


" Besok siang gue balik ke Jakarta Yon,,


" Lah terus gimana Sasya..


" Entahlah,, Gue udah janji kalo minggu ini Pulang dan Nyokap gue juga suruh gue pulang..


Dion mengangguk,, dia merasa kasihan melihat sahabat kecilnya yang terlihat sedih.. Sudah jelas terlihat Jika Lio menyukai Sasya walaupun Lio selalu membantah tapi sangat jelas dari sikap Lio kepadanya..


*********


Sementara hubungan Zicko dan Lona semakin dekat, dan sudah banyak yang mengira jika mereka sudah pacaran..


Banyak yang merasa iri dengan kedekatan mereka, banyak yang menginginkan berada di posisi Lona yang selalu mendapat perhatian Zicko, Laki laki tampan idola kampus yang bersikap dingin namun berbeda jika dengan Lona, Zicko akan sangat hangat..


Dena dan Mona,,


Mereka tidak berani lagi untuk mengganggu Lona setelah Zicko memperingatkan mereka, tetapi Dena sangat kesal juga marah melihat mereka yang malah semakin dekat..


Zicko selalu tersenyum saat bersama Lio, dan selama mengenal Zicko, Dena sama sekali tidak melihat senyuman di wajah tampannya..




" Gue juga tau, gue liat mereka,, cuma gue masih mikir gimana cara agar Lona jauhi Zicko..


" Tapi ancaman Zicko waktu itu,,


" Gue gak peduli dengan semua itu Mon, yang jelas kalo gue gak bisa dapetin Zicko yang lain pun juga gak bisa..


Mona mengangguk,,


Mereka terus melihat Zicko yang sedang asik ngobrol dengan Lona bahkan Zicko terus tersenyum menatap Lona..


Dena mengepalkan tangannya dan langsung berjalan dengan perasaan kesal..


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒



Biyanka tersenyum karena Lio akan pulang week end ini,, dia begitu merindukan putranya,, walaupun baru sebulan Lio berada di Bandung namun terasa begitu lama..


Dan rasa kangen yang Biyanka rasakan semakin besar..


Mereka bukan sepasang kekasih,, namun perasaan kangen Biyanka merupakan rasa kangen seorang Ibu terhadap anaknya..


Selama ini Biyanka selalu bersama kedua anaknya, memanjakan mereka dan tidak pernah jauh dari mereka..


Tian yang baru saja sampai merasa heran melihat istrinya yang senyum senyum sendiri..



" Sayang,, kenapa senyum senyum sendiri.. Ucap Tian


Biyanka menoleh dan segera mendekati Suami tampannya..


" Kok kamu udah pulang Mas,, Ucap Biyanka


" Loh Mas tanya kok balik nanya,,


" Memangnya Mas tanya apa,,


" Kamu,, kenapa senyum senyum sendiri hem,, Ucap Tian menyubit hidung mancung Biyanka..


" Oh,, Aku lagi seneng Mas..


Besok Abang akan pulang, Aku kangen sama putra kita..


" Bagus dong,, jadi istri Mas yang satu ini bisa terobati kangennya..


" Oya,, Kok kamu udah pulang Mas.. Ini masih siang Loh.. Ucap Biyanka menatap jam di dinding yang masih menunjukan pukul 1 siang..


" Memangnya Mas gak boleh pulang siang,,


" Astaga Mas,, Boleh dong malah aku seneng..


Tian tersenyum dan memeluk pinggang Biyanka masuk ke dalam kamar..


" Tadi Mas habis ketemu Klien sekalian makan siang,, Ya Udah Mas pulang lagian Mas juga gak ada janji hari ini..


Biyanka menganguk dan membantu Tian melepas Jasnya..


" Mas ganti baju dulu ya,, Ucap Tian berjalan menuju ruang ganti setelah mengecup kening Biyanka..


Biyanka berjalan duduk di sofa sambil


membuka Album foto, Tian yang sudah menggunakan pakaian santai pun berjalan menghampirinya..


" Ngapain Yang,, Ucap Tian duduk di samping Biyanka


" Gak terasa ya Mas mereka udah tumbuh besar, bahkan udah kuliah..


Tian tersenyum dan mereka terus memandang foto dimana Lio dan Lona saat masih bayi hingga foto mereka dewasa semua ada di sana..


Tian dan Biyanka selalu mengabadikan momen momen disaat anak anak mereka masih kecil hingga dewasa dan saat saat dimana mereka selalu berkumpul bersama..