Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 220


Zicko dan Lona baru saja sampai di Cafe, berbeda dengan Meylan yang malah sudah sampai lebih dulu.


" Hai,, sorry gue telat " Ucap Lona menghampiri mereka


Meylan, Anisa, Sandi bahkan Reno pun sudah sampai di Cafe dan mereka sudah menunggu Zicko dan Lona sejak tadi.


" Astaga Lona,, Loe bilang udah di jalan pas gie telpon kenapa malah gue yang sampai lebih dulu coba " Ucap Meylan


" Sorry Meymey,, ini karena keponakan Loe yang pengin jajan " Ucap Lona mengusap perutnya


" Ya sama Mommy juga pasti tuh " Ucap Reno dan Lona hanya tersenyum manis


" Dasar bumi ada ada aja, Memangnya tadi ponakan gue pengin jajan apa sih " Ucap Anisa mengusap perut Lona


Kebetulan Lona duduk dekan Anisa,,


" Somai aunty " Ucap Lona menirukan suara baby


" Itu sih Mommy ya " Ucap Sandi dan membuat semua tertawa


Persahabatan mereka memang sudah sangat dekat, bahkan sudah seperti keluarga sendiri sama sekali tidak saling membedakan dan Anisa merasa sangat beruntung di pertemukan dengan mereka yang sangat baik dengan nya juga ibunya.


Perut Lona kembali lapar, dia pun teringat dengan nasi goreng yang pernah Anisa buatkan untuknya.


" Aunty Anisa,, Bisa minta tolong " Ucap Lona tersenyum


" Tolong apa Bumil, "


" Ponakannya pengin nasi goreng kaya waktu itu "


" Aduh,, Udah laper lagi ya.. Baby nya apa Mommy nya yang laper "


" semuanya "


Zicko dan semua menggeleng melihat Lona yang selalu ada saja tingkahnya.


" Baiklah,, tunggu sebentar ya " Ucap Anisa berjalan menuju dapur


Lona mengangguk dan membayangkan ansi goreng yang sangat lezat membuatnya menelan air liurnya.


Sementara menunggu,


Lona dan Meylan terlihat asik mengobrol dan tidak berbeda jauh dengan ketiga cowok tampan diantara mereka yang juga sedang mengobrol hingga Anisa datang dengan membawa nasi goreng buatannya dan bukan hanya untuk Lona namun untuk mereka semua.


Mata Lona berbinar melihat nasi goreng yang terlihat sangat lezat sudah berada di hadapannya, tanpa menunggu lama Lona langsung melahapnya.


" Sayang,, pelan pelan makannya " Ucap Zicko mengambil tisu dan membersihkan mulut Lona


-


Mereka terus berkumpul hingga sore, dan mereka pun memutuskan untuk pulang.


Sandi bersama Anisa, Reno bersama Meylan sedangkan Zicko bersama istri cantiknya.


Wajah Lona terlihat senang hari ini bisa kembali berkumpul dengan sahabatnya, Setelah Lona tidak kuliah dan perutnya yang membesar membuatnya sering merasa lelah dan lebih sering berada di rumah.


Sesekali Meylan dan Anisa lah yang main ke rumahnya.


" Sayang,, Apa kamu mau beli sesuatu "


" Em,, Engga Kak aku udah kenyang banget "


Zicko mengangguk dan melajukan mobilnya kembali ke rumah.


Jalanan sore yang padat membuatnya mereka terjebak macet, bahkan mobil mereka sama sekali tidak bergerak.


Zicko terus melirik Lona yang masih asik dengan ponselnya,,


" Oya Kak, lusa jadwalnya kita periksa kandungan ya "


" Astaga,, hampir saja aku lupa Yang "


" Nanti aku langsung bikin janji lebih awal ya, jadi kamu gak usah Nunggu "


Lona mengangguk dan kembali menatap lurus, terlihat banyak kendaraan .


Setelah menunggu cukup lama akhirya mereka terbebas dari kemacetan, dan mobil mereka kembai berjalan lancar.


Namun entah sejak kapan Lona sudah terlelap.


Mobil mereka sampai di depan rumah, Zicko menghela napasnya melihat Lona yang selalu tidur jika berada di dalam mobil.


" Kebiasaan kamu Yang pasti tidur kalau dalam mobil " Ucap Zicko tersenyum menatap wajah Lona


Zicko pun mengendongnya masuk ke dalam, Lona yang semakin berat membuatnya sedikit kewalahan namun akhirnya sampai di dalam kamar.


Zicko membaringkan Lona diatas ranjang dan melepaskan sepatunya.


Menatap lekat wajah cantik Lona yang semakin berisi, namun tetap saja terlihat cantik bahkan malah bertambah cantik.


Selama kehamilan Lona Memang lebih banyak maka.


Zicko mengusap wajah Lona dan menyelimuti nya, dia pun berjalan masuk kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.