Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
Malam Pertama "Gagal" (Aldo)


Perjalan malam yang panjang dengan begitu banyaknya tamu undangan yang datang di pesta pernikahan mereka membuat Bella atau pun Aldo merasa sangat lelah bahkan terlihat jelas di wajah duanya..


Senyum yang dipaksakan tetap terlihat daru raut wajah mereka jika sudah lelah..


" Kapan acaranya selesai,, bisik Bella kepada Aldo


Aldo menoleh dan tersenyum,


" Sabar sayang,, sebentar lagi..


Bella hanya tersenyum dan mengantuk..


-


Semua Acara demi acara sudah mereka lalui mulai dari pengajian, akad nikah sampai resepsi pernikahan sudah mereka lalui dan kini mereka sudah berada di dalam kamar pengantin mereka..


Aldo sudah berada diatas ranjangnya menunggu istrinya yang masih berada di dalam kamar mandi..


Entah apa saja yang Bella lakukan di dalam kamar mandi, padahal ini adalah malam yang sangat di nantikan pengantin..


Begitu pula dengan Aldo, walaupun dia lelah namun dia pun menginginkan nya..


Karena merasa lama menunggu akhirnya Aldo pun berjalan menuju kamar mandi dan mengetuk pintu nya..


Tok,, tok,, tok,,


" Sayang,, kamu gak tidur di dalam kan.. Ucap Aldo dari luar


Ceklek,,


Pintu terbuka dan Aldo mengernyitkan keningnya menatap istrinya yang masih menggunakan gaun pengantin,,


" Sayang,, kamu kok masih pake gaun..


" Em,, aku boleh minta tolong gak.. Ucap Bella ragu


" Apa si,, mau aku bantu lepasin gaunnya..


Bella menggeleng,,


" Terus,,


" Tolong kamu beliin pembalut ya,, Aku lupa gak bawa soalnya Ucap Bella


Aldo membulatkan matanya,,


" Ya sudah,, bentar ya..


Bella tersenyum dan kembali masuk kamar mandi, sedangkan Aldo berjalan keluar membeli pembalut yang di minta istrinya..


Flash Black..


Setelah acara selesai, mereka menuju Hotel yang sudah di siapkan oleh kedua orang tua mereka dan lusa mereka akan pergi ke Turki untuk Honeymoon selama seminggu..


Bella masuk ke dalam kamar mandi setelah Aldo selesai,,


Namun saat dia akan melepaskan gaunnya tiba tiba dia merasakan perutnya kram dan ternyata dia mendapatkan tamu bulanan..


Bella terus berdiri di dalam kamar mandi, dia bingung karena dia tidak membawa pembalut sekarang dan tidak mungkin juga dia keluar untuk membelinya sedangkan mereka sekarang berada di Hotel..


*******


Di sebuah mini market Aldo terlihat bingung memilih pembalut yang biasa digunakan Bella dan baru pertama kalinya pula dia membeli,,


Dengan bingung akhirnya Aldo membeli beberapa macam pembalut dengan berbagai merk..


Dia pun membayarnya di kasir..


-


Dalam perjalan pulang, Aldo terus menggerutu tidak jelas, entah apa yang membuatnya seperti itu..


-


Aldo kembali ke dalam kamarnya dan langsung menuju kamar mandi untuk memberikan kepada Bella..


Tok,, tok,, tok,,


" Sayang,, ini yang kamu minta..


Bella membuka pintunya, dia bingung dengan begitu banyak Aldo membelinya..


" Aku gak tau kamu biasa pake apa, jadi aku beli semua,, Ucap Aldo tersenyum sambil menggaruk tengkuk Nya yang tidak gatel


" Makasih sayang, Ucap Bella sambil mengambil nya dan kembali menutup pintu


-


Aldo dan Bella sudah sama sama berbaring di atas ranjang, mereka menatap langit langit dengan pikirannya masing masing.


" Em,, Yang,, Ucap Aldo gugup


Bella menoleh,,


" Ya,, Ucap Bella sambil menatap Aldo


" Em,, Biasanya kamu,, Ucap Aldo terputus, dia gengsi untuk menanyakan nya kepada Bella


" Biasa Nya,, Aku.. Kenapa Ucap Bella bingung..


" Lupakan,, sekarang tidur yuk aku ngantuk,,


Bella mengernyitkan keningnya,, dia bingung dengan tingkah laki laki yang baru beberapa jam menjadi suaminya..


Aldo bertingkah aneh, bahkan tidak biasanya Aldo bersikap seperti itu..


Bella menghela napasnya, dia pun memejamkan matanya dan membelakangi Aldo yang sudah lebih dulu tidur..


Baru saja akan memejamkan matanya, tiba tiba Bella merasakan sesuatu yang memeluk pinggangnya..


Bella kembali membuka matanya, dia pun tersenyum saat melihat jika Aldo memeluk nya,, Bella membiarkannya dan dia pun memejamkan matanya..


Sejujurnya Aldo belum benar benar tertidur, dia masih memikirkan malam pertamanya yang gagal..


*********


Di tempat lain,


Tian terbangun, dia mengambil air di atas nakas karena merasa haus..


Tian menatap wajah Biyanka yang masih terlelap dengan damainya,, dia pun tersenyum..


" Sayang,, Mas akan mewujudkan keinginan kamu.. Maafin Mas yang gak peka dengan keinginan kamu selama ini.. Ucap Tian dengan mengusap wajah Biyanka..


Cup,,


Tian mengecup rambut Biyanka dan kembali berbaring dengan memeluk tubuh mungil istri yang sangat di cintainya..


\=\=\=\=\=\=\=\=


Hai semua..


Kalian pasti pada tanya, kok gak Up hari ini..


Oke Author minta Maaf sebelumnya,,, tapi Kenapa Author gak Up karena sedikit ada kendala tapi kalian tenang aja semua sudah beres dan bisa kembali Up..


Salam sayang dari Author untuk kalian semua Kesayangan..


Love You All


😘😘😘