Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
KEPERGOK


Seminggu setelah kedatangan Jessica datang kekantor Reno,hidup Reno bagaikan tak tenang. Dia merasa seperti seseorang yang sedang selingkuh.


Setiap hari Jessica selalu mengirimkan pesan singkat mesra kepada Reno.Walau Reno tak pernah membalas pesan singkat yang dikirim oleh Jessica itu,dan justru langsung menghapus nya.Jessica juga sering sekali mengirimkan makan siang kepada Reno,namun jangan kan untuk memakan nya menerimanya saja Reno tak mau.Jessica juga sering diusir oleh petugas keaman ,Namun Jessica tak menyerah,dia masih saja melakukan hal itu.


Tring..suara pesan masuk pada ponsel Reno.Dan itu adalah pesan dari Jessica.


"Morning Reno,hari ini aku kangen banget sama kamu.Love you Ren." begitulah isi pesan singkat yang di kirim Jessica pada Reno.


Namun Reno tak membalas pesan singkat dari Jessica itu.Ia langsung menghapus nya dari ponsel nya.Reno pernah dua kali memblokir nomer ponsel Jessica.Namun Jessica menggunakan nomer lain untuk menghubungi Reno.


Reno memang tidak bisa melupakan Jessica,bagi nya Jessica adalah bagian dalam perjalanan hidup nya.Yang memang tidak akan pernah bisa dilupakan,Reno memang sudah tak mencintai Jessica.Bagi nya Jessica hanya masa lalu nya.Namun Reno tak mau membenci Jessica karena dia takut betemu dengan pagar pemisah antara benci dan cinta.


Reno takut ia salah langkah karena bagi nya membenci seseorang akan membuat ia semakin mengingat orang itu lagi dan lagi.Sehingga muncul rasa lagi dihati nya.


Oleh sebab itu Reno tak mau membenci Jessica ia takut kalau ia nanti nya akan jatuh cinta lagi pada Jessica.


Reno kembali fokus pada pekerjaan nya.Banyak sekali file-file yang harus ia cek ulang.Reno sibuk dengan laptop nya.


...


Sementara di tempat lain Aruni tengah menyiapkan makan makan siang untuk ia bawa kekantor suami nya.Dia sengaja ingin membawakan bekal makan siang untuk suami nya dan memberikan kejutan karena hari ini adalah hari ulang tahun suami nya.


Dirumah Aruni juga menyiapkan pesta kecil-kecilan untuk suami tercinta nya.Aruni sengaja mengundang teman-teman Reno dan juga keluarga mertua nya serta kedua orang tua nya untuk datang kerumah nya dan memberikan kejutan untuk suami nya.


Aruni mengatur semua nya mulai dari dekorasi,makanan sampai tema acara.


Aru mempersiapkan segala nya dengan sangat matang,dia ingin memberikan yang terbaik untuk suami nya.


"Run,sini biar ibu yang masak nya." ucap ibu Aruni.


"Ga usah bu,biar Runi aja.Ibu istirahat aja ya." ucap Aruni kepada ibu nya.


"Justru kamu yang harus istirahat.Kamu harus ingat kalau kamu tidak sendiri.Ada jabang bayi disini." ucap Ibu sambil mengusap lembut perut Aruni.


"Iya bener tuh Run,kamu istirahat sana.Biar mama sama ibu kamu yang lanjutin."kali ini ibu mertua nya yang berucap.


"Aah...terimakasih ya mama,ibu.Runi seneng banget deh di perhatiin kaya gini." ucap Aruni sambil memeluk kedua wanita bergelar ibu itu.


"Iya sayang." ucap kedua wanita bergelar ibu itu dengan bersamaan.


Aruni dan kedua ibu nya itu dikembali lakukan aktifitas nya.Aruni hanya kebagian menghias kotak makan siang yang akan dia bawa kekantor Reno nanti.


Sementara di ruang tengah sudah ada Dhika,Alvin dan juga Dennis.Mereka sedang mendekorasi ruangan yang nanti nya akan menjadi tempat kejutan untuk Reno.


Sementara dokter Vero sedang melakukan oprasi pada pasien nya.Sehingga belum sampai dirumah Reno.Kalau Seno sedang meeting dan akan menyusul nanti.


Mereka saling bersenda gurau,tertawa dan saling mengejek satu sama lain


...


Kembali kekantor Reno,disana Reno sudah siap untuk meeting bersama clien nya yang tak lain adalah Jessica dan bos nya.


Reno bersikap profesional,dia tak ingin mencampur adukan masalah pribadi dengan pekerjaan nya.


Walau pun hari ini dia tahu akan bertemu dengan Jessica,tapi Reno tidak memikirkan nya.


Meeting pun dimulai,Reno mempresentasikan materi meeting kerja sama yang akan dilakukan nya.


Sementara para pesertameeting yang lain fokus mendengarkan nya.Reno tampak sangat berwibawa.


Sementar Jessica tampak sangat mengagumi Reno.Terlihat dari cara nya memandangi Reno.


Beberapa kali mata Reno dan Jessica saling bertemu.Namun Reno secepat mungkin mengalihkan lagi pandangan nya.Reno tak ingin ada kontak fisik dengan Jessica walau pun hanya sekedar saling menatap.


Dua jam kemudian meeting pun selesai,dengan sebuah kerja sama yang akan mereka lakukan.


Reno tampak sangat puas dengan meeting kali ini.Karena dia akan melakukan sebuah kerja sama besar dengan clien nya itu.


Reno memutup meeting dengan penuh wibawa.Dia pun kemudian kembali lagi ke ruangan nya diikuti oleh Ali dan juga sekertaris nya.


Didalam ruangan sang sekertaris langsung memberikan notulen meeting nya kepada Reno.Dan kemudian dia keluar dari ruangan bos nya itu.


Sementara Ali tetap berada disamping bos nya.Dia menunggu perintah yang akan bos nya berikan kepada nya.


"Al,saya mau tolong kamu tetap selidiki perusahan ini.Tetap awasi pergerakan mereka,karena Seno menemukan bukti kalau hecker yang mencoba mengambil data penting perusahaan kita,memiliki ip adress dari perusahaan ini.Tapi saya tidak mau gegabah.Kita ikuti dulu permainan mereka,karena saya ingin tahu siapa yang ada dibelakang mereka."


"Baik tuan."


"Oke,jangan lupa awasi juga manager humas kamu.Segera berisaya laporan."


"Baik tuan,saya minta waktu nya 1 hari untuk memberikan laporan nya."


"Iya."


"Baik tuan saya permisi."


"Hemm.." ucap Reno tanpa melihat lagi kearah Ali karena mata nya sudah fokus ke layar laptop nya.


Dan Ali pun kemudian kembali ke ruangan nya untuk menjalankan perintah dari bos nya itu.


Sepeninggal Ali,Reno fokus dengan pekerjaan nya.Sampai fokus nya terpecah saat ada suara ketukan pintu dari luar.


"Masuk!"seru Reno dari dalam ruangan.


Dan seseorang itu pun masuk kedalam ruangan itu.Dan berjalan menghampiri meja kerja Reno.


Reno sudah tahu siapa pemilik suara itu,Reno pun langsung bangkit dari duduk nya.


"Mau apa kamu kesini?!" ucap Reno ketus.


"Aku kesini mau ngajak kamu makan siang diluar." Jawab siempunya suara yang tak lain adalah Jessica.


"Maaf saya sibuk."ucap Reno dingin.


"Ren,mau sampai kapan sih kamu seperti ini?Aku mohon,kita harus bicara."ucap Jessica sambil mendekati Reno.


Reno yang merasa tidak ingin didekati oleh Jessica langsung berpindah posisi.Dia menjauh lagi dari Jessica.


"Sudah,tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan,semua nya sudah beralhir."jawab Reno sambil berjalan menjauhi Jessica.


"Ren,kita bisa mulai semua nya dari awal,aku tahu aku yang yang salah disini.Andai saja saat itu aku tidak mengikuti ucapan mertua kamu.Sekarang pasti kita sudah bahagia." ucap Jessica sambil menitikan air mata nya.


"Terlambat kamu mengatakan itu,hati saya sudah mati untuk kamu." jawab Reno dingin.


"Ren,ga ada yang nama nya terlambat.Kalau kita mau mencoba nya dari awal lagi ,aku yakin kita akan bahagia."


"Simpan omongkosong mu itu.Saya tidak akan pernah mau kembali kepada kamu,karena saya sangat mencintai istri saya."


"Ren aku Rela menjadi yang kedua asal kita bersama lagi."


"Cukup!! Saya rasa otak kamu sudah tidak waras,sekarang saya minta kamu keluar.Sebelum security yang menyeret kamu keluar dari sini."


"Aku ga mau keluar,sebelum kamu kembali kepada ku Ren,aku cinta sama kamu." ucap Jessica sambil mencoba memeluk Reno,namun Reno menghindari nya.


"Habis kesabaran saya Jessica!Sekarang saya minta kamu keluar." ucap Reno sambil menarik tangan Jessica untuk keluar.


"Ga mau Ren,aku ga mau." ucap Jessica sambil menahan tangan nya.


Reno terus menarik tangan Jessica untuk keluar namun Jessica berusaha terus berontak hingga akhir nya mereka berdua jatuh terjerembab diatas sofa.Dan bersamaan dengan itu pintu ruangan Reno terbuka.


"Ekhem.." suara berat seseorang yang membuka pintu.Yang tak lain adalah Ali


"Kalian lagi ngapain?" ucap Aruni yang saat itu ada bersama Ali di depan pintu.


Reno yang tahu bahwa posisi nya saat ini sangat tidak baik.Langsung berdiri dan mendekati Aruni.


"Sayang,kamu kok ga bilang mau kesini?" tanya Reno panik karena seperti seorang yang tertangkap sedang selingkuh.Sementara Jesicca hanya tersenyum penuh kemenangan.


"Iya mas,aku mau kasih kamu kejutan niat nya.Eh..ternyata malah aku yang terkejut." ucap Aruni sambil tersenyu,ia mencoba untuk bersikap sebiasa mungkin.


"Sayang ini ga seperti yang kamu fikirkan." ucap Reno yang semakin merasa bersalah.


"Emang aku mikirin apa sih mas." jawab Aruni pelan.


"Kamu ya istri nya Reno?" tanya Jessica sambil mendekati Aruni.


"Iya." jawab Aruni bangga.


"Kenalin aku Jessica,mantan pacar Reno." ucap Jessica sambil mengulurkan tangan nya.Namun uluran tangan Jessica langsung di tepis oleh Reno.


"Cukup Jessica!" bentak Reno dengan nada tinggi.


"Ooh,kamu mantan pacar nya mas Reno?Kenalin saya istri sah nya mas Reno." ucap Aruni sambil meraih lengan suami nya. "Ada apa ya mbak nya kekantor suami saya?"tanya Aruni sambil tersenyum.


"To the point aja ya.Saya dan Reno masih saling mencintai jad.."ucap Jessica terpotong.


"Cukup Jes,hentikan omong kosong mu." ucap Reno memutus ucapan Jessica.


"Biar Ren,biar istri kamu tahu kalau kita saling mencintai." ucap Jessica dengan nada yang aga meninggi.


"Gila kamu,sejak kapan saya pernah bilang seperti itu.Saya ga akan pernah kembali dengan kamu Jessica!"bentak Reno,karena tak ingin Aruni salah paham pada nya.


"Jangan dengerin omongan nya sayang,saya sama sekali sudah tidak mencintai dia.Dia yang datang pada saya terlebih dahulu." ucap Reno menjelaskan.


"Nah,mbak nya sudah dengarkan,kalau suami saya tidak mau kembali dengan mbak nya.Jadi saya harap mbak nya malu ya untuk tidak mengganggu suami saya lagi.Karena mbak nya itu cantik lho,masa ia ga laku dengan laki-laki lain?" ucap Aruni pelan dan sambil tersenyum,namun menusuk.


"Kamu,jangan sombong hanya karena Reno nikahin kamu.Dia nikahin kamu karena terpaksa,karena org tua nya memaksa dia untuk menikahi kamu." ucap Jessica sambil menunjuk-nunjuk Aruni.


"Jessica cukup.Saya minta kamu keluar dari sini atau saya akan menyuruh security untuk mengusir kamu." ucap Reno sambil menghempaskan tangan Jessica yang sedang menunjuk-nunjuk Aruni.


"Mbak nya,sekali lagi saya katakan ya,mas Reno sudah menikah,terlepas dia terpaksa atau tidak saya tidak peduli.Yang jelas tolong hargai diri mbak nya sendiri,untuk tidak mengganggu rumah tangga orang lain.Walau pun mbak nya bersikeras ingin mendapatkam mas Reno,saya pun akan akan berjuang keras untuk mempertahankan mas Reno. Jadi sudah ya,dari pada mbak nya buang-buang tenaga dan nanti hasil nya ga berkah,lebih baik mbak nya cari laki-laki lain untuk menjadi suami mbak nya." ucap Aruni yang masih berusaha bersikap baik.


"Jangan sok menggurui kamu.Kamu fikir saya akan menyerah.Jangan mimpi." ucap Jessica dengan nada marah.


"Ya terserah mbak nya lah ya,yang penting saya sudah mengingatkan mbak nya ya." ucap Aruni sambil tersenyum.


Tak lama kemudian datang dua orang security yang dipanggil oleh Ali.


"Usir wanita itu!" ucap Ali sambil menunjuk Jessica.


"Baik tuan." ucap dua orang security secara bersamaan.


"Ga mau,apa-apaan ini.Lepasi!" Jessica mencoba berontak karena dirinya ditarik paksa untuk meninggalkan ruangan itu. "Reno tolong aku Ren." teriak Jessica saat tubuh nya sudah ditarik keluar.


Reno tak menanggapi ucapan Jessica,Reno justru bingung menghadapi istri nya.Dia merasa sangat bersalah saat ini.Namun saat Reno menatap wajah istri nya tak ada raut kecewa atau marah yang ditunjukan oleh istri nya itu.


next bab ya..cerita nya makin seru ni..jangan lupa tetep dukung author ya sahabat..😊😊