
Di Tempat lain terlihat dua pasang sejoli sedang menikmati jajanan di pinggir jalan, walaupun mereka merupakan anak orang kaya namun mereka sama sekali tidak malu untuk jajan di pinggir jalan.
Lona terlihat sangat lahap menikmati somainya sedangkan Sandi dan Anisa memesan empek empek.
" Kenapa,, Mau lagi " Ucap Zicko saat melihat istrinya menatapnya dan Lona mengagguk sambil tersenyum
" Bentar ya " Ucap Zicko mengacak rambut Lona
" Loe tumben banget Lon, biasanya aja satu porsi Loe gak habis " Ucap Anisa yang merasa heran
" Gak tau Nis,, ini enak banget rasanya tuh gak seperti biasanya "
Anisa hanya menggeleng,,
Dia tau jika Lona hanya bisa makan sedikit dan setiap makan selalu saja tidak pernah habis namun sekarang dia makan sangat lahap bahkan kurang.
" Sayang,, kamu juga mau nambah " Ucap Sandi
" Engga Mas,, ini juga kenyang banget "
Tidak lama Zicko kembali dengan membawa piring berisi somai dan Lona langsung tersenyum,,
" Makasih suamiku " Ucap Lona menggemaskan
" Makan pelan pelan Yang "
Zicko menatap Lona, dia sedikit bingung dengan perubahan istrinya yang malah sekarang lebih banyak makan.
Zicko mengambil tisu dan mengusap bibir Lona yang belepotan karena kecap dan sambal somai.
tiba tiba terlihat mobil yang juga berhenti di depan mereka siapa lagi jika bukan mobil Meylan.
" Curang kalian makan somai gak ngajak ngajak" Ucap Meylan keluar mobilnya dan di susul Reno
" Kak, Aku mau somai " Ucap Meylan manja
" Serius mau somai Sayang, tadi di kantin kamu makan bakso dua mangkok Loh " Ucap Reno
" Ih,, Baru aja gue maafin udah nyebelin lagi"
" Eh,, Iya Iya sayang,, sebentar ya kamu duduk aku pesenin dulu jangan marah lagi oke"
" Cepetan "
" Iya Sayang "
Meylan duduk di antara mereka,,
" Yang Udah baikan, berarti yang bayarin dong" Goda Lona
" Ya Udah Kak Reno aja yang bayar, kan dia yang nyebelin " Ucap Meylan
" Udah gak nangis lagi Mey "
" Anisa,, apa sih "
" Siapa yang Nangis Nis " Ucap Reno
" Tuh, Nangis sambil guling guling tadi di kelas " Lanjut Lona
" Serius sayang,, berarti kamu sayang banget ya sama aku "
" Apa sih Kak,, Anisa Lona kalian apa sih "
Wajah Meylan memerah, dia malu karena Reno jadi tau jika dirinya sedih dan menangis.
" Kenapa muka Loe Mey, merah gitu " Tambah Zicko dan membuat Meylan semakin malu
" Terus Aja godain gue "
" Sayang sayang,, udah ya makan somainya nanti malah gak enak " Ucap Reno
Meylan langsung menikmati somainya sedangkan keempat temannya terkekeh.
-
Mereka selesai menikmati somainya dan mereka langsung beranjak.
" Yuk sayang " Ucap Zicko menggandeng Lona begitu pun Sandi yang menggandeng Anisa
" Kalian mau kemana,, " Ucap Reno
" Pulang "
" Loh udah bayar "
" Kan Loe yang bayar Ren " Ucap Sandi
" Kok Gue, Kan Gue gak makan "
" Tanya Meylan Kak, tadi dia yang bilang kalau Kak Reno yang bayar " Ucap Lona
" Sayang " Ucap Reno menatap Meylan
" Hehehe, Maaf Kak "
Reno menggeleng,,
" Ya Udah Kak bayar dulu, terus kit pulang"
Reno beranjak dan membayar semua yang mereka makan.
Zicko dan Lona masuk ke dalam mobil begitu juga dengan Sandi dan Anisa.
Meylan berjalan dan masuk ke dalam mobilnya, dia menunggu Reno yang masih membayar semua makanan mereka.
" Udah bayar semua " Ucap Meylan saat melihat Reno masuk ke dalam mobil
" Udah "
" Kok gitu mukanya, gak ikhlas "
" Astaga Ikhlas sayang "
" Ya Udah biasa aja dong Kak "
" Iya ini udah biasa sayang " Ucap Reno dengan memaksakan senyumannya
" Eh Kak, terus mobil kamu gimana "
" Nanti aku suruh Sopir buat ambil "
" Oh ya Udah "
Reno mengangguk dan dia melajukan mobilnya.