
Sudah dua minggu sudah Bella menjadi Istri Aldo kehidupan mereka pun sudah saling melengkapi, bahkan Bella sangat berperan aktif dalam kesehariannya walaupun dia bekerja namun dia tidak melupakan kewajibannya sebagai istri..
Aldo sudah meminta Bella tidak bekerja namun Bella tetap ingin bekerja hingga nanti mereka dikarunia anak baru Bella akan fokus mengurus anak di rumah dan keluar kerja..
Mereka tinggal di Apartemen Aldo tanpa mempunyai asisten, karena Bella sendiri yang menginginkannya untuk mengurus semua sendiri selama belum merasa kerepotan..
-
Pagi ini seperti biasa,, Bella bangun sangat pagi, dia mengikat rambut panjangnya dan menuju dapur untuk menyiapkan sarapan untuknya juga Aldo..
Kali ini Bella hanya akan memasak nasi goreng karena kebetulan persediaan bahan makanan di rumah habis..
Bella memang sudah pandai memasak bahkan dia lebih pintar di banding Biyanka namun saat ini Biyanka pun sudah sangat pandai memasak setelah dia terus belajar..
Hampir setengah jam Bella memasak dan akhirnya selesai,, dia pun menatanya di atas meja dan kembali berjalan masuk ke dalam kamarnya untuk membangunkan suaminya..
-
Bella tersenyum saat menatap Aldo yang masih berdamai di balik selimut tebalnya, memang cuaca di luar sangat mendung membuat siapa saja males untuk beranjak bangun..
Bella berjalan menghampirinya dan mengusap lembut rambut Aldo..
" Sayang,, Bangun.. Ucap Bella lembut
Aldo mengucek matanya,, dia tersenyum saat melihat wajah cantik Bella yang menatapnya,,
" Pagi sayang,, Ucap Aldo dengan langsung memindahkan kepalanya untuk tiduran di pangkuan Bella
" Bangun yuk,, aku sudah buatkan nasi goreng..
Aldo terus berada di posisinya, dia hanya menatap jendela dan terlihat jika ternyata gerimis di luar..
" Sayang,, ini sudah hampir siang,, aku harus berangkat dan kamu juga harus ke kantor kan..
Aldo menghela napasnya dan duduk memandang wajah Bella,,
Bella segera beranjak namun tangannya kembali di tarik Aldo hingga dia terjatuh diatas tubuh Aldo..
Jantungnya berdetak sangat cepat, bahkan kini wajah mereka sudah sangat dekat hembusan napas mereka seperti saling bertukar..
" Aku akan mandi,, Ucap Bella dengan beranjak namun lagi lagi tangannya di tarik oleh Aldo..
" Sayang,, kamu sudah selesai kan.. Ucap Aldo
Bella mengernyitkan keningnya, dia bingung dengan ucapan Aldo..
" Aku sudah gak bisa menahannya lagi,, kamu sudah selesai tamu bulanannya kan..
Blus,,
Wajah Bella merona, namun dia merasa takut untuk melakukannya namun di sisi lain dia tidak mungkin menolaknya dan dia merasa tidak tega dengan Aldo yang sudah terus menahannya..
Bella tersenyum dan mengangguk,, sebagai seorang istri sudah seharusnya dia melayani suaminya..
Aldo tersenyum,,
Dia menarik tengkuk Bella dan menciumnya bahkan sedikit **********..
Hingga tanpa sadar mereka sudah tidak lagi memakai pakaiannya..
" Aku akan hati hati,, ini akan sedikit sakit Ucap Aldo berbisik..
Bella hanya mengangguk, dia memejamkan matanya dan merasakan rasa sakit namun dia menahannya..
Mereka akhirnya melakukannya di pagi hari dan di usia pernikahan mereka 2minggu dan bukan di malam pertama mereka melakukannya..
Aldo mengecup kening Bella yang terlihat memejamkan matanya karena kelelahan akibat olah raga paginya..
" Terima kasih sayang,, Ucap Bella dengan terus mengecup semua sisi wajah Bella
Bella hanya mengangguk dan membiarkan suaminya melakukan itu, dia terlalu lelah karena Aldo yang sudah membuatnya terkapar lemas..
*********
Tidak kalah dengan Aldo dan Bella sang pengantin baru..
Tian dan Biyanka pun selalu terlihat romantis walaupun usia pernikahan mereka sudah tidak baru dan sudah mempunyai dua anak namun mereka masih saja selalu romantis..
Pagi ini Biyanka sedang malas memasak namun sangat ingin makan sup jagung manis karena cuaca di luar yang hujan deras..
Dengan senang hati Tian langsung memasak, dia terlihat sangat tampan bahkan sangat sexi dengan hanya menggunakan kaos polos dan celana pendek selutut,, dengan clemek yang menempel di tubuhnya Tian terlihat seperti seorang Chef handal..
Biyanka hanya menompang wajahnya melihat suaminya memasak di depannya..
Lio dan Lona sudah lebih dulu berangkat ke sekolah dengan diantar sopir, namun Tian masih berada di rumah karena dia baru akan berangkat siang..
Tidak lama terlihat semangkuk sup jagung manis sudah ada di depan matanya,, terlihat sangat lezat dan pasti rasanya nikmat..
" Silahkan istriku,, Ucap Tian dengan memberikan sendok
" Terima kasih Suamiku,,
Biyanka mulai menyendokannya dan benar saja, sangat lezat bahkan jika tidak panas mungkin Biyanka akan langsung melahapnya habis..
" Enak Mas,, Ucap Biyanka dengan kembali menikmatinya
Tian tersenyum dan mengusap bibir Biyanka..
Dia pun hanya memandang istri tercintanya yang sedang menikmati makanannya..