
Zicko, Sandi juga Reno berada di Kantin, masih ada 1 kelas lagi yang harus mereka ikuti dan sambil menunggu mereka pun duduk di sana sambil memesan minuman..
Lona masih belum berangkat karena masih di Rumah Sakit, sedangkan Zicko sebenarnya ingin menemaninya namun dia kuliah hari ini cukup padat dan ada ujian juga.
" Gue gak nyangka ternyata Lona anak orang sultan,, Ucap Reno sambil menggeleng
" Maksud Loe Ren,, Ucap Sandi
" Secara Loe tau siapa bokap Lona, Cristian Wiharto Men,, pembisnis sukses se Asia
" Iya gue gak Nyangka Ren,, tapi Lona sama sekali gak sombong ya dia biasa aja
" Dena bakal nyesel tuh kalo Papa Lona tau selama ini Dena sering jahatin Lona..
" Bener tuh,, bisa jadi gembel keluarga nya..
Sementara Sandi dan Reno terus menceritakan tentang Lona, Zicko lebih memilih membuka ponselnya dan dia terus mengirim Chat kepada kekasihnya..
Sayang
Siang ini aku sudah di ijinkan pulang Kak
Love tou too ❤
Itu pesan yang terkirim di ponsel Zicko dari Lona,,,
" Ko,, Loe mau kemana Ucap Sandi
" Kelas,,
Sandi dan Reno langsung beranjak dan mengikuti Zicko.
Mereka menuju kelas dan tidak lama Dosen masuk.
Hari ini baik Baik Dena maupun Mona tidak terlihat di kelas ataupun di sekitar kampus, namun itu tidak menjadi masalah untuk ketiga cowok tampan itu dan malah mereka merasa.
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Sementara di Rumah Sakit, Lona sudah di ijinkan pulang namun harus tetap istirahat,,
Biyanka menemani putrinya di kamar sambil menunggu Tian yang masih mengurus semuanya..
" Honey,, kamu denger kan harus banyak istirahat di rumah dan gak boleh kecapekan
" Iya Mam,, Ucap Lona cengengesan
Ceklek,,
Pintu terbuka dan menampilkan Tian yang berjalan masuk ..
" Udah semua,, Ucap Tian tersenyum
" Udah Pa,, kita pulang yuk Pa.. Rengek Lona
Lona memang sangat tidak betah dan dia sudah ingin pulang ke rumah..
" Iya Honey,, Yuk ..
Biyanka tersenyum dan mengenggam tangan Lona, mereka pun berjalan keluar rumah sakit.
*******
Setelah perjalanan sekitar 30 menit mereka sampai di rumah,,
Biyanka mengantar Lona menuju kamarnya sementara Tian terlihat masuk ke dalam ruang kerjanya..
" Istirahat ya,, Panggil Mama kalo butuh sesuatu.. Ucap Biyanka
" Mam,, Ade udah sembuh dan Ade gak papa
" No,, Pokoknya Ade harus istirahat,, Mam gak mau terjadi sesuatu dengan Ade lagi Oke..
" Yes Mam,,
Biyanka tersenyum dan mengecup kening Lona..
" Mama ke Kamar dulu ya,, Ucap Biyanka dan Lona mengangguk..
****
Di Ruang Kerjanya Tian langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Ben..
" Halo Ben,, apa kamu sudah mendapatkan semua informasi..
" Oke,, Saya Buka email sekarang
Tian menutup panggilannya dan beralih membuka Laptopnya, terlihat beberapa email dari Ben dan terdapat juga sebuah Vidio dimana terlihat seorang wanita yang memasukan sesuatu di dalam mangkok soto pesanan Lona..
Tian mengepalkan tangannya, rahangnya mengeras,,
Tiba tiba terlihat Biyanka membuka pintu,,
" Astaga,, ternyata di sini pantes aku cari kemana mana gak ada Ucap Biyanka berjalan
Tian menatap Biyanka dan tersenyum, dia pun menutup Laptopnya..
Tian tidak mau jika istrinya tahu tentang semua ini sudah pasti Biyanka akan sangat sedih.
" Memang nya kenapa Hem,, Ucap Tian memeluk pinggang Biyanka yang berdiri depannya
" Mas ngapain sih, Ucap Biyanka penasaran
" Cuma buka email dari Ben Sayang,,
Oya, Ade gimana..
" Ade sedang istirahat di kamarnya,,
Tian mengangguk,
Biyanka memeluk leher Tian dan tersenyum,,
" Sayang,, jangan menggoda Mas ya.. Ucap Tian
" Cih,, siapa yang menggoda,,
Mas saja yang selalu berpikir mesum.,, Ucap Biyanka akan berjalan namun dengan sikap Tian menariknya..
Biyanka pun terjatuh di pangkuan Tian,
Tanpa aba aba Tian langsung mencium bibir tipis Istrinya,,
Biyanka memejamkan matanya dan tangannya pun beralih kembali mengalung di leher Tian.
Mereka menghentkan aktifitasnya saat mendengar suara Lona yang memanggilnya..
" Mam,, Where are You,, teriak Lona
" Astaga Ade,, Ucap Biyanka khawatir dan langsung berjalan keluar
Tian memijat pelipisnya,,
Lona mengganggu nya saja, padahal Tian Sudah sangat ingin melakukannya..
-
" Honey,, Kenapa Ucap Biyanka
" Mama habis dari mana, Ade cariin dari tadi
" Maaf,, Mama dari ruang kerja Honey,,
Kenapa, Ade mau apa
" No Mam,, Ade cari Ponsel, Ade titipin di Mama kan saat di Rumah Sakit..
" Oya Mama Lupa,, sebentar Mama ambil di kamar ya..
Lona mengangguk dia pun berdiri menunggunya,,
" Loh Ade kenapa di sini,, Ucap Tian
" Ade lagi nunggu Mama Pa,,
" Ini Sayang ponsel kamu,,
" Makasih Ma,,
Ade masuk ke kamar ya,, Bye Pap, Mam..
" Yes Honey,, istirahat ya.. Ucap Tian dan Lona tersenyum..
Sementara Lona sudah masuk ke dalam kamarnya, Tian kembali menatap Biyanka dan menaik turunkan alisnya,,
" Aku masak dulu ya,, Ucap Biyanka yang tau maksud suaminya..
" Sayang hei,,
Biyanka menoleh dan tersenyum. Namun dia kembali berjalan turun.
Tian menggeleng dan dia mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Ben,,
" Ben,, Kamu cari tau latar belakang Keluarganya dan segera kirim ke saya..
Tian menutup ponselnya dan berjalan masuk ke dalam kamarnya.